POJOKSATU.ID - Memasuki fase krusial pendaftaran Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP), Panselnas resmi membuka fitur Helpdesk SDM.
Layanan ini dirancang khusus untuk menangani berbagai laporan teknis dan kendala data pribadi yang dialami oleh para pelamar lulusan D-III hingga S-1.
Kehadiran Helpdesk ini menjadi angin segar, mengingat banyaknya laporan mengenai aksi tidak bertanggung jawab dari oknum yang mendaftarkan NIK orang lain tanpa izin.
Baca Juga: Pendaftaran KOPDES 2026 Diwarnai Aksi Pencatutan NIK Pelamar Oleh Oknum Tidak Bertanggung Jawab
Fitur Utama Layanan Helpdesk Panselnas SDM
Berdasarkan portal resmi Panselnas SDM, terdapat dua kategori bantuan utama yang bisa dimanfaatkan oleh pelamar:
1. Masalah Data Diri (NIK Didaftarkan Orang Lain)
Ini adalah layanan yang paling banyak dicari pada hari kedua.
Jika pelamar menemukan notifikasi bahwa NIK mereka sudah terdaftar padahal belum pernah membuat akun, mereka dapat memilih opsi "NIK Didaftarkan Orang Lain".
Jika verifikasi disetujui, riwayat pendaftaran palsu akan dihapus, sehingga pemilik NIK asli dapat melakukan registrasi ulang.
Baca Juga: Solusi Bagi Pelamar KDKMP dan KNMP 2026 yang NIK nya Didaftarkan Orang Lain Tanpa Izin
2. Masalah Keamanan Akun (Password)
Bagi pelamar yang mengalami kendala teknis saat masuk ke sistem, tersedia tiga fitur pemulihan:
- Reset Password
Untuk pelamar yang lupa kata sandi.
- Lupa Jawaban Pengaman 1 & 2
Fitur ini sangat krusial jika pelamar kehilangan akses penuh ke akun mereka dan perlu memverifikasi identitas melalui pertanyaan rahasia yang dibuat saat awal registrasi.
Setiap aduan yang masuk melalui Helpdesk akan divalidasi menggunakan sistem yang terhubung dengan KEMDAGRI dan KEMDIKTISAINTEK.
Baca Juga: Lolos KOPDES Seleksi KDKMP dan KNMP 2026 Peserta Akan Berstatus Sebagai Pegawai BUMN Non ASN
Hal ini memastikan bahwa hanya pemilik identitas asli yang bisa memulihkan atau menghapus data yang disalahgunakan.
Status sebagai Pegawai BUMN Non-ASN dalam program PHTC ini memang memicu antusiasme tinggi, namun pelamar diingatkan untuk tetap waspada.
Jangan pernah membagikan detail jawaban pengaman atau password kepada siapapun, termasuk oknum yang menjanjikan bantuan kelulusan.***




