POJOKSATU.id, MENJELANG pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun 2025, peran guru dan sekolah menjadi garda depan dalam menyiapkan peserta didik agar siap secara akademis maupun mental.

TKA yang menjadi salah satu tolok ukur capaian belajar siswa di jenjang akhir ini menuntut persiapan matang, tidak hanya dari siswa, tetapi juga dari satuan pendidikan.

Tanggung jawab satuan pendidikan dalam pelaksanaan TKA diatur dalam Permendikdasmen Nomor 9 Tahun 2025. Di dalamnya disebutkan bahwa satuan pendidikan yang melaksanakan TKA wajib memenuhi persyaratan minimum, di antaranya;

- Sarana: komputer, listrik, dan jaringan internet yang memadai.

- SDM Pelaksana: petugas proktor dan teknisi yang memahami sistem pelaksanaan TKA berbasis komputer.

Baca Juga: Fenomena Fatherless dalam Keluarga: Dampak Perceraian dan Hilangnya Peran Ayah pada Tumbuh Kembang Anak

Bila sekolah tidak memenuhi syarat tersebut, maka pelaksanaan TKA akan menginduk ke sekolah lain yang telah memenuhi persyaratan.

Guru juga berperan penting dalam membimbing siswa menghadapi TKA. Mulai dari memfasilitasi pembelajaran berbasis kompetensi, mengenalkan soal-soal dengan level kognitif tinggi (HOTS), hingga memberikan latihan dan asesmen berkala.

Kesiapan akademik siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan individu, tetapi juga oleh kualitas interaksi pembelajaran di sekolah, yang dimotori oleh guru.

Baca Juga: 15 Contoh Kegiatan Motorik Kasar dan Halus Anak TK Usia 4–5 Tahun yang Seru dan Edukatif

Kesiapan semua pihak menjadi penentu utama keberhasilan pelaksanaan TKA. Kolaborasi lintas level pemerintahan—mulai dari pemerintah pusat, dinas pendidikan provinsi dan kabupaten/kota, hingga satuan pendidikan—sangat dibutuhkan.

Tak kalah penting adalah dukungan orang tua dalam menciptakan suasana belajar yang kondusif di rumah, serta memastikan kehadiran dan kesiapan anak pada hari pelaksanaan TKA.

Ikuti berita-berita terbaru melalui web kami Pojoksatu di aplikasi berikut;

Versi Android

Versi iOS

Channel Whatsapp

Fanpage Edugov

TKA 2025 bukan sekadar ujian, tetapi bagian dari proses evaluasi nasional yang menuntut sinergi seluruh elemen pendidikan. Sekolah dan guru bukan hanya bertugas memastikan siswa mampu menjawab soal, tetapi juga membentuk karakter pembelajar sejati.

Dengan kesiapan fasilitas, tenaga pelaksana, dan pembelajaran yang efektif, pelaksanaan TKA diharapkan berlangsung lancar dan objektif. ***