POJOKSATU.id - Menjelang kelulusan kelas XII, ribuan siswa SMA dan sederajat di Indonesia mulai dihadapkan pada keputusan penting menentukan jalur masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Dalam sistem Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB), dua jalur yang paling sering menjadi pertimbangan adalah Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Ujian Tertulis Berbasis Komputer–Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (UTBK SNBT).

Meski sama-sama bertujuan menyeleksi calon mahasiswa terbaik, SNBP dan UTBK SNBT memiliki mekanisme seleksi, tingkat persaingan, serta strategi persiapan yang berbeda.

Memahami perbedaan keduanya menjadi langkah awal agar siswa tidak salah menentukan jalur.

Baca Juga: Panduan Lengkap Pengajuan PAK Tahunan 2025 Melalui E-Kinerja BKN, Mulai Login Hingga Persetujuan Kepsek

Mengenal Jalur SNBP

SNBP merupakan jalur seleksi masuk PTN yang menitikberatkan pada prestasi akademik dan nonakademik siswa selama bersekolah.

Jalur ini tidak menggunakan ujian tertulis, melainkan menilai nilai rapor, prestasi pendukung, serta rekam jejak akademik siswa yang dilaporkan sekolah melalui Pangkalan Data Sekolah dan Siswa (PDSS).

Mengacu pada ketentuan SNPMB, SNBP ditujukan bagi siswa berprestasi yang konsisten sejak awal masa sekolah.

Faktor seperti peringkat siswa di sekolah, akreditasi sekolah, dan daya tampung program studi sangat memengaruhi peluang kelulusan.

Baca Juga: Prabowo Resmikan 166 Sekolah Rakyat, Targetkan 500 Sekolah hingga 2029 untuk Tekan Kemiskinan Ekstrem

Mengenal Jalur UTBK SNBT

UTBK SNBT merupakan jalur seleksi masuk PTN berbasis tes tertulis nasional. Peserta wajib mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) yang dirancang untuk mengukur kemampuan penalaran, literasi, dan pemecahan masalah.

Materi UTBK SNBT meliputi Tes Potensi Skolastik (TPS), literasi bahasa, serta penalaran matematika.

Tes ini tidak menekankan hafalan materi pelajaran, melainkan kemampuan berpikir logis dan analitis.

Jalur ini terbuka lebih luas karena dapat diikuti lulusan hingga dua tahun sebelumnya.

Baca Juga: Kesaksian Pejabat Kemendikdasmen,2 Staf Khusus Nadiem Makarim Berkuasa Urus Anggaran dan Mutasi

Perbedaan SNBP dan UTBK SNBT

Agar lebih mudah dipahami, berikut perbedaan SNBP dan UTBK SNBT yang disajikan dalam poin-poin beserta penjelasannya:

Sistem Seleksi

SNBP menggunakan penilaian berbasis nilai rapor dan prestasi siswa selama di sekolah tanpa ujian tertulis. Sementara itu, UTBK SNBT menilai peserta melalui tes tertulis nasional yang hasilnya berupa skor UTBK.

Instrumen Penilaian

Pada SNBP, yang dinilai adalah konsistensi nilai rapor, prestasi akademik maupun nonakademik, serta rekam jejak sekolah. UTBK SNBT menilai kemampuan penalaran, literasi, dan pemecahan masalah melalui ujian berbasis komputer.

Baca Juga: Kisah Bu Cherlyne: Meraih Mimpi Menjadi Guru Profesional Lewat PPG di Balikpapan

Peserta

SNBP hanya dapat diikuti oleh siswa kelas XII pada tahun berjalan yang memenuhi kriteria sekolah. UTBK SNBT lebih fleksibel karena terbuka bagi lulusan SMA dan sederajat hingga dua tahun sebelumnya.

Tingkat Persaingan

Persaingan SNBP terjadi di tingkat sekolah dan program studi, terutama di sekolah unggulan dan jurusan favorit. UTBK SNBT memiliki tingkat persaingan nasional karena seluruh peserta dari berbagai daerah bersaing menggunakan skor UTBK.

Kuota Penerimaan

Kuota SNBP relatif terbatas karena dibatasi oleh ketentuan SNPMB dan daya tampung prodi. UTBK SNBT umumnya memiliki kuota lebih besar sehingga peluang diterima terbuka lebih luas, meski persaingan tetap ketat.

Baca Juga: Dari Rakyat, oleh Rakyat dan untuk Tuanku di Senayan

Mana Jalur yang Peluangnya Lebih Besar?

Pertanyaan mengenai jalur mana yang lebih besar peluang lolosnya, SNBP atau UTBK SNBT, tidak bisa dijawab secara mutlak.

Semua kembali pada profil akademik siswa, asal sekolah, serta strategi memilih program studi dan PTN.

SNBP cenderung lebih menguntungkan bagi siswa dengan nilai rapor stabil, peringkat tinggi, dan berasal dari sekolah dengan rekam jejak baik.

Namun, keterbatasan kuota membuat persaingan tetap ketat, terutama di jurusan favorit.

Baca Juga: Kembali Makan Korban, Kasus Keracunan Makan Bergizi Gratis Terjadi Lagi, Puluhan Ibu dan Balita Masuk Puskesmas

Sebaliknya, UTBK SNBT memberi kesempatan lebih luas karena kuota lebih besar dan pilihan prodi lebih fleksibel.

Meski begitu, persaingan nasional menuntut peserta memperoleh skor UTBK yang benar-benar kompetitif. ***