POJOKSATU.id - Pemerintah Kabupaten Asahan menunjukkan komitmen nyata untuk meningkatkan kualitas pendidikan dengan menghibahkan tanah seluas 94.030 meter persegi atau sekira 10 hektar kepada Kementerian Agama (Kemenag).
Lahan yang diserahkan langsung oleh Bupati Taufik Zainal Arifin kepada Wakil Menteri Agama Romo Muhammad Syafi’i ini diperuntukkan khusus bagi pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia.
Langkah strategis ini diharapkan dapat melahirkan pusat pendidikan unggulan yang mencetak generasi muda cerdas, berakhlak, dan kompetitif secara global, sejalan dengan visi pendidikan nasional.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan menunjukkan komitmen nyata dalam peningkatan kualitas pendidikan dengan menghibahkan tanah seluas 94.030 meter persegi atau sekira 10 hektar kepada Kemenag).
Baca Juga: TERJAWAB! Hanya Kepala SPPG yang Bakal Diangkat Jadi PPPK, Ini Kata Kepala BKN Sumut
Sertifikat hibah diserahkan langsung oleh Bupati Asahan, Taufik Zainal Arifin, kepada Wakil Menteri Agama (Wamenag), Romo Muhammad Syafi’i, di Asahan, Rabu, 14 Januari 2026.
Lahan strategis ini diperuntukkan bagi pembangunan Madrasah Aliyah Negeri (MAN) Insan Cendekia Asahan, yang diharapkan menjadi kawah candradimuka untuk melahirkan generasi muda muslim yang cerdas, berakhlak, dan unggul.
Dalam sambutannya, Wamenag menyampaikan apresiasi tinggi atas kepedulian Pemda Asahan.
Ia menegaskan bahwa langkah ini sejalan dengan konsep pendidikan yang digagas Presiden Prabowo, yakni membentuk generasi muda yang cerdas intelektual, santun secara moral, dan mampu bersaing di tingkat global.
“Pendirian MAN Insan Cendekia merupakan jawaban atas lahirnya generasi masa depan bangsa yang lebih baik. Hanya di madrasah inilah nilai-nilai agama menjadi ujung tombak pembentukan karakter siswa yang sholeh, cerdas, dan berkualitas,” tegas Wamenag.
Baca Juga: Maraknya Pemutusan Kontrak PPPK, AP3KI Minta KemenPAN-RB dan DPR Bertindak Tegas, Ini Lengkapnya
Ia menambahkan, pendidikan madrasah dalam beberapa tahun terakhir telah mampu bersaing dengan pendidikan umum di berbagai aspek, mulai dari pengetahuan, sains teknologi, hingga olahraga dan seni.
Keunggulan tambahannya adalah penguatan spiritualitas sebagai fondasi karakter.
Bupati Taufik Zainal Arifin menjelaskan, hibah tanah ini merupakan bentuk tanggung jawab daerah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).
Dia berharap, melalui madrasah ini akan lahir generasi terbaik Asahan yang berkontribusi mewujudkan Generasi Emas Indonesia 2045.
“Lewat pendidikan madrasah, kami berharap lahir generasi muda yang cerdas, unggul, berakhlak, dan sholeh, yang dapat membanggakan daerah dan bangsa,” ujar Bupati.
Baca Juga: Mahasiswa UNNES Ubah Onclang dan Serai Jadi Disinfektan - Spray Anti-Nyamuk Ramah Lingkungan
Kepala Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Sumatera Utara turut menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kontribusi Pemkab Asahan.
Diharapkan, MAN Insan Cendekia Asahan dapat melahirkan siswa-siswi berprestasi yang mengharumkan nama daerah dan institusi pendidikan keagamaan.
Wamenag menegaskan komitmen Kemenag untuk segera membangun madrasah yang representatif dengan sarana dan prasarana pembelajaran yang memadai.
Pembangunan MAN Insan Cendekia Asahan diyakini akan memberikan kenyamanan dan kebanggaan bagi seluruh pihak, mulai dari siswa, orang tua, pemerintah daerah, hingga keluarga besar Kemenag. ***



