POJOKSATU.id — Universitas Pertahanan Republik Indonesia (Unhan RI) dalam waktu dekat akan membuka penerimaan calon mahasiswa baru jenjang sarjana (S1) untuk tahun akademik 2026.
Perguruan tinggi yang berada di bawah koordinasi Kementerian Pertahanan (Kemenhan) ini dikenal sebagai kampus yang memberikan pendidikan gratis tanpa pungutan biaya.
Selain program sarjana, Unhan juga menyelenggarakan pendidikan pada jenjang magister (S2) dan doktoral (S3).
Baca Juga: SNBP 2026 Makin Dekat, Simak Panduan KIP Kuliah dari Syarat, Alur Pendaftaran hingga Tips Lolos
Namun, pada tahap awal penerimaan tahun 2026, seleksi difokuskan untuk calon mahasiswa baru program S1.
Berdasarkan informasi yang dikutip dari laman resmi Unhan pada Minggu (11/1/2026), pendaftaran mahasiswa baru program sarjana dibuka mulai 1 Februari hingga 28 Februari 2026.
Dalam pengumuman resminya, Unhan menyebutkan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring selama periode tersebut.
Setelah proses pendaftaran online ditutup, para peserta akan mengikuti sejumlah tahapan seleksi yang telah dijadwalkan secara ketat.
Rangkaian seleksi dimulai dengan pengumuman hasil verifikasi berkas pada 6 Maret 2026, dilanjutkan pembayaran administrasi Tes Kompetensi Dasar (TKD) BKN bagi peserta yang dinyatakan lolos verifikasi pada 12 hingga 18 Maret 2026.
Tahapan seleksi sempat disela oleh peringatan Hari Raya Nyepi pada 19 Maret 2026 serta Hari Raya Idul Fitri dan cuti bersama pada 20–24 Maret 2026.
Baca Juga: Ternyata Ada Ribuan ASN yang Pensiun Pada Tahun 2025–2026, Ini Data BKN dan Dampaknya ke CPNS Baru
Selanjutnya, pengumuman pelaksanaan TKD BKN dijadwalkan pada 8 April 2026 dengan pelaksanaan tes berlangsung pada 13–17 April 2026.
Hasil TKD akan diumumkan pada 21 April 2026, sebelum peserta mengikuti tes kesehatan tahap pertama dan pemeriksaan psikologi secara online pada 22–25 April 2026.
Selain wajib mengikuti seluruh rangkaian seleksi, calon mahasiswa Unhan juga harus memenuhi sejumlah persyaratan khusus.
Baca Juga: Registrasi SNPMB 2026 Resmi Dibuka! Ini Tahapan Penting yang Wajib Dipahami Siswa Kelas 12
Di antaranya, memiliki tinggi badan minimal 163 sentimeter untuk laki-laki dan 157 sentimeter untuk perempuan dengan berat badan proporsional yang dibuktikan melalui surat keterangan dari rumah sakit pemerintah atau rumah sakit TNI/Polri.
Calon peserta juga harus mampu mengoperasikan komputer, termasuk penggunaan internet dan Microsoft Office.
Mereka diwajibkan bersedia menandatangani surat perjanjian sebagai Kadet Mahasiswa yang memuat hak dan kewajiban selama masa pendidikan, serta surat pernyataan kesediaan menjadi Kader Intelektual Bela Negara dan bagian dari Komponen Cadangan.
Baca Juga: Gelombang Tinggi Berpotensi Terjang Sejumlah Perairan, BMKG Ingatkan Risiko Pelayaran
Persyaratan lainnya mencakup kesediaan untuk tidak menikah dan tidak hamil selama mengikuti pendidikan, tidak sedang menerima maupun akan menerima beasiswa lain, serta melampirkan surat persetujuan dari orang tua atau wali.
Seluruh mahasiswa juga diwajibkan tinggal di asrama selama masa studi di Unhan RI.
Bagi lulusan SMA atau sederajat dari luar negeri maupun sekolah internasional, diwajibkan melampirkan surat penyetaraan ijazah dan nilai.
Baca Juga: SK PPPK Paruh Waktu Tak Bisa Diunduh di MyASN, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Selain itu, calon mahasiswa harus belum pernah menikah secara hukum negara, agama, maupun adat, serta belum memiliki anak secara biologis.
Unhan juga menekankan pentingnya memiliki jiwa kejuangan dan komitmen kuat sebagai kader bela negara.
Peserta yang telah dinyatakan diterima dan mengikuti pembukaan pendidikan, tetapi kemudian mengundurkan diri, diwajibkan mengembalikan seluruh biaya seleksi dan operasional pendidikan yang telah dikeluarkan oleh negara.
Baca Juga: PPPK Paruh Waktu Tulungagung Digaji dari APBD 2026, Anggarannya Capai Rp 50 Miliar
Sebagai institusi pendidikan tinggi berbasis pertahanan, Unhan RI dikenal mencetak kader intelektual bela negara dengan disiplin tinggi melalui sistem pendidikan semi-militer.
Selain memperoleh pendidikan gratis, mahasiswa juga mendapatkan fasilitas asrama serta pembinaan karakter dan kepemimpinan secara intensif.***




