POJOKSATU.ID - Pemerintah kembali menggelar seleksi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk Tahun Anggaran 2024 tahap kedua.
Setelah pengumuman hasil seleksi administrasi rampung, para peserta yang dinyatakan memenuhi syarat (MS) kini bersiap memasuki tahap ujian seleksi kompetensi yang menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Dikutip Pojoksatu.id dari kanal YouTube Catatan ASN, disampaikan berbagai persiapan penting yang harus dilakukan peserta agar bisa mengikuti seleksi tahap ini dengan optimal.
Baca Juga: 3 Kasta dalam Pencairan Tunjangan Sertifikasi Guru, Pantau TPG Mulai 14 April
Jadwal Ujian PPPK Tahap 2
Pelaksanaan ujian seleksi kompetensi PPPK tahap kedua dijadwalkan berlangsung mulai 17 April hingga 16 Mei 2025.
Jadwal peserta, waktu, dan lokasi ujian akan diumumkan oleh masing-masing instansi pada rentang waktu 9 sampai 16 April 2025.
“Jadi Anda masih memiliki waktu untuk melakukan persiapan menghadapi seleksi kompetensi PPPK ini,” ujar narator dalam video 'Catatan ASN'.
Ujian ini menjadi tahapan krusial sebelum peserta bisa diangkat sebagai ASN PPPK.
Oleh karena itu, segala bentuk persiapan sangat dianjurkan agar peserta tidak hanya lolos, tapi juga mendapatkan penempatan sesuai formasi yang dilamar.
Peserta yang Berhak Ikut Seleksi
Seleksi PPPK tahap kedua diperuntukkan bagi pelamar dari dua kategori utama.
Pertama, tenaga honorer atau non-ASN yang telah aktif bekerja di instansi pemerintah selama minimal dua tahun secara terus-menerus.
Kedua, lulusan Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang melamar pada formasi guru di instansi daerah.
Kepastian mengenai kategori ini mengacu pada surat resmi dari BKN mengenai perpanjangan pendaftaran seleksi PPPK tahap 2.
Bagi yang termasuk dalam kategori tersebut dan telah dinyatakan lolos seleksi administrasi, tahap selanjutnya adalah menghadapi seleksi kompetensi.
Tiga Hal Wajib Disiapkan Sebelum Ujian
1. Berlatih Soal Ujian melalui Simulasi Resmi CAT BKN
Peserta disarankan untuk berlatih mengerjakan soal-soal ujian melalui 'simulasi CAT resmi dari BKN' yang bisa diakses secara gratis melalui portal [cat.bkn.go.id/simulasi](https://cat.bkn.go.id/simulasi).
Simulasi ini membantu peserta memahami model soal dan tata cara pengerjaan yang digunakan dalam ujian seleksi kompetensi.
“Simulasi ini resmi dari BKN dan bisa diakses siapa saja. Jangan sampai Sobat datang ke lokasi ujian tanpa latihan,” tegas narator.
Peserta juga dianjurkan menonton video tutorial terkait pendaftaran dan penggunaan simulasi CAT.
2. Menyiapkan Dokumen Wajib Ujian
Pada saat pelaksanaan ujian, peserta harus membawa sejumlah dokumen penting, di antaranya:
- Kartu Tanda Penduduk (KTP) asli
- Kartu peserta ujian seleksi kompetensi PPPK Tahun Anggaran 2024
- Dokumen tambahan yang ditentukan masing-masing instansi
Kartu peserta ujian bisa diunduh dan dicetak melalui akun masing-masing peserta di laman [SSCASN BKN](https://sscasn.bkn.go.id) setelah jadwal resmi diumumkan.
Peserta tidak diperbolehkan mengikuti ujian hanya dengan membawa kartu pendaftaran.
“Pastikan yang dibawa adalah kartu peserta, bukan kartu pendaftaran. Kalau salah dokumen, bisa langsung gugur dari seleksi,” jelas narator.
3. Memahami Kisi-Kisi Materi Soal Ujian
Materi ujian mengacu pada kisi-kisi resmi dari Kementerian PANRB, sesuai Keputusan Menteri PANRB tentang seleksi kompetensi PPPK.
Kisi-kisi ini meliputi beberapa aspek, termasuk:
- Kompetensi teknis
- Manajerial
- Sosial kultural
- Wawancara berbasis komputer
Peserta disarankan mempelajari kisi-kisi di atas untuk mendapatkan gambaran lengkap mengenai struktur dan cakupan soal yang akan diujikan.
Pentingnya Kesiapan Mental dan Administratif
Peserta perlu memahami bahwa seleksi kompetensi bukan sekadar ujian akademik, tetapi juga menguji kesiapan mental dan administratif.
Baca Juga: Wali Kota Bekasi Umumkan Program Satu RW 100 Juta Segera Direalisasikan
Banyak kasus peserta gagal hanya karena lupa mencetak kartu ujian, datang terlambat, atau membawa dokumen yang tidak sesuai.
“Jangan sampai usaha bertahun-tahun jadi honorer berakhir gagal cuma karena tidak bawa kartu ujian,” ujarnya.
Selain itu, peserta juga diminta memperhatikan lokasi dan waktu ujian secara teliti, terutama karena lokasi bisa saja berada di luar kota tempat domisili peserta.
Bagi yang mendapatkan jadwal di Bekasi, misalnya, disarankan datang lebih awal atau bahkan sehari sebelumnya untuk menghindari keterlambatan akibat faktor perjalanan.
Seleksi PPPK Tahap 2 Jadi Penentu Masa Depan Honorer
PPPK tahap kedua tahun 2024 menjadi peluang emas bagi para tenaga honorer dan lulusan PPG yang belum mendapatkan formasi pada seleksi tahap pertama.
Pemerintah memberikan ruang besar bagi tenaga honorer lama agar bisa mendapatkan status ASN melalui jalur PPPK ini.
“Setelah lolos seleksi administrasi, Sobat masih harus melewati tahapan seleksi kompetensi. Jangan sampai kendor. Ini tahap paling menentukan,” tegas narator.
Para peserta diminta terus memantau pengumuman resmi dari instansi masing-masing dan BKN terkait jadwal serta lokasi ujian, termasuk pembaruan yang bisa muncul sewaktu-waktu.***




