POJOKSATU.ID - Pemerintah Aceh menunjukkan komitmen kuat dalam penanganan bencana hidrometeorologi.
Dengan menerjunkan sekitar 3.000 relawan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke berbagai daerah terdampak.
Ribuan ASN ini dikerahkan untuk memastikan pemulihan pascabencana berjalan cepat dan layanan dasar masyarakat tetap terpenuhi.
Baca Juga: Guru di 52 Daerah Bencana Dapat Tunjangan Rp2 Juta, Ini Penjelasan Resmi dan Cara Memastikannya
Langkah tersebut diambil menyusul masih berlangsungnya kondisi darurat akibat banjir, tanah longsor, dan cuaca ekstrem yang melanda sejumlah wilayah Aceh sejak akhir November 2025.
ASN Dikerahkan ke Daerah Terdampak Bencana
Relawan ASN tidak hanya ditugaskan membantu pemulihan fisik pascabencana, tetapi juga memastikan keberlangsungan layanan publik.
Fokus utama meliputi kebersihan lingkungan, pemulihan fasilitas umum, serta dukungan layanan kesehatan dan sosial bagi masyarakat terdampak.
Baca Juga: PPPK Tak Dibuka Lagi hingga 2030, Pemerintah Fokuskan PNS
Kehadiran ASN di lapangan diharapkan mampu mempercepat normalisasi aktivitas warga sekaligus meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.
Pelepasan Relawan Dipimpin Sekda Aceh
Pelepasan ribuan relawan ASN dilakukan melalui apel di Lapangan Upacara Kantor Gubernur Aceh, Minggu (28/12/2025).
Apel dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir, yang juga menjabat sebagai Ketua Posko Penanganan Bencana Hidrometeorologi Aceh.
Dalam arahannya, M. Nasir menyampaikan bahwa hingga akhir Desember, sejumlah daerah di Aceh masih merasakan dampak serius bencana.
Baik dari sisi lingkungan maupun terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Menjaga Layanan Dasar Tetap Berjalan
Menurut M. Nasir, penugasan relawan ASN merupakan bentuk kehadiran nyata pemerintah di tengah masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit.
Dikutip dari akun resmi DLHK Aceh pada Minggu, 28/12/2025, bapak Nasir mengatakan:
Baca Juga: Tak Ada Rekrutmen PPPK 5 Tahun ke Depan, Ini Arah Baru Pemerintah
“Penugasan ASN ini merupakan bagian dari upaya memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan dasar di masa sulit. Pemerintah hadir, bekerja, dan peduli"
Ia menegaskan bahwa bencana tidak hanya menyebabkan kerusakan fisik, tetapi juga berdampak pada terganggunya layanan dasar yang sangat dibutuhkan warga.
Tugas Relawan Selama Dua Hari
Ribuan ASN relawan dijadwalkan bertugas selama dua hari, yakni 29–30 Desember 2025.
Baca Juga: Kado Akhir Tahun, Pemerintah Cairkan Rapel THR dan Gaji ke-13 Guru serta ASN Daerah
Selama penugasan, mereka terlibat dalam berbagai kegiatan, mulai dari gotong royong membersihkan fasilitas umum, rumah ibadah, dan permukiman warga dari lumpur serta material sisa banjir.
Selain itu, relawan ASN juga membantu koordinasi layanan kesehatan, pendampingan warga rentan, serta penguatan layanan sosial di lokasi terdampak.
Wujud Empati dan Solidaritas Pemerintah
M. Nasir menekankan bahwa kehadiran ASN di lokasi bencana bukan sekadar membawa alat dan tenaga, tetapi juga menghadirkan empati dan solidaritas.
“Kita tidak hanya datang membawa alat dan tenaga, tetapi juga kepedulian. ASN turun langsung untuk mendengar, melihat, dan merasakan apa yang dialami warga,” katanya.
Menurutnya, pendekatan ini penting agar kebijakan dan langkah pemulihan benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
Penanganan Berlanjut dan Terkoordinasi
Penugasan relawan ASN disebut sebagai tahap awal penanganan bencana.
Pemerintah Aceh memastikan langkah-langkah lanjutan akan terus disesuaikan dengan perkembangan kondisi di lapangan.
Seluruh upaya penanganan dilakukan secara terkoordinasi antarinstansi, dengan mengutamakan keselamatan relawan serta menghormati kearifan lokal di masing-masing daerah terdampak.
Baca Juga: Lewat ASN Kalbar Peduli, BPSDM Dorong Kepemimpinan ASN yang Humanis
Usai apel pelepasan, relawan ASN bersama kendaraan dan logistik bantuan langsung diberangkatkan menuju berbagai wilayah terdampak bencana hidrometeorologi di Aceh.
Pengerahan 3.000 relawan ASN menjadi bukti kehadiran dan kepedulian Pemerintah Aceh dalam menangani dampak bencana hidrometeorologi.
Dengan keterlibatan langsung ASN, pemulihan diharapkan berjalan lebih cepat dan layanan dasar masyarakat tetap terjaga.***




