POJOKSATU.ID - Program Indonesia Pintar (PIP) tahun 2025 kembali hadir sebagai instrumen utama pemerintah dalam menjaga keberlanjutan pendidikan anak bangsa.

Dalam pelaksanaannya, keberhasilan penyaluran dana ini tidak terlepas dari peran strategis bank penyalur yang telah ditunjuk.

Memahami mitra perbankan mana yang sesuai dengan jenjang pendidikan adalah langkah awal yang krusial bagi setiap penerima manfaat.

Baca Juga: Perpanjangan Aktivasi PIP 2025, Cara Cek dan Aktivasi Rekening PIP 2025!

Pembagian Bank Penyalur Berdasarkan Jenjang

Pemerintah telah membagi tugas kepada tiga bank besar untuk melayani proses aktivasi rekening dan pencairan dana.

Hal ini dilakukan agar proses administrasi lebih terorganisir dan tidak terjadi penumpukan di satu titik.

Berikut adalah pembagian tugasnya:

Bank Rakyat Indonesia (BRI) BRI bertanggung jawab melayani peserta didik di tingkat dasar dan menengah pertama, yaitu jenjang SD dan SMP.

Baca Juga: Kemendikdasmen Perpanjang Lagi Batas Aktivasi Rekening PIP 2025 hingga Februari 2026

Selain itu, siswa yang menempuh jalur pendidikan kesetaraan melalui Paket A dan Paket B juga diarahkan ke bank ini.

Bank Negara Indonesia (BNI) Untuk jenjang pendidikan yang lebih tinggi seperti SMA dan SMK, serta jalur kesetaraan Paket C, proses aktivasi dilakukan melalui jaringan kantor BNI di seluruh Indonesia.

Bank Syariah Indonesia (BSI) Khusus untuk wilayah Provinsi Aceh, seluruh jenjang Pendidikan mulai dari tingkat dasar hingga menengah atas dilayani secara terpadu melalui BSI sesuai dengan regulasi keuangan daerah setempat.

 

Pentingnya Aktivasi Rekening Mandiri

Sebelum dana dapat digunakan, peserta didik atau orang tua wajib melakukan aktivasi rekening di bank-bank tersebut.

Pemerintah saat ini memberikan kemudahan dengan memperpanjang batas waktu aktivasi agar seluruh siswa yang terdaftar memiliki kesempatan yang sama untuk mendapatkan bantuan.

Informasi mengenai status kepesertaan dapat dipantau secara mandiri melalui platform SIPINTAR.

Pengecekan secara berkala sangat disarankan guna memastikan bahwa nama siswa telah masuk dalam daftar penerima yang siap melakukan aktivasi.***