POJOKSATU.id - Pendidikan lingkungan hidup sejak dini terus jadi sorotan.

Kini, giliran anggota Komisi X DPR RI Andi Muawiyah Ramly menilai pemahaman tentang alam harus menjadi bagian utama dalam proses belajar anak.

Menurutnya, hal ini penting untuk memutus siklus bencana yang kerap menghantui sejumlah daerah.

Ia menegaskan bahwa anak-anak perlu dibekali pengetahuan dasar tentang pentingnya menjaga lingkungan demi keberlanjutan hidup.

Baca Juga: Sambut Natal dan Tahun Baru 2026, XLSMART Siapkan Tameng Jaringan Hadapi Ledakan Trafik

“Pendidikan lingkungan hidup harus menjadi bagian penting dalam proses pembelajaran. Anak-anak perlu dibekali pemahaman bahwa lingkungan yang sehat adalah syarat utama keberlanjutan hidup,” ujar Amure.

Situasi bencana yang akhir-akhir ini melanda Aceh, Sumatra Barat, dan Sumatra Utara, menurut Amure, bukan semata-mata peristiwa alam.

Ia menduga kerusakan lingkungan akibat alih fungsi lahan yang tidak terkendali turut memperparah keadaan.

Nah, di titik inilah ia menilai urgensi pendidikan lingkungan jadi semakin besar.

Baca Juga: Aturan Baru PPPK 2026! Skema Prioritas Dihapus, Kompetisi Dibuka Setara untuk Semua Pelamar, Honorer Diminta Lengkapi Dokumen Lebih Awal!

Amure juga menyoroti aspek penegakan hukum yang selama ini dinilai belum tegas. Ia mengingatkan bahwa negara tidak boleh memberikan toleransi terhadap pelaku perusakan lingkungan.

“Jika ada bukti keterlibatan, maka proses hukum harus berjalan tanpa pandang bulu,” tegasnya.

Ia berharap pemerintah pusat dan daerah segera mengambil langkah korektif, mulai dari evaluasi tata ruang, pemulihan kawasan kritis, sampai memperkuat sistem mitigasi bencana.

Baca Juga: Heboh Sindiran Rp10 Miliar Meletup, Gibran Tiba-Tiba Bela Influencer Tapi Netizen Justru Malah Curiga dengan Gibran

Menurutnya, tindakan cepat dibutuhkan agar musibah serupa tidak terus berulang dari tahun ke tahun.

“Bencana ini harus menjadi peringatan serius. Kita tidak bisa lagi menunda upaya perbaikan,” kata Amure mengingatkan.

Di sisi lain, Presiden Prabowo Subianto sebelumnya juga meminta para guru untuk memasukkan pendidikan lingkungan ke dalam silabus.

Kesadaran ini dinilai penting agar siswa paham tantangan perubahan iklim, pemanasan global, serta kerusakan lingkungan yang kini makin terasa.

Baca Juga: Pleno Tanpa Ketum, Tanpa Tanfidziyah! Gus Yahya Meledak: Keputusan Ini Tidak Sah

Presiden Prabowo mengatakan bahwa kesadaran menjaga hutan dan sungai harus ditanamkan sejak dini agar alam tetap lestari.

Prabowo menekankan bahwa materi semacam ini bukan sekadar tambahan, melainkan fondasi penting agar generasi muda memahami dampak nyata dari kerusakan lingkungan dan bisa ikut mencegahnya. ***