POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor mengajak para purnabakti Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk terus berperan aktif dan memberi manfaat bagi masyarakat.
Meski telah memasuki masa pensiun, pengalaman dan keteladanan para mantan abdi negara dinilai masih sangat dibutuhkan dalam mendukung pembangunan sosial di daerah.
Ajakan tersebut disampaikan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Ade Jaya, saat mewakili Pemerintah Kabupaten Bogor.
Dalam kegiatan pengajian rutin Majelis Taklim Rukun Iman Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI) Kabupaten Bogor.
Purnabakti ASN Dinilai Masih Punya Peran Strategis
Dalam sambutannya, Ade Jaya menegaskan bahwa pembangunan daerah bukan semata-mata menjadi tanggung jawab pemerintah aktif, tetapi merupakan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
Para purnabakti ASN, menurutnya, memiliki modal sosial yang kuat berupa pengalaman birokrasi, etika pelayanan, serta kedisiplinan yang dapat menjadi teladan di lingkungan sekitar.
Baca Juga: Benarkah PPPK Paruh Waktu Boleh Daftar PPPK KemenHAM 2026? Ini Penjelasan Resminya
Dikutip dari Jabarprov.go.id pada Sabtu, 09/01/2026, Ade Jaya berkata:
“Pembangunan daerah bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab bersama. Para purnabakti memiliki peran strategis dalam memberi keteladanan di tengah masyarakat.”
Pengajian Jadi Ruang Silaturahmi dan Pembelajaran
Kegiatan pengajian rutin yang digelar di Gedung Serbaguna Satu Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor, Cibinong.
Dimanfaatkan sebagai ruang silaturahmi sekaligus pembelajaran berkelanjutan bagi para purnabakti ASN.
Forum keagamaan tersebut tidak hanya memperkuat nilai spiritual, tetapi juga menjaga ikatan sosial antaranggota PWRI yang sebelumnya terlibat langsung dalam pelayanan publik.
Pemerintah daerah menilai kegiatan semacam ini memiliki dampak positif terhadap kesejahteraan rohani dan kebersamaan para purnabakti.
Kontribusi Nyata di Tengah Masyarakat
Ade Jaya menjelaskan, kontribusi purnabakti ASN dapat diwujudkan dalam berbagai bentuk.
Mulai dari pendampingan sosial, penguatan nilai keagamaan, hingga keterlibatan aktif dalam kegiatan kemasyarakatan di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
Baca Juga: Calor Pelamar PPPK KemenHAM 2026 Harus Tahu, Segini Perkiraan Gaji dan Ketentuannya
Dengan pengalaman panjang di birokrasi, para purnabakti diharapkan mampu menjadi rujukan dan panutan bagi masyarakat.
Khususnya dalam menanamkan nilai kedisiplinan, etika, dan semangat pelayanan.
Apresiasi untuk Konsistensi PWRI
Pemerintah Kabupaten Bogor juga memberikan apresiasi kepada Persatuan Wredatama Republik Indonesia Kabupaten Bogor yang dinilai konsisten menjaga kebersamaan dan aktivitas anggotanya.
Organisasi ini dianggap berhasil menciptakan ruang yang membuat para purnabakti tetap aktif, produktif, dan terhubung satu sama lain.
“Saya berharap kegiatan seperti ini terus berjalan dan membawa manfaat nyata, tidak hanya bagi anggota, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar,” kata Ade Jaya.
Mendukung Pembangunan Sosial Berbasis Keteladanan
Keberlanjutan peran purnabakti ASN diyakini dapat membantu Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat pembangunan sosial berbasis keteladanan dan pengalaman nyata.
Nilai-nilai yang dibawa para purnabakti diharapkan mampu menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial di masyarakat.
Meski telah memasuki masa purna tugas, peran purnabakti ASN dinilai belum selesai.
Pemerintah Kabupaten Bogor mendorong para purnabakti untuk terus berkontribusi melalui keteladanan, kegiatan sosial, dan penguatan nilai spiritual.
Baca Juga: PPPK KemenHAM 2026 Sudah Dibuka, Lalu Bagaimana Nasib PPPK Paruh Waktu? Simak Penjelasannya
Dengan pengalaman dan integritas yang dimiliki, purnabakti ASN tetap menjadi aset penting dalam pembangunan masyarakat.***




