POJOKSATU.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) mengungkapkan jika Program PPG Calon Guru, yang sebelumnya dikenal sebagai PPG Prajabatan akan menjadi agenda rutin setiap tahun.
Direktur Pendidikan Profesi Guru (PPG), Ferry Maulana Putra, mengatakan program PPG Calon Guru, dipastikan tetap dibuka untuk tahun 2025.
Hal tersebut disampaikan Ferry dalam siaran langsung di akun Instagram Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK), Nunuk Suryani (@nunuksuryani), pada Selasa, 22 Juli 2025.
"PPG Calon Guru, Insya Allah, akan terus dibuka. Selama kebutuhan guru masih ada, maka program ini akan terus berjalan tiap tahun," ujar Ferry.
Baca Juga: Buntut Kasus Diplomat Muda Arya Daru Pangayunan: Kompolnas Tinjau TKP, Dalami Penyebab Kematian
Kebutuhan Guru Masih Tinggi, PPG Tetap Diperlukan
Ditegaskan Ferry, bahwa kebutuhan guru di Indonesia masih sangat tinggi, terutama pada bidang-bidang studi tertentu.
Maka dari itu, keberadaan program PPG Calon Guru menjadi salah satu strategi utama dalam mencetak guru baru yang profesional dan kompeten.
Salah satu contohnya adalah ketika Kementerian Sosial membuka Sekolah Rakyat, sebanyak 1.500 guru lulusan PPG terserap dalam proses rekrutmen.
Fakta ini menunjukkan bahwa PPG masih sangat relevan dan dibutuhkan oleh ekosistem pendidikan nasional.
"PPG Calon Guru adalah program untuk terus menghadirkan guru baru yang berkualitas. Karena pembelajaran saat ini menuntut kedalaman, guru harus memiliki keterampilan mengajar yang sesuai dengan kebutuhan peserta didik," terang Ferry.
Beasiswa PPG: Ada Tapi Belum Pasti Tiap Tahun
Pada kesempatan yang sama, Ferry juga mengungkapkan bahwa peserta PPG Calon Guru saat ini masih berpeluang mendapatkan beasiswa.
Namun, ia tidak dapat menjamin ketersediaannya untuk tahun-tahun mendatang.
"Kami usahakan agar PPG Calon Guru tetap bisa dialokasikan beasiswa. Tapi memang tiap tahunnya perlu kita lihat kembali dari anggaran yang tersedia," jelasnya.
Apa Itu PPG Calon Guru?
PPG Calon Guru (Prajabatan) adalah program pendidikan profesi yang diperuntukkan bagi lulusan S-1/D-IV, baik dari jurusan kependidikan maupun non-kependidikan, yang ingin mendapatkan sertifikat pendidik.
Program ini bertujuan mencetak generasi guru baru yang memiliki panggilan hati, profesionalisme tinggi, serta menjadi pembelajar sepanjang hayat.
Baca Juga: Presiden Prabowo Resmikan Koperasi Merah Putih, BRI Siap Perkuat Ekonomi Desa
Bagi masyarakat yang ingin mendaftar PPG Calon Guru tahun 2025, berikut persyaratan lengkapnya:
1. Warga Negara Indonesia (WNI).
2. Tidak terdaftar sebagai guru atau kepala sekolah dalam Data Pokok Pendidikan (Dapodik).
3. Usia maksimal 32 tahun per 31 Desember tahun pendaftaran.
4. Lulusan S-1/D-IV dari perguruan tinggi terdaftar di PD-Dikti atau diakui oleh Kementerian untuk lulusan luar negeri.
Baca Juga: TUJUH LINK Pengumuman Hasil SELEKSI ADMINISTRASI Sekolah Kedinasan 2025, Cek Sekarang!
5. Memiliki IPK minimal 3,00.
6. Memiliki surat keterangan sehat jasmani dan rohani.
7. Memiliki surat keterangan berkelakuan baik.
8. Memiliki surat keterangan bebas narkoba (NAPZA).
9. Menandatangani pakta integritas.
Baca Juga: Terkait Dugaan Korupsi Proyek Pembangunan Jalan, KPK Benarkan Oknum Polisi Polda Sumut Terlibat
10. Mengikuti tahapan seleksi: administrasi, tes substantif, dan wawancara.
Dokumen tambahan seperti surat kesehatan, SKCK, dan bebas NAPZA diserahkan setelah dinyatakan lulus seleksi akhir saat tahap lapor diri.
Kapan Pendaftaran PPG Calon Guru 2025 Dibuka?
Mengenai waktu pembukaan pendaftaran PPG Calon Guru 2025, Ferry mengatakan pihaknya masih melihat perkembangan.
Namun Ferry memastikan program ini akan terus berjalan setiap tahun.
Baca Juga: Kemenag Siapkan Beasiswa S2 hingga S3 untuk Dosen dan Pegawai, Dalam dan Luar Negeri
"Kami lihat dulu perkembangan anggaran dan kuota. Tapi kebutuhan guru sangat tinggi, jadi kemungkinan besar akan tetap dibuka tahun ini," kata Ferry.
Dengan tetap dibukanya Pendaftaran PPG Calon Guru 2025, Kemendikdasmen menegaskan komitmennya dalam mencetak guru-guru profesional yang siap mengabdi untuk pendidikan Indonesia.
Bagi lulusan sarjana yang ingin menjadi pendidik, inilah saat yang tepat untuk mempersiapkan diri.
Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov
Pantau informasi resmi dari Kemendikbudristek dan Direktorat PPG untuk pembaruan jadwal dan mekanisme pendaftaran. ***




