POJOKSATU.ID - Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengungkapkan bahwa Kota Medan masih mengalami kekurangan tenaga kesehatan dan tenaga pendidik atau guru.

Menyikapi kondisi ini, Pemko Medan membuka peluang untuk kembali melakukan perekrutan, terutama melalui skema Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

“Memang masih kurang tenaga kesehatan dan guru di Kota Medan. Jadi, bisa saja ke depan akan dilakukan penambahan, jika memang memungkinkan,” ujar Rico Waas dikutip dari Sumut Pos, Kamis (24/4/2025).

Baca Juga: DAFTAR PEMAIN Palembang Bank Sumsel Babel, BERTUMPU Pada Permaianan Marco Sedlacek dan Sigit Ardian di Final Four Proliga 2025, PADUAN SEGAR Mentereng

Perekrutan PPPK Jadi Solusi Kekurangan Tenaga Kesehatan dan Guru di Medan
Rico Waas menjelaskan bahwa kemungkinan besar rekrutmen akan dilakukan melalui jalur PPPK.

Disebutkannya, bahwa hal ini sedang menjadi perhatian serius Pemko Medan bersama Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan.

“Nanti mungkin akan ditampung melalui perekrutan PPPK,” tambah Rico, yang didampingi oleh Kepala BKPSDM Kota Medan, Subhan Fajri Harahap.

Baca Juga: Dosen Asal Semarang Muhammad Nastain Ditemukan Tewas Dalam Kos Sleman, Diduga Korban Pembunuhan, Begini Kata Polisi

Dijelaskan Rico, sebenarnya Pemko Medan berharap jumlah tenaga kesehatan di Kota Medan yang direkrut sebagai CPNS bisa lebih banyak dari yang dilantik pada Rabu (23/4/2025).

Akan tetapi, Pemko Medan berkomitmen untuk memaksimalkan jumlah tenaga kesehatan yang ada terlebih dahulu.

Pemko Medan Fokus Tingkatkan Kualitas Tenaga Kesehatan yang Ada
Meskipun berharap jumlah tenaga kesehatan yang direkrut sebagai CPNS bisa lebih banyak, Rico Waas menyatakan bahwa Pemko Medan akan fokus terlebih dahulu pada optimalisasi tenaga kesehatan yang sudah ada.

Baca Juga: Dokter Tifa Tanggapi Pelaporan Dirinya Soal Ijazah Jokowi, Baguslah Mau Saya Tagih Janjinya dan UGM

“Harapan kami sebenarnya jumlah tenaga kesehatan bisa lebih banyak, tapi yang ada sekarang akan kami maksimalkan sebaik mungkin,” jelasnya.

Rekrutmen Tenaga Medis Tak Bisa Sembarangan
Lebih lanjut, Wali Kota Rico menegaskan bahwa proses rekrutmen tenaga kesehatan tidak boleh dilakukan sembarangan.

Menurutnya, tenaga kesehatan yang direkrut harus benar-benar tenaga kesehatan yang memiliki kemampuan dan jiwa pengabdian yang tinggi sebagai pelayan masyarakat.

Baca Juga: Sosok Muhammad Nastain, Dosen Asal Semarang yang Ditemukan Tewas di Kamar Kos Sleman

Pemko Medan hanya akan menerima tenaga medis yang memiliki kompetensi tinggi dan dedikasi sebagai pelayan masyarakat.

“Kita butuh tenaga kesehatan yang memiliki spesialisasi dan pemahaman mendalam dalam bidang medis. Jadi, bukan hanya soal kuantitas, tapi kualitas juga sangat penting. Sambil menunggu penambahan jumlah, kita akan terus dorong agar kualitas tenaga kesehatan yang ada bisa lebih ditingkatkan,” pungkasnya. ***