POJOKSATU.id - Pekan Ilmiah Mahasiswa Nasional (Pimnas) ke-38 akhirnya resmi dibuka di Gedung Baruga Andi Pangerang Pettarani, Universitas Hasanuddin, Makassar, sejak Senin (24/11/2025).
Nah, tahun ini terasa istimewa karena penyelenggaraannya mencatat jumlah peserta terbanyak sepanjang sejarah Pimnas.
Mengusung tema Transformasi Mahasiswa Indonesia Menjadi Generasi yang Unggul, Inovatif, Kolaboratif, Berkarakter, dan Berdampak, ajang ini mempertemukan 2.687 partisipan dari 417 tim mewakili 167 perguruan tinggi.
Baca Juga: Morotai: Sejarah Perang Dunia II di Maluku Utara
Artinya, bukan cuma sekadar kumpul-kumpul akademik, tapi panggung besar untuk gagasan dan kolaborasi lintas kampus.
Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Prof. Brian Yuliarto, yang hadir secara daring, menegaskan semangat tersebut.
“Pimnas bukan sekadar kompetisi, ini adalah laboratorium gagasan, tempat kreativitas bertemu dengan keberanian dan ilmu pengetahuan berubah menjadi solusi. Mahasiswa bukan sekadar peserta belajar, melainkan aktor transformasi.” kata Brian Yuliarto.
Baca Juga: SNPMB 2026 Resmi Diluncurkan, Ini Ketentuan Umum yang Wajib Dipahami Siswa
Prof. Brian juga menyebut para peserta sebagai wajah masa depan Indonesia yang mampu mencipta, memecahkan masalah, dan memberi dampak nyata.
Pembukaan Pimnas dilakukan oleh Rektor Unhas, Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc., bersama Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Ditjen Dikti RI, Dr. Beny Bandanadjaja, serta disaksikan jajaran pimpinan kampus dan perwakilan pemerintah daerah.
Ketua Panitia Pimnas ke-38 yang juga Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Unhas, Prof. drg. Muhammad Ruslin., M.Kes., Ph.D. Sp.BM(K), turut hadir dalam rangkaian seremoni.
Dalam sambutannya, Dr. Beny menegaskan pentingnya kompetisi seperti Pimnas bagi pengembangan potensi mahasiswa.
“Kompetisi bagi mahasiswa adalah sebuah kegiatan positif yang perlu didukung oleh seluruh perguruan tinggi di Indonesia. Di Pimnas, mahasiswa diuji oleh saingan yang luar biasa.” katanya
Sementara itu, Rektor Unhas, Prof. Jamaluddin, menyebut bahwa Pimnas bukan hanya acara tahunan, tetapi bagian dari ekosistem riset nasional.
Baca Juga: Heboh Gelar Palsu, Gelar Sertifikasi Dibubuhkan di Belakang Nama, Fenomena Baru yang Bikin Resah
“Ini adalah dalam rangka menumbuhkan budaya riset. Kita melatih inovasi, berpikir kritis, dan kepekaan dalam membaca persoalan masyarakat.” tegasnya.
Dari Bandung, Universitas Padjadjaran juga menunjukkan kesiapannya. Kepala Pusat Pengembangan Kreativitas, Minat, dan Bakat Mahasiswa Unpad, Dr. Mohamad Nurzaman, mengatakan pihaknya melakukan pembinaan intensif hingga penguatan substansi karya.
“Unpad sangat berharap dan optimis bisa mendapatkan hasil terbaik pada Pimnas 38 ini, dikarenakan kami sudah berusaha mempersiapkan dengan optimal terkait persiapannya,” ujarnya.
Pimnas 38 berlangsung pada 23–27 November 2025 di Unhas, Makassar. Seluruh peserta diharapkan tidak hanya tampil maksimal, tetapi juga memperluas jejaring serta pengalaman akademik.
Melalui ajang ini, perguruan tinggi kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong inovasi dan daya saing generasi muda bagi kemajuan bangsa.***




