POJOKSATU.id, JAKARTA— Saat pendaftaran Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 tidak ada prioritas pelamar seperti halnya tahun lalu. Artinya tidak dikhususkan salah satu kategori honorer saja.
Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK) Kemendikbudristek Nunuk Suryani menyampaikan info seleksi PPPK 2024 itu kepada wartawan beberapa waktu lalu.
Dikatakan Nunuk, pemerintah akan memberikan kesempatan kepada seluruh honorer untuk bisa mendaftar seleksi PPPK 2024.
Disebutkannya, dalam diskusi informal tim teknis, saat pendaftaran tidak ada prioritas pelamar seperti halnya tahun 2023 lalu.
Baca Juga: Jadwal Euro Malam Ini Jumat 21 Juni: Slovakia, Polandia dan Belanda vs Prancis
Dengan membuka kesempatan kepada semua honorer untuk mendaftar PPPK 2024 diharapkan agar kesempatan tersebut bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya.
Dirjen Nunuk menambahkan KemenPAN-RB menginginkan saat pendaftaran semua kategori boleh mendaftar.
Namun, pemerintah nanti akan memberikan kekhususan kepada honorer termasuk P1 saat penentuan kelulusan.
Dimana nanti saat kelulusan baru akan diterapkan afirmasi. Afirmasi ini sesuai kategori yang diatur dalam PermenPAN-RB.
Diketahui, afirmasi ini adalah pemberian nilai tambahan atau nilai lebih kepada honorer tertentu.
Baca Juga: Ibunda Virgoun Menangis dan Pingsan usai Mendapati Kabar Putranya Ditangkap Gegara Kasus Narkoba
Dirjen Nunuk menegaskan komitmen pemerintah khususnya Kemendikbudristek untuk menuntaskan masalah guru honorer termasuk P1 dan tenaga kependidikan honorer.
Itu sebabnya, tahun ini tenaga kependidikan pun mendapatkan formasi di PPPK 2024.
"Kami sangat berharap pemda satu visi misi dengan pusat untuk menuntaskan masalah honorer. Kemendikbudristek tidak bisa berjalan sendiri dan butuh dukungan berbagai instansi terkait terutama pemda," tegas Dirjen Nunuk Suryani.
Info Simpang Siur
Belum adanya pengumuman resmi pemerintah terkait pembukaan pendaftaran PPPK 2024 berimbas pada munculnya info simpang siur.
"Makin lama pendaftaran PPPK 2024 dibuka, isunya kian santer saja. P1 swasta pada ketakutan semua," kata Dewan Pembina Forum Guru Honorer Negeri Lulus Passing Grade Seluruh Indonesia (FGHNLPSI) Heti Kustrianingsih.
Heti juga berharap PermenPAN-RB tentang Pengadaan PPPK 2024 tetap memprioritaskan P1 termasuk guru swasta. Sebab, P1 tersisa paling banyak dari guru swasta.
Salah satu info simpang siur itu adalah peserta prioritas satu (P1) tidak lagi menjadi prioritas pada seleksi PPPK 2024.
P1 ini merupakan guru honorer yang lulus passing grade pada seleksi PPPK 2021 dan belum mendapatkan formasi.
P1 makin resah lantaran ada kabar mereka akan digeser oleh guru honorer atau non-ASN yang masuk pendataan Badan Kepegawaian Negara (BKN).***




