POJOKSATU.ID - Menjelang akhir tahun 2025, pemerintah kembali membuka kesempatan bagi masyarakat yang belum atau ingin memperbarui data untuk mendapatkan bansos.

Periode pendaftaran dibuka dari 1 hingga 10 Desember 2025 dan kabar baiknya, kelompok dengan status desil tinggi kini mendapat peluang ajukan bantuan sosial.

Rilis terbaru menyebutkan bahwa periode pendaftaran ulang atau daftar baru bansos akan dibuka sampai 10 Desember 2025.

Bagi warga dengan desil menengah atau sedikit lebih tinggi termasuk desil 5 hingga 7 kabarnya ada kemungkinan untuk kembali diajukan atau diproses, selama kondisi dan data mendukung. 

Baca Juga: Datang ke Bencana, Heboh Varrell Bramasta Pakai Rompi ala Pasukan Tempur Netizen Ngeledek Siap Evakuasi atau Siap Perang?

Langkah ini muncul di tengah peninjauan kembali data penerima bansos lewat sistem terbaru di Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos), dengan harapan bantuan bisa lebih tepat sasaran.

Program bansos akhir tahun ini mencakup beberapa jenis bantuan:

Program Keluarga Harapan (PKH) bantuan untuk keluarga dengan ibu hamil, anak sekolah, lansia, penyandang disabilitas. 

Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) sembako bagi keluarga rentan/lansia/yang membutuhkan.

BLT Kesra — bantuan tunai khusus periode akhir tahun 2025.

Baca Juga: Bantu Korban Banjir Bandang, Penampilan Verrell Bramasta Malah Jadi Perdebatan Publik

Program-program ini selama ini dibatasi untuk penerima dalam desil tertentu (biasanya desil 1–5 untuk BPNT, 1–4 untuk BLT Kesra) berdasarkan data dari Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN).

Dalam pembaruan terakhir, ada kabar bahwa warga yang sebelumnya berada di desil menengah ke atas seperti desil 5 hingga 7 kini bisa kembali mengajukan bansos.

Ini membuka peluang bagi keluarga yang sebelumnya belum lolos seleksi. 

Pendaftaran ulang atau usulan baru bisa dilakukan melalui:

Aplikasi resmi milik Kemensos atau sistem pendaftaran social-welfare (tergantung kebijakan daerah).

Operator di tingkat desa/kelurahan lewat musyawarah lokal dan verifikasi data. 

Dengan demikian, bagi kamu atau keluarga yang tahun sebelumnya belum mendapat bansos atau pernah dicoret karena desil ini kesempatan untuk kembali diusulkan.

Pastikan data identitas dan ekonomi keluarga (NIK, status pekerjaan, penghasilan, aset) ditulis jujur dan lengkap.

Baca Juga: Tak Disangka, Viral Brimob yang Evakuasi Korban Longsor Ternyata Menemukan Ibunya Sendiri!

Segera daftar atau usulkan ulang lewat periode 1–10 Desember agar mendapat prioritas pemrosesan.

Hubungi petugas desa/kelurahan jika kamu kesulitan akses aplikasi seringkali pendaftaran bisa dibantu lewat jalur manual.

Siapkan dokumen pendukung bila diminta (KK, KTP, bukti penghasilan atau ketidakmampuan) supaya verifikasi berjalan lancar.

Meski kini desil 5–7 diberikan kesempatan, tidak berarti semua pengajuan otomatis diterima.

Baca Juga: Kisah Pilu Erik Andesa, Cari Ibu Sewa Alat Berat dengan Uang Pribadi, Ditemukan Wafat Masih Mengenakan Mukena, Pemerintahan Kemana?

Data ekonomi, kondisi rumah tangga, dan prioritas bantuan tetap menjadi pertimbangan.

Beberapa Keluarga Penerima Manfaat (KPM) tahun ini juga dicoret dari daftar karena dianggap sudah mampu.

Selain itu, pendaftaran lewat jalur digital resmi tetap direkomendasikan untuk menghindari oknum ilegal atau penipuan.***