POJOKSATU.ID – Proses pendaftaran Seleksi PPG Calon Guru Tahun 2026 yang dibuka oleh Ditjen GTK sejak 27 Juni hingga 25 Juli 2026 menarik minat banyak lulusan baru maupun pendaftar lama.
Namun, sejumlah peserta yang pernah mengikuti seleksi pada tahun 2025 kemarin mengaku menemui kendala teknis saat mencoba mendaftar kembali.
Mereka mengeluhkan sistem yang tidak bisa mengedit data biodata lama bahkan ketika mencoba melakukan opsi riset pendaftaran pada akun mereka.
Menanggapi kebingungan tersebut, pihak Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) memberikan penjelasan sekaligus solusi resmi bagi para pelamar.
Baca Juga: Ditjen GTK Beri Lampu Hijau Pendaftaran PPG Calon Guru 2026 Meski Ijazah Belum Keluar
Ditjen GTK menegaskan bahwa peserta lama yang ingin berjuang kembali tidak perlu membuat akun baru di sistem.
Akun lama yang sudah terdaftar pada tahun sebelumnya dipastikan tetap dapat digunakan untuk mengikuti seleksi tahun ini.
Kendati demikian, mekanisme pendaftaran tidak bisa dilakukan dengan cara langsung masuk atau login begitu saja menggunakan akun tahun 2025.
Masalah gagal edit biodata tersebut terjadi karena peserta langsung masuk tanpa mengikuti pembaruan sistem yang ada.
Baca Juga: Sudah Bayar Pajak Online tapi STNK Belum Dicap Pengesahan? Polisi Tegaskan Tetap Bisa Ditilang
Solusi utamanya adalah para peserta wajib melakukan proses pendaftaran kembali dari tahap awal melalui portal resmi PPG.
Langkah pertama yang harus diambil oleh pelamar lama adalah dengan memilih menu pendaftaran yang tersedia di halaman utama.
Setelah itu, sistem akan mengarahkan peserta untuk melakukan pengecekan atau verifikasi Nomor Induk Kependudukan (NIK) terlebih dahulu.
Pemilik akun lama harus dengan cermat mengikuti seluruh rangkaian tahapan verifikasi ini hingga berhasil masuk kembali ke halaman utama portal PPG.
Melalui prosedur ini, alur pendaftaran terbaru yang disediakan oleh sistem secara otomatis akan memperbarui hak akses edit data pelamar.
Dengan demikian, sinkronisasi data profil dan biodata baru untuk periode tahun 2026 dapat berjalan lancar tanpa teror eror atau kegagalan sistem lagi.
Pihak berwajib berharap penjelasan teknis ini dapat membantu mengurai kendala digital yang dihadapi oleh para alumni pelamar tahun lalu.
Bagi para pejuang guru profesional, ketelitian dalam mengikuti instruksi alur terbaru ini menjadi kunci penting kesuksesan administrasi awal mereka.
Segera tuntaskan tahapan pendaftaran ulang Anda sebelum batas waktu penutupan seleksi berakhir pada 25 Juli mendatang.***




