POJOKSATU.id - PPG Guru Tertentu Tahap 5 resmi dimulai dan pemanggilan peserta telah muncul di dashboard SIMPKB.
Namun banyak guru baru menyadari pemanggilan setelah beberapa jam atau bahkan satu hari berlalu.
Sistem memberikan waktu konfirmasi yang sangat singkat dan tegas.
Tidak konfirmasi berarti keluar dari daftar peserta.
Baca Juga: Mulai 2026 Pemkab Bogor Ubah Peraturan Perizinan, Durasi Dipangkas Maksimal 14 Hari Kerja
Aturan ini sudah diberlakukan sejak tahap sebelumnya dan kembali diterapkan pada Tahap 5 yang menjadi batch terakhir tahun 2025.
Pemanggilan Tahap 5 Muncul Bertahap dan Tanpa Notifikasi Otomatis
Undangan PPG tidak dikirim lewat email atau WhatsApp, melainkan hanya tampil di dashboard SIMPKB.
Guru harus masuk secara manual untuk melihat apakah nama mereka sudah terpanggil.
Baca Juga: Cara Maksimalkan Magang Nasional Batch 3 agar Jadi Batu Loncatan Karier
Sistem tidak memberi peringatan berupa pop-up atau bunyi notifikasi.
Guru yang jarang membuka SIMPKB berisiko terlewat pemanggilan.
Banyak peserta pada tahap sebelumnya harus menunggu satu tahun lagi hanya karena terlambat membuka akun.
Tidak Ada Toleransi, Guru yang Tidak Konfirmasi Dianggap Mengundurkan Diri
Kebijakan PPG sangat tegas.
Jika peserta tidak mengonfirmasi undangan dalam rentang waktu yang diberikan, sistem otomatis mencatat status sebagai mengundurkan diri.
Nama peserta akan hilang dari proses penetapan.
Peserta tidak bisa mengikuti pembelajaran.
Keterlambatan satu jam saja pada hari terakhir bisa membuat undangan hangus.
Konfirmasi Menjadi Penentu Apakah Guru Lanjut ke Tes atau Penetapan Peserta
Setelah peserta menekan tombol Konfirmasi Keikutsertaan, sistem SIMPKB akan membawa peserta ke tahap berikutnya.
Baca Juga: Dicecar Soal Target Pajak, Purbaya Balik Sindir: Ya Pajak DPR Naikkan Dulu
Peserta dapat diarahkan ke tes substantif, kelengkapan dokumen, penetapan peserta, atau jadwal pembelajaran intensif.
Tahap 5 berlangsung cepat karena mengejar penutupan anggaran.
Guru yang tidak cepat merespons akan tertinggal dari proses yang sudah ditentukan.
Baca Juga: Rel Ambles Imbas Banjir, 17 Perjalanan KA Srilelawangsa Binjai Medan Dibatalkan
Setiap keterlambatan akan berdampak pada kelolosan tahapan.
Banyak Guru Masih Bingung Lokasi Tombol Konfirmasi
Tombol konfirmasi sering tidak ditemukan oleh peserta yang baru pertama kali masuk.
Langkah yang benar adalah masuk ke SIMPKB, buka menu Ajuan PPG, pilih Detail Undangan, lalu klik Konfirmasi Keikutsertaan.
Kesalahan umum peserta terjadi karena terburu-buru atau tidak membaca detail undangan.
Sebagian guru mengira undangan akan dikirim ulang.
Kesalahan kecil ini dapat menyebabkan peserta gagal melanjutkan proses.
Tahap 5 Menjadi Kesempatan Penting Menjelang Reformasi PPG 2026
Tahun 2026 diprediksi membawa perubahan besar pada mekanisme sertifikasi guru.
Beberapa konsep yang sedang dibahas antara lain skema tunjangan berbasis kinerja, gaji tunggal, pembelajaran satu hari per minggu, beasiswa guru, dan penyesuaian persyaratan sertifikasi.
Baca Juga: Fresh Graduate Wajib Siap! Magang Nasional Batch 3 Jadi Gerbang Karier Profesional
Banyak guru menjadikan Tahap 5 sebagai peluang terakhir sebelum sistem baru diberlakukan.
Tahap ini menjadi sangat ramai diperbincangkan karena dianggap momentum penting.
Peserta tidak ingin kehilangan kesempatan sebelum terjadi perubahan skema.
Kesempatan Terakhir Tahun Ini, Jangan Sampai Terlewat
PPG Tahap 5 menjadi kesempatan final sebelum tahun ditutup.
Guru yang sudah mendapatkan undangan harus segera melakukan konfirmasi.
Guru yang belum membuka SIMPKB harus melakukannya sekarang juga.
Jangan sampai nama sudah terpanggil tetapi dianggap mengundurkan diri karena terlambat konfirmasi.
Kesempatan tahun ini tidak akan terulang kembali.***




