POJOKSATU.id, PEMERINTAH Provinsis (Pemprov) Jakarta sedang menyiapkan kebijakan baru untuk mendukung pendidikan tinggi warganya. Mulai tahun 2026, sebanyak 100 mahasiswa Jakarta berkesempatan kuliah di luar negeri melalui program Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU).

Gubernur Jakarta, Pramono Anung, menuturkan bahwa persiapan program beasiswa luar negeri lewat KJMU sudah mulai digodok dan ditargetkan bisa berjalan pada 2026.

“Jadi saya akan mempersiapkan, mudah-mudahan tahun depan sudah bisa mulai. Kalau bisa 100 saja mahasiswa yang kami berikan LPDP untuk dengan pola Jakarta ya, yang bisa sekolah ke luar negeri,” kata Pramono.

Baca Juga: Apakah PPPK Paruh Waktu Diakui sebagai ASN? Berikut Penjelasannya

Program KJMU akan diperluas cakupannya, tidak hanya bagi mahasiswa S1 di dalam negeri, tetapi juga untuk jenjang S2 dan S3 di luar negeri.

Skema ini disebut mirip dengan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), namun pembiayaannya berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta.

Menurut Pramono, inisiatif ini akan membuka kesempatan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang memiliki prestasi akademik untuk mengenyam pendidikan di universitas ternama luar negeri.

“Karena itu saya ingin diberikan bagi yang tidak beruntung,” jelasnya.

Baca Juga: Viral! Kepsek SMPN 1 Prabumulih Dicopot Usai Diduga Tegur Anak Wali Kota Bawa Mobil ke Sekolah

Dilansir dari laman Dinas Pendidikan Jakarta, hingga Mei 2025, jumlah penerima KJMU di Jakarta mencapai 16.979 mahasiswa. Setiap penerima mendapat total bantuan Rp9 juta per semester, termasuk Rp750 ribu per bulan untuk biaya hidup.

Angka ini menunjukkan komitmen Pemprov Jakarta dalam memperluas akses pendidikan tinggi bagi masyarakat.

Dengan adanya perluasan skema ke jenjang S2 dan S3 luar negeri, cakupan manfaat KJMU diproyeksikan semakin luas dan berdampak signifikan bagi pengembangan sumber daya manusia.

Baca Juga: Kabel Grounding Milik Kereta Cepat Whoosh Dicuri, Satu Pelaku Langsung Diciduk Petugas

Menunggu Persetujuan DPRD

Rencana tersebut masih menunggu persetujuan DPRD Jakarta, terutama terkait regulasi baru agar KJMU dapat diperluas hingga ke tingkat pascasarjana.

Selain itu, mekanisme seleksi, syarat akademik, serta teknis kerja sama dengan universitas luar negeri akan dibahas lebih rinci dalam waktu dekat.

Program ini dinilai sebagai langkah strategis untuk mencetak generasi muda Jakarta yang mampu bersaing di tingkat global dan menjadi motor penggerak pembangunan Kota Jakarta setelah kembali dari luar negeri.

Baca Juga: Keringat Berlebihan Bisa Hilang dengan Botox dan Beberapa Hal Ini Bisa Dilakukan Sendiri di Rumah

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

Dengan pendidikan yang ditempuh di universitas internasional, para penerima diharapkan dapat membawa pulang ilmu, pengalaman, dan jejaring yang berharga untuk kemajuan kota. ***