POJOKSATU.id — Pergi ke luar negeri untuk pertama kali tentu membutuhkan berbagai persiapan, terlebih jika keberangkatan tersebut bertujuan untuk menempuh pendidikan.

Selain menyiapkan keberangkatan, calon pelajar juga perlu memahami proses pengurusan visa sesuai dengan negara tujuan dan jenis pendidikan yang akan ditempuh.

Visa pendidikan atau visa pelajar merupakan dokumen izin yang memungkinkan seseorang tinggal di negara tujuan untuk mengikuti kegiatan pendidikan sesuai ketentuan yang berlaku.

Prosedur pengajuan visa pelajar dapat berbeda-beda di setiap negara.

Baca Juga: Berangkat Lebih Awal, Berkendara Lebih Tenang dan Aman

Oleh karena itu, calon pelajar sebaiknya tidak hanya mengandalkan pengalaman orang lain dan tetap memeriksa ketentuan resmi dari negara tujuan.

Berikut tahapan umum yang dapat dilakukan bagi kamu yang baru pertama kali mengurus visa untuk keperluan pendidikan di luar negeri.

1. Tentukan Negara dan Program Pendidikan
Langkah pertama adalah memastikan negara tujuan serta program pendidikan yang akan diikuti.

Informasi seperti nama sekolah atau universitas, jenjang pendidikan, jenis program, dan durasi tinggal perlu diketahui sejak awal.

Baca Juga: WNI Bisa Transit di China Tanpa Visa hingga 10 Hari, Cek Syaratnya

Hal tersebut penting karena jenis visa yang diperlukan dapat bergantung pada tujuan serta lamanya seseorang berada di negara tersebut.

2. Dapatkan Surat Penerimaan
Setelah diterima di sekolah atau universitas, calon pelajar biasanya akan memperoleh surat penerimaan atau Letter of Acceptance maupun Admission Letter.

Dokumen tersebut menjadi salah satu dokumen penting dalam proses pengajuan visa pendidikan.

Jika mendapatkan beasiswa, calon pelajar juga perlu menyiapkan dokumen yang membuktikan status beasiswa sesuai persyaratan yang berlaku.

3. Pastikan Jenis Visa yang Tepat
Jangan terburu-buru mengajukan visa sebelum mengetahui jenis visa yang sesuai.

Baca Juga: Ingin Anak Punya Mental Kuat? Ini 10 Kebiasaan yang Perlu Diterapkan Orang Tua

Untuk program pendidikan tertentu, negara tujuan menyediakan visa khusus bagi pelajar atau mahasiswa internasional.

Namun, aturan mengenai program yang dapat menggunakan visa tersebut bisa berbeda.

Oleh karena itu, informasi mengenai jenis visa sebaiknya diperiksa melalui situs resmi pemerintah, imigrasi, kedutaan, atau perwakilan negara tujuan.

4. Siapkan Dokumen Persyaratan
Dokumen menjadi bagian penting dalam pengajuan visa. Persyaratan yang diminta dapat berbeda sesuai negara, tetapi beberapa dokumen yang umum diperlukan antara lain paspor, formulir aplikasi visa, foto, serta surat penerimaan dari institusi pendidikan.

Baca Juga: Diduga Terlibat Pencurian Saat Aksi, Seseorang Sempat Diarak Massa Sebelum Diamankan

Calon pelajar juga dapat diminta memberikan bukti kemampuan finansial, bukti tempat tinggal, dokumen pendidikan sebelumnya, bukti pembayaran biaya pendidikan, atau dokumen beasiswa.

Bagi pelajar yang belum berusia 18 tahun, dapat terdapat persyaratan tambahan seperti surat persetujuan orang tua atau wali dan dokumen identitas pihak yang bertanggung jawab.

5. Ajukan Visa Melalui Jalur Resmi
Setelah dokumen lengkap, pengajuan visa dilakukan melalui saluran resmi yang ditentukan negara tujuan.

Prosesnya bisa dilakukan secara daring atau melalui kedutaan, konsulat, maupun pusat aplikasi visa yang ditunjuk.

Calon pelajar sebaiknya berhati-hati terhadap pihak yang menawarkan jasa dengan jaminan visa pasti disetujui.

Baca Juga: KA Argo Muria, Sindoro, dan Merbabu Tak Lagi Dipakai, Diganti KA Muria Mulai Oktober

Keputusan penerbitan visa tetap berada pada pihak berwenang negara tujuan.

6. Ikuti Proses Biometrik atau Wawancara
Sebagian negara mewajibkan pemohon menjalani pengambilan data biometrik, seperti sidik jari dan foto.

Dalam kondisi tertentu, pemohon juga dapat diminta mengikuti wawancara.

Jika hal ini berlaku, pastikan seluruh informasi yang diberikan sesuai dengan dokumen dan kondisi sebenarnya.

Calon pelajar juga perlu memahami tujuan keberangkatan, program pendidikan yang diikuti, serta rencana tinggal selama berada di luar negeri.

Baca Juga: Magang DPD RI 2026 Dibuka, Ada Honorarium dan Sertifikat untuk Peserta

7. Tunggu Keputusan Visa
Setelah seluruh proses selesai, pemohon perlu menunggu keputusan dari pihak berwenang.

Lama pemrosesan dapat berbeda-beda sehingga pengajuan sebaiknya dilakukan jauh sebelum jadwal keberangkatan.

Calon pelajar juga sebaiknya tidak terburu-buru membeli tiket pesawat yang tidak dapat dikembalikan sebelum visa mendapatkan persetujuan, kecuali terdapat ketentuan lain dari pihak penyelenggara pendidikan.

Pelajar yang masih di bawah umur mungkin harus memenuhi persyaratan tambahan.

Dokumen dari orang tua atau wali dapat diperlukan untuk menunjukkan persetujuan keberangkatan maupun pengaturan tanggung jawab selama berada di luar negeri.

Baca Juga: Siapa Saja yang Gratis Naik LRT Jakarta? Ini Daftar 15 Golongan dan Rutenya

Aturan tersebut dapat berbeda antara satu negara dan negara lainnya.

Oleh sebab itu, calon pelajar dan orang tua sebaiknya memeriksa seluruh persyaratan sejak awal agar tidak ada dokumen yang tertinggal.

Pada dasarnya, mengurus visa pendidikan untuk pertama kali memang membutuhkan persiapan yang cukup banyak.

Namun, prosesnya dapat lebih mudah jika dilakukan secara bertahap mulai dari memperoleh surat penerimaan, menentukan jenis visa, menyiapkan dokumen, hingga mengikuti prosedur pengajuan yang ditetapkan.

Yang paling penting, selalu gunakan informasi dari sumber resmi negara tujuan karena persyaratan visa dapat berubah sewaktu-waktu.***