POJOKSATU.ID - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Prof. Zudan Arif Fakrulloh, mengajak Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Halmahera Selatan.
Untuk membangun integritas dan etika pelayanan sejak awal pengabdian.
Pesan tersebut disampaikan Prof. Zudan saat menghadiri sekaligus menjadi Inspektur Upacara penyerahan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah.
Dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tahap II dan PPPK Paruh Waktu, pada Jumat (12/12/2025).
Baca Juga: BKN Tegaskan Perluasan MPP Sejalan Transformasi Layanan Manajemen ASN, Ini Penjelasan Resminya
Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 1.797 PPPK resmi menerima SK pengangkatan.
Terdiri dari 851 PPPK Tahap II dan 946 PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.
ASN Diminta Jadi Penjaga Integritas dan Kerukunan
Prof. Zudan menegaskan bahwa PPPK sebagai bagian dari ASN memiliki peran strategis dalam menjaga soliditas bangsa.
Menurutnya, keberlangsungan negara sangat ditentukan oleh kerukunan masyarakat, dan ASN harus menjadi motor penggerak nilai tersebut.
Baca Juga: Seleksi CPNS 2026 Dibuka untuk Lulusan SMA, Cek Formasi Apa Saja yang Disiapkan Disini!
Dikutip dari media resmi BKN pada 16 Desember 2025, Prof Zudan menyampaikan:
“Pertama, kita harus solid, kompak, rukun. Negeri ini bisa bertahan karena warganya rukun. Maka ASN harus menjadi teladan kerukunan, kekompakan, dan kesolidan.”
Ia menekankan bahwa ASN tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga menjadi contoh moral di tengah masyarakat.
ASN Harus Jadi Kompas Moral di Ruang Publik
Dalam arahannya, Prof. Zudan mengingatkan ASN agar mampu menjadi kompas moral yang menghadirkan pikiran positif di ruang publik.
Menurutnya, integritas bukan hanya soal kebijakan besar, tetapi juga tercermin dari perilaku sehari-hari.
Ia mengajak ASN untuk menjaga kejujuran, tidak mengambil sesuatu yang bukan haknya.
Baca Juga: Nasib Honorer Gagal PPPK Paruh Waktu Masih Menggantung, Pemda Akhirnya Bicara Terbuka
Serta memelihara fasilitas publik sebagai bagian dari tanggung jawab bersama.
Mulai dari Hal Sederhana, Kebersihan dan Kejujuran
Pesan yang menarik perhatian dalam sambutan Prof. Zudan adalah ajakannya untuk membangun etos kerja ASN dari hal-hal sederhana.
Salah satunya dengan menciptakan lingkungan kerja yang bersih, aman, dan nyaman.
Baca Juga: Wah, Ternyata Anak Lebih Emosional saat Libur Panjang, Ini Penjelasannya
“Mulailah dari hal kecil. Jangan ambil yang bukan milikmu dan bersihkan toiletmu,” ujar Prof. Zudan dikutip dari BKN pada 16/12/2025.
Ia mencontohkan toilet sekolah, puskesmas, dan kantor pemerintah sebagai fasilitas publik yang seharusnya menjadi yang terbersih di Indonesia.
Menurutnya, kebersihan dan kenyamanan fasilitas publik mencerminkan kualitas pelayanan pemerintah kepada masyarakat.
Apresiasi untuk Pemkab Halmahera Selatan
Pada kesempatan yang sama, Prof. Zudan mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Halmahera Selatan.
Yang dinilai serius mendorong transformasi pelayanan publik melalui nilai-nilai positif yang dekat dengan masyarakat.
Ia bahkan menyoroti visi dan misi Bupati Halmahera Selatan yang salah satunya dimulai dengan konsep transformasi senyum, sebagai simbol perubahan budaya pelayanan yang lebih humanis.
Hadirnya Pimpinan Daerah dan BKN
Acara penyerahan SK PPPK tersebut turut dihadiri Bupati Halmahera Selatan Hasan Ali Bassam Kasuba, Wakil Bupati Helmi Umar Muhcsin, serta Kepala Kantor Regional BKN Manado Akhmad Syauki.
Kehadiran para pimpinan daerah ini menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan ASN yang berintegritas dan profesional.
Baca Juga: Tanpa PPG, Peluang Jadi Guru ASN Makin Kecil? Ini Penjelasan yang Jarang Dibahas
Pesan Prof. Zudan kepada ASN di Halmahera Selatan menegaskan bahwa integritas, kejujuran, dan etika pelayanan adalah fondasi utama ASN.
Melalui ajakan menjaga kerukunan, tidak mengambil hak orang lain, serta memulai perubahan dari hal sederhana seperti kebersihan fasilitas publik.
BKN berharap ASN mampu menjadi teladan dan motor perubahan pelayanan publik yang berkualitas.***




