POJOKSATU.id - One Village One CEO (OVOC) Internasional di Lampung Barat menghadirkan pembelajaran langsung mengenai komoditas kopi, mulai dari proses budidaya hingga pengolahan pascapanen.

Kegiatan ini memberikan pengalaman kepada peserta untuk memahami potensi kopi Lampung Barat sebagai komoditas unggulan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan kunjungan ke Demplot Sekolah Kopi di Desa Purajaya, Lampung Barat.

Baca Juga: Kenapa Lesung Pipi Bisa Terbentuk? Ternyata Bukan Sekadar Faktor Keturunan

Bersama Deden Ramdani, S.P. dan Mulyanto dari UPTD Sekolah Kopi Lampung Barat, peserta mempelajari berbagai tahapan budidaya kopi sekaligus mengikuti praktik langsung di lapangan.

Selain memperoleh materi, peserta juga diajak menanam bibit kopi, memanen buah kopi, hingga melihat proses roasting sebagai bagian dari pengenalan tahapan pengolahan pascapanen.

Pelajari Budidaya Kopi dari Pembibitan hingga Panen
Pada sesi di Demplot Sekolah Kopi, peserta mendapatkan materi mengenai teknik pembibitan, pengenalan hama dan penyakit tanaman, serta karakteristik berbagai jenis kopi, seperti Arabika, Robusta, dan Liberika.

Baca Juga: Kebiasaan Membeli Buku tapi Tak Kunjung Dibaca, Apakah Termasuk Perilaku Konsumtif?

Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang diskusi, tetapi juga melalui praktik langsung di kebun.

Peserta berkesempatan menanam bibit kopi, memanen buah kopi, serta melihat secara langsung biji kopi yang telah melalui proses roasting.

Bertemu Bupati dan Praktik Pengolahan Kopi
Setelah kegiatan di Sekolah Kopi, peserta memenuhi undangan Bupati Lampung Barat, H. Parosil Mabsus.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi atas kehadiran peserta OVOC Internasional dan berharap kegiatan tersebut menjadi sarana memperkenalkan potensi kopi Lampung Barat sekaligus memperluas jejaring kolaborasi dalam pengembangan komoditas kopi.

Baca Juga: Program Studi yang Sangat Langka di Indonesia, Sastra Belanda UI: Belajar Bahasa, Sastra, dan Budaya Belanda, Jadi Apa?

Rangkaian pembelajaran kemudian dilanjutkan bersama Oky Widiatama selaku Local Champion Komoditas Kopi Lampung Barat.

Pada sesi ini, peserta mempelajari proses pengolahan kopi, mulai dari teknik pouring hingga roasting, untuk memahami tahapan yang menghasilkan cita rasa kopi berkualitas dan memiliki nilai tambah.

Melalui pengalaman belajar di lapangan, peserta OVOC Internasional tidak hanya mengenal proses budidaya kopi dari hulu hingga hilir, tetapi juga melihat bagaimana kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat mampu mengembangkan kopi Lampung Barat sebagai komoditas unggulan yang berdaya saing. ***