POJOKSATU.id – Pemerintah menyiapkan Universitas Republik Indonesia (URI) sebagai kelanjutan dari ekosistem Sekolah Garuda untuk mencetak calon pemimpin bangsa.

Jika Sekolah Garuda menjadi wadah pembinaan siswa unggul di tingkat SMA, maka URI akan menjadi jenjang pendidikan tinggi yang melanjutkan pembinaan tersebut hingga lulus dan memasuki dunia pemerintahan maupun BUMN.

Karena itu, URI bukan sekadar perguruan tinggi baru.

Baca Juga: Sembelih Anjing

Kampus ini merupakan bagian dari jalur pendidikan kepemimpinan nasional yang dibangun pemerintah secara berkesinambungan mulai dari pendidikan dasar, sekolah unggulan, perguruan tinggi, hingga pembinaan aparatur negara.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar, pemerintah juga telah menyiapkan jalur seleksi umum yang direncanakan dibuka mulai September 2026 dengan fasilitas beasiswa penuh bagi seluruh mahasiswa yang lolos.

URI dan Sekolah Garuda di Bawah BPPK
Berbeda dengan perguruan tinggi negeri pada umumnya, Universitas Republik Indonesia berada di bawah Badan Pengelola Pendidikan Kebangsaan (BPPK), bukan di bawah Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi.

Baca Juga: Ini Alasan SINTA 5 dan SINTA 6 Resmi Dihapus, Tidak Langsung Gugur, Simak Langkah yang Harus Dilakukan Pengelola

BPPK merupakan lembaga baru yang dibentuk pemerintah untuk mengintegrasikan pendidikan kepemimpinan nasional dari jenjang sekolah hingga pemerintahan.

Di dalamnya terdapat tiga pilar utama, yakni Badan Pengelola Sekolah Unggulan, Badan Pengelola Perguruan Tinggi, serta Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Melalui skema tersebut, Sekolah Garuda yang sebelumnya berada di bawah Kemdiktisaintek akan menjadi bagian dari ekosistem BPPK bersama URI.

Baca Juga: 5 Rekomendasi Laptop Murah Terbaik 2026 untuk Pelajar dan Mahasiswa, Mulai Rp5 Jutaan Speknya Mumpuni

Selain Sekolah Garuda, sejumlah sekolah unggulan lain juga direncanakan masuk dalam sistem pembinaan yang sama.

Jalur Pembinaan Calon Pemimpin Indonesia
Gubernur URI Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto menjelaskan Presiden Prabowo Subianto ingin membangun jalur pendidikan yang saling terhubung sejak usia sekolah hingga memasuki dunia kerja.

Dalam konsep tersebut, siswa terbaik dibina sejak sekolah, kemudian melanjutkan kuliah di Universitas Republik Indonesia sebelum dipersiapkan menjadi pemimpin di pemerintahan maupun BUMN.

Baca Juga: 7 Rekomendasi Laptop Rp5 Jutaan untuk Pelajar 2026, Cocok Buat Tugas Sekolah hingga Kelas Online

"Jadi itu akan terintegrasi dari lulusan SMA yang bagus-bagus, kemudian akan masuk ke perguruan tinggi dan kemudian masuk kepada pemerintahan ataupun kepada BUMN. Dan inilah yang digagas oleh beliau (Presiden Prabowo)," kata Donny.

Donny juga menegaskan bahwa BPPK tetap akan bersinergi dengan Kemendikdasmen maupun Kemdiktisaintek sehingga pembagian tugas antarlembaga tetap berjalan sesuai kewenangan masing-masing.

Cara Daftar Universitas Republik Indonesia 2026
Saat ini portal pendaftaran umum masih dipersiapkan sehingga proses registrasi belum dibuka secara teknis.

Baca Juga: 200 BPR Proses Penggabungan di OJK, Perkuat Permodalan dan Daya Saing

Berdasarkan informasi yang disampaikan manajemen URI, pendaftaran jalur seleksi umum direncanakan mulai September 2026.

Hingga saat itu, calon mahasiswa dapat memantau seluruh informasi melalui portal resmi URI.

Secara umum tahapan pendaftaran diperkirakan meliputi:
- Membuat akun pada portal resmi URI.

- Mengisi data diri dan memilih program studi.

- Mengunggah seluruh dokumen persyaratan.

Baca Juga: Regional Public Exhibition New Honda Vario Evo 160 Meriahkan Trans Studio Mall Bandung dengan Beragam Aktivitas Seru

- Memilih jalur seleksi.

- Mengikuti seleksi administrasi dan akademik.

- Menunggu pengumuman hasil seleksi.

Seluruh mahasiswa yang diterima akan memperoleh beasiswa penuh (full scholarship) dari pemerintah.

