POJOKSATU.ID - Pemerintah Kabupaten Batang resmi memperpanjang Surat Keputusan (SK) guru Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) formasi tahun 2020.
Kebijakan tersebut diambil meskipun kondisi keuangan daerah sedang terbatas dan mengalami pengurangan anggaran yang cukup signifikan.
Kepastian perpanjangan SK ini disampaikan langsung oleh Wakil Bupati Batang, Suyono, saat memimpin apel pagi di halaman Pendapa Kabupaten Batang, Senin (19/1/2026).
Keputusan ini menjadi bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjaga keberlangsungan pendidikan di Kabupaten Batang.
Anggaran Terbatas, Guru Tetap Jadi Prioritas
Wakil Bupati Batang Suyono mengungkapkan bahwa kondisi fiskal daerah saat ini sedang mengalami tekanan.
Bahkan, anggaran Kabupaten Batang disebut mengalami pengurangan hingga sekitar Rp258 miliar.
Baca Juga: ASN Wajib Tahu! Siapa Saja Penerima THR PNS 2026 Tertinggi? Ini Jabatan dengan Nominal Terbesarnya
Namun demikian, Pemkab Batang tetap memprioritaskan sektor pendidikan, khususnya keberlanjutan kerja para guru PPPK formasi tahun 2020.
Menurut Suyono, perpanjangan SK dilakukan setelah melalui berbagai pertimbangan matang, termasuk kemampuan keuangan daerah.
Di Batang, meskipun saat ini keuangan sangat sempit, bahkan berkurang sekitar Rp258 miliar, kami tetap memprioritaskan perpanjangan SK guru PPPK tahun 2020.
Guru Punya Peran Strategis
Suyono menegaskan bahwa guru memiliki peran yang sangat strategis dalam pembangunan sumber daya manusia.
Guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membentuk karakter dan moral generasi muda di Kabupaten Batang.
Guru adalah pihak yang memberikan cahaya ilmu dan membentuk karakter anak-anak kita. Karena itu, pemerintah berani mengambil keputusan ini.
Menurut Suryono, tanpa peran guru yang optimal, upaya mencerdaskan kehidupan bangsa di daerah akan sulit tercapai.
Baca Juga: Cara Cek THR PNS 2026, Ini Prediksi Jadwal Pencairan dan Rincian Lengkapnya
Oleh sebab itu, keberlangsungan kerja guru PPPK tetap dijaga meski harus di tengah keterbatasan anggaran.
Kinerja Guru PPPK Jadi Pertimbangan Utama
Selain faktor anggaran, perpanjangan SK guru PPPK formasi 2020 juga didasarkan pada kinerja para guru selama menjalankan tugas.
Suyono menyebut, hingga saat ini tidak ada laporan negatif dari masyarakat terkait proses belajar mengajar maupun pelayanan pendidikan yang diberikan.
Baca Juga: Gaji Guru PPPK Paruh Waktu Resmi dari APBD, Bukan Dana BOS, Ini Penjelasan Resminya
“Kinerja mereka dinilai baik, sehingga layak untuk diperpanjang,” kata Suyono dikutip dari Pemerintah Kabupaten Batang pada Senin, 19/01/2026 .
Evaluasi kinerja tersebut mencakup kedisiplinan, profesionalisme, serta kualitas pembelajaran yang diberikan kepada peserta didik di sekolah-sekolah.
Harapan Pemkab Batang kepada Guru PPPK
Dengan diperpanjangnya SK, Suyono berharap para guru PPPK dapat terus meningkatkan kualitas diri dan menjaga kepercayaan publik.
Ia menekankan pentingnya integritas dan dedikasi dalam menjalankan profesi sebagai pendidik.
“Jadilah guru yang hebat, berintegritas, profesional, dan berdedikasi tinggi, serta berakhlak dan bermoral, agar tetap diterima di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Pemkab Batang juga berharap para guru PPPK dapat menjadi teladan di lingkungan sekolah maupun masyarakat.
Perpanjangan SK guru PPPK formasi 2020 di Kabupaten Batang menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memprioritaskan sektor pendidikan.
Meski anggaran daerah mengalami pengurangan signifikan, Pemkab Batang tetap menilai keberadaan dan kinerja guru sebagai kebutuhan utama.
Baca Juga: Rincian Gaji PNS Kemenag 2026 Lengkap, Gaji Pokok hingga Tukin Capai Puluhan Juta
Dengan kinerja yang dinilai baik, para guru PPPK diharapkan terus memberikan kontribusi positif bagi dunia pendidikan di Batang.***




