POJOKSATU.id - Pusat Pembiayaan dan Asesmen Pendidikan Tinggi (PPAPT) Kemdiktisaintek menyelenggarakan program "Penguatan Wawasan Kebangsaan dan Bela Negara" untuk mahasiswa Beasiswa ADik Angkatan 2025 di Manado, Rabu 22 Oktober 2025.

Program beasiswa ini menghadirkan pesertanya dari berbagai wilayah 3T, Papua, dan repatriasi, serta didukung mitra perguruan tingi seperti UNSRAT, UNIMA, POLIMDO, UNG, dan POLNUSTAR selama 22-24 Oktober 2025.

Ketua Tim Teknis Program ADik Kemdiktisaintek, Prof. Yonny Kusumaryono, mengatakan kegiatan ini menjadi bagian krusial pembinaan karakter mahasiswa agar mampu beradaptasi di kampus.

Baca Juga: Tidak Ditentukan Oleh Tanggal Terbitnya SKTP! Ini Dua Hal yang Jadi Penentu Cepat Lambatnya Pencairan TPG Triwulan 3!

"Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan kesadaran dan tanggung jawab, serta menumbuhkan kepercayaan diri dan kepedulian sosial mahasiswa," ujar Prof. Yonny.

Prof. Yonny juga menekankan bahwa disiplin dan nasionalisme adalah kunci bagi mahasiswa ADik untuk lulus tepat waktu serta memiliki jiwa kepemimpinan diri.

"Mahasiswa ADik harus mampu memimpin dirinya sendiri, semangat kebangsaan, serta disiplin sebagai kunci lulus tepat waktu," tambahnya.

Baca Juga: Pemerintah Turki Umumkan Beasiswa Penuh S1, S2, dan S3 untuk WNI Mulai Januari 2026 Tanpa Kewajiban Pulang ke Indonesia Setelah Lulus

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan UNSRAT, Ralfie Pinasang, menyambut baik kepercayaan yang diberikan kepada kampusnya sebagai tuan rumah pembinaan mahasiswa ADik.

Ralfie menilai semangat Program ADik sejalan dengan falsafah hidup Minahasa, "Sitou Timou Tumou Tou," yang berarti manusia hidup untuk memanusiakan orang lain.

"Mahasiswa ADik adalah duta dari daerahnya masing-masing. Setelah lulus, kembalilah untuk membangun dan menghidupkan daerah asal. Wawasan kebangsaan adalah kompas utama anda," tambah Warek.

Baca Juga: Guru Honorer Bakal Terima Tunjangan dengan Nominal yang Besar di Tahun 2026? Begini Penjelasan dari Mendikdasmen!

Pembinaan wawasan kebangsaan ini dirancang untuk membekali penerima beasiswa ADik dengan nilai disiplin dan kepemimpinan agar siap menjadi agen perubahan di daerahnya.

Rangkaian kegiatan diisi dengan diskusi tematik dan latihan kedisiplinan untuk mempertebal rasa cinta tanah air para mahasiswa program afirmasi ini.

Melalui program ini, mahasiswa ADik diharapkan dapat memperkuat karakter sebagai generasi penerus bangsa yang berintegritas dan memahami makna bela negara.***