POJOKSATU.ID - Understanding by Design (UbD) menjadi salah satu pendekatan utama dalam pelatihan calon guru melalui Program Pendidikan Profesi Guru (PPG).

Pendekatan ini dinilai penting untuk membentuk guru profesional yang mampu merancang pembelajaran berbasis pemahaman mendalam dan hasil belajar bermakna.

UbD adalah kerangka perencanaan pembelajaran yang dikembangkan oleh Grant Wiggins dan Jay McTighe.

Pendekatan ini dikenal dengan prinsip backward design, yakni perencanaan yang dimulai dari tujuan akhir pembelajaran, bukan dari materi atau aktivitas.

Baca Juga: 17.154 Peserta Lulus Seleksi PPPK Tahap 2 Kemenag, Berikut Delapan Dokumen yang Wajib Disiapkan Segera

Dalam konteks PPG, pendekatan UbD memberikan sejumlah manfaat strategis, di antaranya:

1. Mengubah Pola Pikir Calon Guru
Calon guru dilatih untuk tidak sekadar menyampaikan materi, tetapi merancang pengalaman belajar yang memfokuskan pada pemahaman esensial. Hal ini penting agar guru tidak terjebak pada pembelajaran hafalan, tetapi mendorong siswa berpikir kritis dan reflektif.

2. Menjamin Pencapaian Kompetensi
Dengan UbD, calon guru belajar menyusun perencanaan yang langsung berorientasi pada capaian pembelajaran sesuai kurikulum. Hal ini membantu mereka fokus pada kompetensi inti yang harus dimiliki siswa.

3. Mendorong Penilaian Otentik
UbD mengarahkan guru untuk menyusun penilaian yang tidak hanya mengukur hasil kognitif, tetapi juga kemampuan aplikasi, seperti proyek, portofolio, atau unjuk kerja. Ini sesuai dengan tuntutan Kurikulum Merdeka yang menekankan asesmen autentik.

Baca Juga: Update PPPK Tahap 2: Daftar Daerah Sudah Umumkan Hasil Seleksi, R3 Belum Paruh Waktu, PPPK Malah Bakal Jadi PNS?

4. Menyusun Pembelajaran yang Terstruktur dan Fleksibel
Calon guru diajarkan merancang pembelajaran yang logis, sistematis, namun tetap adaptif terhadap kebutuhan dan konteks siswa. Pendekatan ini membekali guru untuk menghadapi berbagai dinamika kelas secara profesional.

5. Menumbuhkan Pembelajaran Kontekstual
UbD mendorong calon guru menciptakan pembelajaran yang relevan dengan kehidupan nyata siswa. Hal ini mendukung terciptanya pembelajaran bermakna yang memperkuat karakter, nilai, dan kecakapan hidup.

6. Selaras dengan Profil Pelajar Pancasila
Pendekatan UbD juga membantu guru dalam mengintegrasikan nilai-nilai Profil Pelajar Pancasila ke dalam pembelajaran secara terencana dan strategis.

Baca Juga: Rp16,7 Triliun TPG 2025 Sudah Cair, Validasi Data Jadi Kunci, WAJIB IKUT PPG

Intinya, Understanding by design atau UbD merupakan pendekatan perencanaan pembelajaran yang menekankan perancangan pembelajaran yang dimulai dari tujuan akhir atau hasil belajar.

UbD membantu guru merancang kegiatan pembelajaran secara sistematis agar benar-benar menghasilkan pemahaman yang mendalam, bukan sekadar hafalan.

Karakteristik UbD
Peserta PPG perlu memahami karakteristik UbD, yaitu:
1. Berpikir mundur (backward design): mulai dari hasil yang diinginkan lalu disusun menjadi pembelajaran menuju ke sana

Baca Juga: 3 Formasi Sekaligus, BKD Jawa Barat Umumkan Hasil Seleksi PPPK Tahap 2 Tahun 2024, Guru, Teknis, dan Nakes

2. Menekankan pada pemahaman jangka panjang, bukan hafalan sesaat.

3. Mengajak siswa berpikir kritis, kreatif, dan reflektif.

Tiga tahap Backward Design
Dan berikut pembahasan mengenai tahap Backward Design:

Tahap 1: Identifikasi hasil yang diinginkan
tentukan kompetensi inti, tujuan pembelajaran dan pemahaman mendalam yang ingin dicapai siswa.

Baca Juga: UKOM Guru Masih Panjang, Ini Contoh Soal UKKJ Model 1 dan Jawabannya, Materi Pedagogik Hingga Manajerial

Tahap 2: Tentunkan bukti penilaian yang diterima
Rencana penilaian atau asesmen yang menunjukkan apakah siswa benar-benar memahami materi. Gunakan asesmen formatif dan surnatif yang beragam, seperti proyek, presentasi, kuis, portofolio dan lain-lain

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:

Versi Android

versid iOS

Channel Whatsapp

Fanpage edugov

Baca Juga: Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi PPG Guru Tertentu Periode 1 Tahun 2025 : 101.581 Peserta Sesuai Syarat, Jabar Terbanyak, Ini Rinciannya

Tahap 3: Rancang pengalaman dan instruksi pembelajaran
susun aktivitas dan strategi pembelajaran yang mendukung siswa mencapai hasil yang ditetapkan. Fokus pada keterlibatan aktif, eksplorasi, dan refleksi. ***