POJOKSATU.ID - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) resmi membuka pendaftaran Seleksi Pendidikan Profesi Guru (PPG) Calon Guru Tahun 2026.
Program seleksi ini dibuka secara umum bagi calon guru dari berbagai macam bidang studi.
Melalui program PPG Calon Guru ini, para calon pendidik dipersiapkan untuk menjadi guru profesional yang tidak hanya mengajar, tetapi juga membimbing, menginspirasi, dan membersamai tumbuh kembang peserta didik.
Berdasarkan informasi resmi, masa pendaftaran seleksi ini dibuka mulai tanggal 27 Juni hingga 25 Juli 2026.
Baca Juga: Dua Kompetensi Utama dan Syarat Kesehatan Rohani untuk Lolos Seleksi PPG Calon Guru
Dalam proses pendaftarannya, muncul pertanyaan dari calon peserta mengenai urutan alur pendaftaran.
Pertanyaan tersebut adalah apakah peserta bisa melakukan pembayaran terlebih dahulu dan memilih lokasi Tempat Uji Kompetensi (TUK) yang baru sebelum mulai mengerjakan esai.
Menanggapi hal itu, Ditjen GTK memberikan jawaban resmi yang menjelaskan bahwa peserta memang dapat melakukan pembayaran dan memilih lokasi TUK terlebih dahulu sebelum mereka mengerjakan esai.
Langkah ini justru sangat disarankan agar peserta dapat segera memperoleh pilihan lokasi TUK yang sesuai dengan keinginan mereka.
Baca Juga: Mukmin SUCI 12, Guru Honorer yang Sempat Disanksi Sebelum Sukses di Panggung Komedi
Apabila proses pembayaran dilakukan mendekati batas akhir pendaftaran, terdapat beberapa kemungkinan munculnya kendala teknis maupun non-teknis.
Kendala tersebut di antaranya adalah lokasi TUK yang diinginkan sudah penuh, hanya tersedia lokasi yang jauh, atau terjadinya gangguan jaringan karena tingginya akses pendaftar ke sistem.
Oleh karena itu, peserta sebaiknya segera menyelesaikan pembayaran dan memilih lokasi TUK sesuai dengan kesiapan serta keberadaan peserta pada saat pelaksanaan tes substantif nanti.
Pelaksanaan tes substantif itu sendiri dijadwalkan akan berlangsung pada tanggal 3 sampai 7 Agustus.
Sementara itu, untuk pengisian esai dapat dikerjakan setelah proses tersebut, namun harus sudah diselesaikan agar peserta dapat mencetak kartu peserta ujian mereka masing-masing.***




