POJOKSATU.id, UNIVERSITAS Gadjah Mada (UGM) kembali membuka pendaftaran untuk calon mahasiswa jalur International Undergraduate Program (IUP) untuk gelombang 2.
Jalur IUP gelombang 2 di UGM dimulai pada tanggal 10 April sampai dengan 14 Mei 2025. Adapun pelaksanaan ujian seleksi IUP dimulai pada tanggal 22 sampai dengan 25 Mei 2025. Kemudian akan diumumkan hasil ujian seleksi pada 4 Juni 2025.
Sekretaris Direktorat Pendidikan dan Pengajaran (DPP) UGM, Sigit Priyanta, mengungkapkan ada 31 program studi (prodi) yang tersedia untuk jalur IUP.
"Total kuota jalur IUP UGM, 1154 total kursi. Tentu saja itu terdistribusi di 31 program studi. Nah ini menjadi tambahan pertimbangan kepada kawan UGM untuk memilih dan mendaftar di banyak prodi,” ujar Sigit dikutip Pojoksatu.id dari laman resmi kampus tersebut, Rabu, 16 April 2025.
Baca Juga: UPDATE Pencairan Tambahan 1 Bulan TPG dalam THR 2025, Mana Saja Daerah yang Sudah Cair?
Sigit menjelaskan, IUP dirancang untuk memberikan pengalaman akademik dengan standar global, termasuk pengajaran dalam bahasa Inggris, kesempatan pertukaran pelajar, dan kolaborasi penelitian internasional.
Adapun persyaratan bagi calon mahasiswa untuk bisa mendaftar di program IUP UGM ini;
- Lulusan SMA/MA/SMK atau sederajat dalam tiga tahun terakhir dengan bukti ijazah
- Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang baik, dengan skor TOEFL sekitar 500-550 atau setara (IELTS atau AcEPT UGM), lulus seleksi Gadjah Mada Scholastic Test (GMST)
- Bersedia mengikuti berbagai seleksi lanjutan sesuai program studi yang dipilih.
Tahapan seleksi berdasarkan program studi dibagi menjadi dua kategori, yakni untuk Fakultas Teknik, proses seleksi menggunakan nilai rapor, nilai UTBK, CBT, serta bukti kemampuan bahasa Inggris. Selanjutnya di luar Fakultas Teknik menggunakan seleksi menggunakan tes bahasa Inggris dan skolastik (Accept dan GMST).
Bagi yang lolos tes pertama (GMST dan Accept) akan masuk ke tahap kedua, lanjut tes wawancara dan SJT (situational judgement test) untuk Fakultas Kedokteran, Kesehatan masyarakat, dan Keperawatan. Kemudian juga ada MMPI.
Di samping itu ada prodi yang menggunakan essay writing, yaitu di Fakultas Psikologi, Hukum, dan Fisipol. Kemudian ada juga Leaderless Group Discussion dan Forum Group Discussion untuk Fakultas Ekonomika dan Bisnis.
Untuk detailnya, calon pendaftar bisa mengakses langsung di laman um.ugm.ac.id.
Sementara ITU, Ketua Program Sarjana Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Gigi, drg Aryan Morita, menjelaskan IUP di Fakultas Kedokteran Gigi sendiri baru dibuka di tahun 2025 di pendaftaran Intake kedua IUP UGM.
“Mahasiswa-mahasiswa yang akan tergabung dalam IUP, akan mendapat paparan internasional. Di semester 6 atau tahun ketiga, mereka ini akan mengikuti mobilitas internasional universitas mitra dari FKG UGM dan yang pasti di semesternya nanti akan ada staf pengajar internasional yang berasal dari universitas mitra juga,” tuturnya.
Pengelola IUP Fakultas Geografi, Dr. Andung Bayu Sekaranom, menerangkan keunggulan dari program IUP di Fakultas Geografi ini selain berbasis kurikulum internasional dan staf pengajar lulusan master dan doktor dari perguruan tinggi di luar negeri, dan kesempatan mahasiswa mengikuti program pertukaran mahasiswa.
“Kita diwajibkan untuk exchange ke luar negeri minimal 6 bulan. Mereka tidak akan kaget untuk mengambil course di luar negeri, mereka bisa memilih beberapa universitas ternama di Eropa, ada yang Taiwan, Korea, Australia yang bisa diikuti oleh mahasiswa IUP nantinya,” jelasnya.
Baca Juga: Sempat Ingin Bunuh Diri usai Diselingkuhi Suaminya, Dilan Janiyar : Demi Allah, Sakit Banget
Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Prof Roto, M.Eng., Ph.D. menambahkan, beberapa prodi IUP yang dikelola FMIPA namun prodi IUP ilmu Komputer dan Ilmu Kimia sudah berjalan lebih dari 14 tahun.
“Tahun ini, kita membuka 3 program IUP baru, yaitu Matematika dengan konsentrasi Industrial Mathematic, Statistika fokusnya di Data Science, dan terakhir adalah Industrial Physic dari program studi fisika,” paparnya.
Untuk prodi IUP Ilmu Komputer, Ilmu Kimia, dan Elektronika dan Instrumentasi, pihaknya sudah membuka program double degree dengan universitas mitra dari luar negeri. “Di sisi lain, program IUP FMIPA ini juga menerima mahasiswa luar seperti dari Iran, Mesir, Jepang, dan sebagainya,” tambahnya.
Roto menyampaikan tips dalam memilih prodi dan bisa lolos seleksi prodi IUP. Pertama, sebelum mendaftar perlu diperhatikan soal pilihan karir, meminta restu orang tua, dan mendaftar lebih awal.
“Kalau sudah mantap masuk program IUP baru mendaftar. Kalau mendaftar semakin ke belakang, kuotanya juga akan menipis. Jadi, bisa dimulai dari sekarang,” ujarnya. ***