Jalur Seleksi yang Disiapkan
URI akan membuka beberapa jalur penerimaan, yaitu:
- Jalur Reguler melalui tes potensi dan kemampuan akademik.
- Jalur Prestasi bagi pemilik prestasi akademik maupun nonakademik.
- Jalur Nilai Rapor berdasarkan prestasi selama di sekolah.
- Jalur Kerja Sama melalui instansi pemerintah, BUMN, maupun lembaga negara.

Baca Juga: Jubir IKN Troy Pantouw Meninggal di Tempat Tidur, Sudah Lama Miliki Penyakit Hipertensi

Syarat Masuk URI
Persyaratan umum yang perlu dipenuhi calon mahasiswa meliputi:

- Warga Negara Indonesia (WNI) atau memenuhi ketentuan bagi mahasiswa internasional.

- Lulusan SMA, SMK, MA atau sederajat.

- Memiliki ijazah atau Surat Keterangan Lulus (SKL).

- Memenuhi syarat program studi yang dipilih.

- Mengikuti seluruh tahapan seleksi.

- Melengkapi dokumen administrasi sesuai ketentuan.

Beberapa program studi nantinya dapat menetapkan syarat tambahan sesuai karakteristik bidang keilmuan.

Baca Juga: Fasilitas Rahasia Iran di Gunung Pickaxe Mau Dibom AS, Terkubur Jauh di Dalam Gunung

Dokumen yang Perlu Disiapkan
Calon peserta sebaiknya menyiapkan:
- Ijazah atau SKL.
- Transkrip atau nilai rapor.
- KTP atau kartu identitas.
- Pas foto terbaru.
- Sertifikat prestasi bagi peserta jalur prestasi.

Program Studi dan Kurikulum
Pada tahap awal URI membuka jenjang Sarjana (S1).

Program studi yang dipublikasikan meliputi:
- Administrasi Publik.
- Manajemen Pemerintahan.
- Kebijakan Internasional.
- Diplomasi.

Ke depan, URI juga akan membuka berbagai program studi lain, termasuk kedokteran, teknik, dan bidang strategis lainnya.

Seluruh lulusan akan memperoleh gelar akademik resmi sesuai bidang ilmu yang ditempuh.

"Ada dokter, nanti ada sarjana insinyur segala macam, banyak ya," ujar Donny.

Baca Juga: Christine Hakim Speechless Liat Megahnya JFC 2026, Minta Anak Muda Tiru Imajinasi Liar Anak Jember

Selain itu, proses pembelajaran akan melibatkan dosen dari dalam maupun luar negeri serta menjalin kerja sama dengan sejumlah universitas bereputasi internasional.

"Nanti kan universitas ya, tetap gelar. Kita kerja sama juga dengan beberapa universitas unggulan di luar negeri," katanya.

Fokus pada Kepemimpinan dan Karakter
Berbeda dengan perguruan tinggi umum, URI menempatkan pembentukan karakter sebagai bagian utama kurikulum.

Mahasiswa akan mendapatkan pembelajaran yang mencakup:
- Pengembangan kepemimpinan dan manajemen strategis.

- Administrasi pemerintahan dan kebijakan publik.

- Etika publik dan integritas negara.

- Wawasan kebangsaan dan ketahanan nasional.

Baca Juga: IMM Kritik Penahanan Febrie Adriansyah yang Tak Diborgol, Desak Kejagung Tunjukkan Ketegasan

Selain kuliah, mahasiswa juga didorong aktif dalam penelitian, pengabdian kepada masyarakat, organisasi kemahasiswaan, serta berbagai kegiatan pengembangan diri agar memiliki keseimbangan antara kemampuan akademik, keterampilan praktis, dan karakter kepemimpinan.

Batch Pertama Sudah Berjalan
Walaupun pendaftaran umum baru dijadwalkan September 2026, URI sebenarnya telah memulai kegiatan belajar sejak 20 Mei 2026 melalui Program Presiden untuk Pemimpin Masa Depan (P3MD).

Sebanyak 399 pegawai baru BUMN menjadi peserta angkatan pertama program tersebut.

Sementara kampus permanen URI sedang dibangun di Bogor Utara, operasional BPPK untuk sementara masih menggunakan kantor di kawasan Jalan Merdeka Selatan, Jakarta.

Baca Juga: Warga Miskin Berasa Punya Dokter Pribadi, Anggota DPR RI Kawendra Puji Gebrakan Homecare Gus Fawait di Jember

Dengan konsep yang menghubungkan pembinaan siswa melalui Sekolah Garuda, kemudian melanjutkan pendidikan di Universitas Republik Indonesia, dan selanjutnya dipersiapkan untuk berkarier di pemerintahan maupun BUMN.

Pemerintah berharap lahir ekosistem pendidikan kepemimpinan nasional yang berkesinambungan.

Melalui sistem tersebut, peserta didik tidak hanya memperoleh pendidikan akademik dan beasiswa penuh, tetapi juga dibina sejak sekolah hingga siap menjadi pemimpin Indonesia di masa depan.***