POJOKSATU.id - Persaingan masuk ke Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Model Medan pada tahun ajaran 2026/2027 semakin ketat.

Dari total 1.880 calon siswa yang mendaftar, hanya sekitar 700 orang yang akan diterima sesuai kuota yang tersedia.

Jumlah pendaftar tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 1.762 orang.

Baca Juga: Bukan Pengadaan Motor, Kepala BGN Dadan Hindayana Dicopot Karena Jual Beli Dapur MBG

Namun, kapasitas penerimaan tetap tidak berubah, yakni 20 rombongan belajar (rombel) dengan total sekitar 700 siswa.

Wakil Kepala MAN 2 Model Medan Bidang Kurikulum, Ahmad Badren Siregar, mengatakan seluruh peserta telah mengikuti tahapan seleksi yang berlangsung pada pertengahan Mei 2026.

Seleksi dilakukan melalui tes berbasis komputer (CBT) secara daring dan tes baca Al-Qur'an yang dilaksanakan di lingkungan MAN 2 Model Medan.

Baca Juga: Kejari Manggarai Barat Berhasil Pulihkan Kerugian Negara Rp2 Miliar Sepanjang 2026, Bukti Nyata Perang Lawan Korupsi

Untuk peserta yang memilih program asrama, terdapat tahapan tambahan berupa tes akademik dan wawancara.

Menurut Badren, wawancara difokuskan untuk mengukur kesiapan siswa mengikuti sistem pendidikan berasrama yang menekankan pendalaman agama, pembiasaan bahasa Arab dan bahasa Inggris, serta aktivitas belajar tambahan di luar jam sekolah.

"Program asrama memiliki karakteristik berbeda karena siswa akan mendapatkan penguatan materi keagamaan, pembelajaran bahasa asing, serta bimbingan belajar pada malam hari," ujarnya, dikutip Selasa (2/6/2026).

Baca Juga: Atasi Krisis Air Bersih, Kodim 0604 Karawang Resmikan Sumur Bor Program KASAD di SMAN 2 Klari

MAN 2 Model Medan membuka tiga jalur penerimaan, yakni reguler, afirmasi, dan program asrama.

Jalur afirmasi diperuntukkan bagi siswa berprestasi maupun peserta didik dari keluarga kurang mampu yang memenuhi persyaratan administrasi.

Sementara itu, program asrama hanya menyediakan sekitar 70 kursi atau setara dua rombongan belajar.

Program tersebut telah berjalan selama empat tahun dan menjadi salah satu daya tarik utama bagi calon siswa dari berbagai daerah.

Baca Juga: Pemkab Lombok Tengah Siapkan Dana Rp42 Miliar, Gaji Ke-13 ASN Segera Cair Setelah Regulasi Terbit

Tingginya minat masyarakat terlihat dari asal pendaftar yang tidak hanya berasal dari berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara, tetapi juga dari provinsi lain seperti Aceh, Riau, hingga Pulau Jawa.

Dengan rasio penerimaan sekitar 37 persen, MAN 2 Model Medan menjadi salah satu madrasah negeri favorit yang memiliki tingkat persaingan cukup tinggi di Sumatera Utara.

Pihak sekolah berharap proses seleksi mampu menjaring siswa yang unggul secara akademik, memiliki karakter kuat, dan mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. ***