POJOKSATU.id - Delegasi Universitas Djuanda (UNIDA) yang dipimpin oleh Pro Chancellor Dr. Abraham Yazdi Martin, beserta Rektor Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Kepala Badan Pengembangan Keilmuan (BPK) Dr. Rasmitadila dan Pengurus Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Dr. Nova Monaya, ikut serta dalam lawatan ke Amerika Serikat.
Hal ini sebagai upaya penguatan kemitraan internasional dan pencapaian visi-misi menuju UNIDA unggul.
Dr. Abraham Yazdi Martin menyampaikan bahwa kemitraan internasional adalah elemen penting seiring dengan visi UNIDA sebagai Universitas Riset yang Menyatu Dalam Tauhid dan Diakui Dunia.
Baca Juga: FISIP Unida Bantu Peralatan Teknologi dan Inovasi Pengembangan Eduwisata Situs Cibalay Arca Domas
Lawatan kemitraan internasional ke Amerika Serikat ini merupakan salah satu langkah dalam upaya mewujudkan visi UNIDA sebagai Universitas Riset.
Abraham menegaskan, melalui kemitraan internasional ini UNIDA berkomitmen untuk terus meningkatkan mutu pendidikan tinggi dan menciptakan lulusan unggul yang siap bersaing di kancah internasional sekaligus perwujudan Pancadharma Perguruan Tinggi.
Pada kesempatan ini, delegasi UNIDA mengunjungi beberapa universitas terkemuka di Amerika Serikat dan menghadiri berbagai pertemuan untuk menjajaki kolaborasi potensial.
Berbagai kolaborasi potensial yang dijajaki dalam kemitraan internasional itu antara lain program pendidikan, penelitian bersama, pertukaran pelajar, guest lecturer hingga publikasi ilmiah dan studi banding untuk mewujudkan visi-misi UNIDA.
Baca Juga: Berslogan Kampus Bertauhid, Universitas Djuanda Bogor Tawarkan Beasiswa Khusus Penghafal Al-Qur'an
Kemitraan internasional UNIDA antara lain terwujud dengan melaksanakan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Hofstra University, New York, dan Neumann University, Pennsylvania.
Penjajakan kerja sama lainnya juga dilakukan diantaranya dengan University of California, University of the District of Columbia, dan Monroe College.
Hasil dari kunjungan dan pertemuan ini akan ditindaklanjuti langsung dengan penandatangan MoA dan IA yang kemudian dilaksanakan melalui berbagai bentuk kegiatan untuk memperkuat kolaborasi secara lebih konkret.
Melalui berbagai kerjasama yang dibangun, diharapkan dapat memperkuat hubungan dengan berbagai lembaga di Amerika Serikat dan menjalin kemitraan yang bermanfaat bagi seluruh pihak.
Dalam rangkaian kegiatan di Amerika Serikat ini delegasi UNIDA juga berkesempatan mengunjungi Harvard University sebagai salah satu institusi pendidikan terbaik di dunia.
Baca Juga: Keseruan Gelar Mengabdi dalam Cerdas Cermat dari Mahasiswa KKN-T Fisipkom Unida Bogor
"Harvard University dikenal sebagai lembaga pendidikan tinggi yang tidak hanya berfokus pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk pemimpin-pemimpin masa depan yang berkompeten dan berkualitas," tutur Dr. Abraham Yazdi Martin.
Oleh karena itu, delegasi UNIDA berkesempatan untuk menggali secara langsung keunggulan-keunggulan yang dimiliki oleh Harvard University tersebut.
Mulai dari metode pendidikan, penelitian, hingga pengembangan mutu pendidikan.
Senada dengan apa yang disampaikan oleh Pro Chancellor Dr. Abraham Yazdi Martin, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky menuturkan bahwa dalam upaya untuk mencapai Akreditasi Perguruan Tinggi (APT) unggul serta mewujudkan visi menjadi Universitas Riset yang Menyatu dalam Tauhid dan Diakui Dunia.
Menurut Rektor, UNIDA terus berkomitmen meningkatkan dan memperkuat kemitraan internasional melalui berbagai kerja sama kolaboratif dengan perguruan tinggi dan institusi di luar negeri.
Baca Juga: Kembangkan UMKM, Mahasiwa KKN-T Fisipkom Unida Adakan Brani
“Kerjasama ini menjadi penting mengingat untuk mencapai visi kita, diakui dunia, sudah seharusnya selalu diupayakan penguatan kemitraan internasional secara terus menerus.
Tentu upaya kolaboratif ini diharapkan dapat berdampak baik dan memberikan kebermanfaatan bagi seluruh pihak yang terlibat,” ujar Prof. Mohamad Ali Fulazzaky.
Prof. Mohamad Ali juga menambahkan, dengan semangat kolaborasi yang tinggi, diharapkan kerja sama yang dibangun dapat menjadi landasan kokoh untuk mengembangkan program-program pendidikan dan penelitian ke depan.
"Mudah-mudahan pertemuan dengan beberapa universitas di Amerika Serikat ini, akan membuka kerjasama antara UNIDA dengan universitas terkemuka di dunia lainnya, sehingga beberapa program akademik dapat dilaksanakan dan memberikan manfaat bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia, dan di UNIDA khususnya," ungkapnya.***



