POJOKSATU.ID - Penetapan desil DTSEN kembali menjadi perhatian, terutama menjelang pembukaan pendaftaran program bantuan pendidikan.
Pasalnya, desil DTSEN adalah indikator utama kelayakan penerima berbagai bantuan sosial pemerintah, mulai dari KIP Kuliah, KIP Sekolah, BPNT, PKH hingga BLT.
Masyarakat yang berada pada desil 1–5 dikategorikan sebagai keluarga miskin atau rentan miskin, dan menjadi kelompok yang paling berpeluang menerima bantuan.
Namun banyak warga mengeluhkan desil yang tidak sesuai kondisi ekonomi mereka dan sulit diturunkan meski sudah mengajukan melalui aplikasi.
Dilansir dari unggahan Instagram @sahabat.kipkuliah proses penurunan desil DTSEN memang tidak sesederhana yang dibayangkan.
Walau aplikasi memungkinkan pengajuan perubahan, banyak permohonan yang tidak diproses otomatis.
Baca Juga: Gus Ipul Lempar Cibiran Panas ke Kiai Soal Kisruh PBNU, Publik Makin Bingung!
Pengajuan Harus Melalui Operator Desa/Kelurahan
Masyarakat yang ingin menurunkan desil DTSEN diarahkan untuk mengajukan langsung ke operator desa atau kelurahan.
Di tingkat inilah proses verifikasi awal dilakukan sebelum data diteruskan ke tingkat kabupaten/kota dan pusat.
Baca Juga: Tito Turun Gunung! Izin Gedung Terra Drone Akan Diobrak Abrik Usai 22 Orang Terpanggang
Jika pengajuan pertama belum membuahkan hasil dalam tiga bulan, warga diminta untuk kembali memastikan ke operator desa atau kelurahan agar pengajuan diulang.
Dinas sosial kabupaten/kota tidak bisa menurunkan desil, karena seluruh proses berada pada kewenangan desa/kelurahan dan sistem pusat.
Dinsos hanya dapat memverifikasi atau memberikan pendampingan informasi.
Persiapan untuk Pendaftar KIP Kuliah 2026–2027
Warga yang ingin mendaftar KIP Kuliah disarankan mulai mengurus penurunan desil dari sekarang, terlebih jika desil saat ini berada di angka 6–10.
Penurunan desil memerlukan waktu dan tidak bisa dilakukan mendadak.
Bila proses baru dimulai beberapa bulan sebelum pendaftaran, besar kemungkinan desil belum berubah sehingga pendaftar otomatis tidak memenuhi syarat.
“Penurunan desil itu tidak mudah, tapi penting. Mulai cicil sekarang agar tidak terlambat,” tulis keterangan @sahabat.kipkuliah, Rabu, 10 Desember 2025.
Baca Juga: Suara Guru Honorer! 5 Hal untuk Pemerintah, Jangan Abaikan Kami dalam Penataan Tahun 2026
Dengan pemahaman yang lebih jelas mengenai mekanisme desil DTSEN, masyarakat diharapkan lebih siap dan tidak terhambat dalam bantuan pendidikan maupun bantuan sosial lainnya.***




