POJOKSATU.id - Pendidikan tidak hanya berperan sebagai sarana mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi ruang penting dalam membentuk karakter dan nilai moral generasi muda.
Dari sinilah konsep Kurikulum Berbasis Cinta atau KBC hadir sebagai strategi pendidikan yang menanamkan nilai kasih sayang, harmoni, dan peradaban berlandaskan sikap saling mencintai.
Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta diselenggarakan oleh Kementerian Agama melalui platform Pintar Kemenag sebagai bagian dari upaya membangun SDM unggul menuju visi Indonesia Emas 2045.
Program ini juga menjadi langkah penting dalam mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki integritas, empati, dan karakter positif.
Dalam mewujudkan visi besar Indonesia Emas 2045, pengembangan SDM berkualitas menjadi faktor utama.
SDM unggul tidak hanya dituntut memiliki kemampuan akademik dan intelektual, tetapi juga kemampuan bersosialisasi, beradaptasi, menjaga keseimbangan mental, hingga memiliki sikap toleran dan saling menyayangi.
Terdapat tujuh ciri SDM berkualitas yang menjadi fokus dalam Kurikulum Berbasis Cinta.
Mulai dari kemampuan akademik dan kognitif, keterampilan komunikasi dan sosial, etos kerja dan disiplin, kemampuan memecahkan masalah, karakter positif, sikap toleran dan saling menyayangi, hingga keseimbangan fisik dan mental.
Baca Juga: Sabet Dua Emas dan Tiga Perak, Atlet RAC Berjaya di Sirkuit Athletic Championship Tangerang
Pendidikan sebagai Pondasi Karakter Generasi Masa Depan
Melalui pendekatan ini, pendidikan diposisikan bukan sekadar tempat belajar akademik, tetapi juga wadah pembentukan karakter yang utuh.
Peserta didik diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berintegritas, dan siap menghadapi masa depan dengan sikap penuh empati.
Kurikulum Berbasis Cinta disusun untuk memberikan pedoman yang jelas dan sistematis dalam penerapan nilai-nilai cinta di lingkungan madrasah.
Program ini juga bertujuan membantu guru dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan dalam mengintegrasikan nilai kasih sayang dalam proses pembelajaran sehari-hari.
Baca Juga: Kapendam Ungkap Anggota TNI Terlibat Duel di Kafe Berujung Penembakan Tidak Saling Kenal
Berikut tujuan utama pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta:
-
Memberikan pemahaman tentang pentingnya menanamkan nilai-nilai cinta dalam pendidikan di madrasah
-
Menyediakan strategi dan langkah konkret dalam implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
-
Membantu guru dan pemangku kepentingan mengintegrasikan nilai cinta dalam pembelajaran dan interaksi di madrasah
Baca Juga: Bandung Macet saat Long Weekend, Farhan Minta Maaf dan Janji Benahi Infrastruktur
Materi Kurikulum Berbasis Cinta
Materi dalam pelatihan ini terdiri dari beberapa pembahasan utama, yaitu:
-
Filosofi KBC
-
Pancacinta 1: Cinta Allah dan Rasul-Nya
-
Pancacinta 2: Cinta Ilmu
-
Pancacinta 3: Cinta Alam
-
Pancacinta 4: Cinta Diri dan Sesama
-
Social Emotional Learning
-
Disiplin Positif
-
Happy Tanpa Bully
-
Beda is Not Bad
-
-
Pancacinta 5: Cinta Tanah Air
-
Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta
Baca Juga: Bandung Macet saat Long Weekend, Farhan Minta Maaf dan Janji Benahi Infrastruktur
Peserta nantinya diharapkan mampu mengimplementasikan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta dalam ekosistem pendidikan secara menyeluruh.
Persyaratan Peserta Pelatihan
Pelatihan ini terbuka untuk:
-
PNS Kemenag dan Non-PNS Kemenag
-
Semua pangkat atau golongan ruang
-
Semua jenis kelamin
-
Semua jenjang pendidikan umum
-
Tenaga kependidikan pada madrasah umum
Baca Juga: Menjelang Deadline Tengah Malam, Belum Satu Pun Warga Daftar Jadi Ketua RW 04 Karang Tengah
Jadwal dan Ketentuan Pelatihan KBC
Berikut informasi pelaksanaan pelatihan berdasarkan pengumuman resmi:
-
Pendaftaran: 17 Mei 2026 s.d 21 Mei 2026
-
Pelaksanaan: 22 Mei 2026 s.d 26 Mei 2026
-
Jumlah jam pelajaran: 50 JP
-
Pendaftaran dilakukan melalui platform Pintar Kemenag di pintar.kemenag.go.id
Peserta juga dapat bergabung melalui link resmi berikut:
Grup Telegram Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta
Baca Juga: Mulut Disumpal Ikat Rambut, Anak Perempuan 11 Tahun Tewas di Tangan Ibu Kandung di Rohul
Modul Pelatihan Kurikulum Berbasis Cinta
Berikut susunan modul pelatihan yang akan dipelajari peserta:
-
Section 1: Pendahuluan
-
Selamat Datang di Pintar Bagian 1
-
Selamat Datang di Pintar Bagian 2
-
-
Section 2: Filosofi Kurikulum Berbasis Cinta
-
Section 3: Pancacinta 1 - Cinta Allah dan Rasul-Nya
-
Section 4: Pancacinta 2 - Cinta Ilmu
-
Section 5: Pancacinta 3 - Cinta Alam
-
Section 6: Pancacinta 4 - Cinta Diri dan Sesama
-
Section 7: Pancacinta 5 - Cinta Tanah Air
-
Section 8: Implementasi KBC dalam Pembelajaran
Baca Juga: Apa Itu Haji Qiran? Ini Pengertian, Tata Cara, hingga Perbedaannya dengan Haji Tamattu
Program ini menjadi salah satu langkah nyata Kementerian Agama dalam menghadirkan pendidikan yang lebih humanis, harmonis, dan berorientasi pada pembentukan karakter. ***




