POJOKSATU.id — Angin segar datang bagi mahasiswa yang tengah membutuhkan dukungan biaya pendidikan.

Program Beasiswa BCA Finance Peduli Tahun 2026 resmi dibuka dan memberikan kesempatan kepada mahasiswa program sarjana (S1) maupun diploma empat (D4) dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia untuk ikut mendaftar.

Kesempatan memperoleh bantuan pendidikan ini masih terbuka hingga Minggu, 21 Juni 2026.

Baca Juga: Universitas Stikubank Semarang Perkuat Reputasi sebagai Kampus Digital Berjiwa Entrepreneur

Program tersebut menyasar mahasiswa yang memiliki prestasi akademik baik, tetapi menghadapi kendala ekonomi serta belum menerima bantuan beasiswa dari lembaga atau program lain.

Berdasarkan informasi resmi penyelenggara, mahasiswa yang dinyatakan lolos seleksi nantinya akan menerima bantuan pendidikan senilai Rp3,5 juta pada setiap semester.

Tidak hanya bantuan dana kuliah, penerima beasiswa juga akan memperoleh pelatihan secara daring guna menunjang kemampuan diri sekaligus mempersiapkan diri menghadapi dunia profesional.

Baca Juga: Perkuat Jargon 'Jagoan Sinyal Se-Indonesia' SMARTFREN Gelar Fun Run 2026 di Lampung

Program pengembangan kapasitas tersebut dirancang untuk dapat diikuti mahasiswa ketika memasuki semester 8.

Pembekalan ini menjadi bagian dari upaya mempersiapkan peserta menghadapi dunia kerja setelah menyelesaikan studi.

Beasiswa BCA Finance Peduli 2026 terbuka untuk mahasiswa dari perguruan tinggi negeri (PTN) maupun perguruan tinggi swasta (PTS) di seluruh Indonesia tanpa batasan jurusan tertentu.

Baca Juga: Mantan Bupati Purwakarta Penuhi Panggilan Kejari soal Dugaan Gratifikasi Mobil Mewah

Kendati demikian, calon pendaftar wajib memenuhi sejumlah persyaratan akademik dan administrasi yang telah ditetapkan.

Peserta yang diperkenankan mendaftar merupakan mahasiswa aktif jenjang S1 atau D4 yang sedang menjalani pendidikan pada semester 4 sampai semester 6 saat masa pendaftaran berlangsung.

Khusus mahasiswa dari PTN, syarat akademik yang harus dipenuhi yakni memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) paling rendah 3,30 dengan Indeks Prestasi Semester (IPS) terakhir minimal 3,10.

Baca Juga: Wagub Jabar Berharap Persib Bandung Bisa Ukir Prestasi di Kancah Internasional

Adapun mahasiswa asal PTS diwajibkan memiliki capaian akademik berupa IPK sekurang-kurangnya 3,50 serta IPS terakhir minimal 3,30.

Selain memenuhi standar akademik, calon penerima beasiswa juga diharuskan aktif mengikuti kegiatan organisasi, baik organisasi kemahasiswaan, karang taruna, maupun organisasi nonpolitik lainnya.

Pendaftar juga tidak boleh memiliki riwayat keterlibatan dalam perkara pidana ataupun perdata, termasuk kasus penyalahgunaan narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAPZA).

Baca Juga: Magang Kemensetneg 2026 Resmi Dibuka, Siswa SMK dan Mahasiswa Wajib Cek Syaratnya!

Bagi peserta yang berhasil melewati seleksi tahap awal, terdapat sejumlah dokumen pendukung yang harus dilengkapi.

Berkas tersebut meliputi softcopy surat keterangan tidak mampu (SKTM) dari kelurahan sesuai alamat pada KTP, salinan tagihan listrik selama dua bulan terakhir, serta surat keterangan dari fakultas yang menyatakan bahwa mahasiswa terkait tidak sedang menerima beasiswa lain.

Jika hasil IPS atau IPK terbaru belum diterbitkan oleh kampus, peserta tetap diperbolehkan menggunakan nilai semester sebelumnya untuk sementara waktu.

Baca Juga: Disperindag Jabar Gelar Pasar Murah Jelang Iduladha, Kebutuhan Pokok Dijual dengan Harga Terjangkau

Meski demikian, pembaruan data akademik terbaru wajib disampaikan setelah nilai resmi diterbitkan.

Tata cara pengumpulan dokumen tambahan nantinya akan diinformasikan lebih lanjut setelah peserta dinyatakan lolos seleksi tahap pertama.

Sebelum melakukan pendaftaran, calon peserta disarankan memastikan jaringan internet dalam kondisi stabil.

Baca Juga: KDM Beri Bonus Rp1 Miliar untuk Persib Bandung Usai Juara Super League

Hal ini penting karena proses pengisian formulir hanya dapat dilakukan satu kali untuk setiap Nomor Induk Kependudukan (NIK).

Tahap awal pendaftaran dilakukan melalui formulir resmi yang telah disediakan penyelenggara.

Setelah seluruh data berhasil diisi, peserta akan memperoleh ID peserta beserta tautan untuk mengikuti tahap psikotes.

Baca Juga: Beli Rumah Tanpa KPR Bank Kini Makin Diminati, Ini Skema Pembayaran yang Banyak Dipakai Developer

Psikotes tersebut hanya bisa dikerjakan satu kali dengan durasi maksimal 10 menit.

Oleh karena itu, peserta disarankan mempersiapkan waktu, perangkat, serta kondisi jaringan dengan baik sebelum memulai pengerjaan tes.

Setelah seluruh tahapan selesai dilaksanakan, peserta diminta menyimpan ID peserta dengan baik karena akan digunakan dalam proses seleksi lanjutan.

Baca Juga: Strategi Free Biaya Rumah Subsidi Bisa Jadi Bumerang bagi Developer, Kok Bisa?

Untuk memperoleh informasi lebih lengkap terkait Beasiswa BCA Finance Peduli 2026, peserta dapat mengakses laman resmi penyelenggara atau menghubungi layanan pertanyaan melalui email pada hari kerja, yakni Senin hingga Jumat pukul 09.00 WIB sampai 17.00 WIB.***