POJOKSATU.ID - Pelaksanaan pelantikan Aparatur Sipil Negara (ASN) dari jalur Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS)  2024 tahap 1 terus menunjukkan progres signifikan.

Hingga akhir April 2025, sebanyak 16 daerah melaksanakan penyerahan Surat Keputusan (SK) secara serentak.

Meski demikian, masih tersisa sembilan pemerintah daerah (pemda) yang belum menyelesaikan prosesnya.

Baca Juga: Prabowo Resmi Luncurkan PHTC di Hari Pendidikan 2025, Ada Bantuan bagi Guru Jenjang S1 dan D4

Pelantikan yang dilakukan secara kolektif itu menjangkau berbagai wilayah di Indonesia, termasuk yang berada dalam cakupan Kantor Regional (Kanreg) I hingga Kanreg X Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Seremonial pelantikan dilakukan pada akhir April dan menyebabkan TMT (Terhitung Mulai Tanggal) pegawai ditetapkan mulai Mei 2025.

“Luar biasa, Bapak-Ibu. Kanreg ini 16 daerah langsung penyerahan secara serentak, baik CPNS maupun PPPK,” ujar narator dalam kanal YouTube Abu Bakar yang mengunggah perkembangan ini, dikutip Pojoksatu.id pada Jumat 2 Mei 2025.

Baca Juga: Komplotan Pembobol Minimarket dan ATM Dibekuk Polres Karawang

Pelantikan Serentak Dominasi Jawa Timur dan Jawa Tengah

Di Kanreg II Surabaya, penyerahan SK dilakukan berturut-turut mulai 21 hingga 30 April.

Beberapa daerah seperti Bondowoso, Blitar, Sampang, Magetan, dan Bojonegoro melaksanakan pelantikan bersamaan pada 30 April.

Baca Juga: Klub Mourinho Bidik Dusan Vlahovic dari Juventus, Transfer Bergantung Penjualan En-Nesyri

Sedangkan daerah lain seperti Sumenep, Gresik, Probolinggo, Mojokerto, Pasuruan, dan Surabaya juga telah tuntas beberapa hari sebelumnya.

“Lima instansi serentak tanggal 30 April: Bondowoso, Blitar, Sampang, Magetan, Bojonegoro. Yang lainnya menyusul di tanggal 21 hingga 29 April,” ungkap sumber dalam video tersebut.

Sementara itu, di wilayah Kanreg I Yogyakarta, sejumlah pemda seperti Pemda DIY hingga Magelang menunjukkan progres sangat baik.

Daerah-daerah seperti Pati dan wilayah Jawa Tengah juga sudah mencapai 100 persen, kecuali Salatiga yang tidak mengusulkan formasi PPPK tahun ini.

Wilayah Barat dan Timur

Data dari Kanreg III Bandung memperlihatkan masih ada daerah yang belum mencapai 100 persen.

Misalnya, Kabupaten Majalengka masih menyisakan 239 orang, Kota Tangerang 39, dan Tangerang Selatan 402 orang.

Baca Juga: Ada 13 Wakil Menteri Rangkap Jabatan di Kabinet Prabowo, Mahfud MD : Tidak Adil Sama Sekali

Wilayah lain seperti Kabupaten Serang dan Lebak juga masih dalam proses penyelesaian.

“Yang tidak disebutkan itu sudah selesai semua,” jelas narator saat menampilkan rekap visual data.

Sementara itu, di Kanreg IV Makassar, proses masih terbatas dengan update yang relatif kecil.

Beberapa daerah yang sudah mengantongi SK di antaranya adalah Sulawesi Selatan (Wajo, Bone), Sulawesi Tengah (Toli-Toli, Banggai), hingga Sulawesi Tenggara dan Maluku.

Guru menjadi kelompok yang paling banyak mendapatkan SK di wilayah timur Indonesia.

Baca Juga: DEBUT Megawati di Proliga 2025, Unggul Lalu TERJUN BEBAS! Gresik Petrokimia KALAH DRAMATIS dari Pertamina Enduro, Skuad Jordan Thompson ke GRAND FINAL

Kabupaten Morowali, Buton Selatan, Kolaka Utara, dan Kendari termasuk dalam daftar yang sudah menyelesaikan proses.

Beberapa daerah di Maluku seperti Buru, Tual, dan Buru Selatan juga telah rampung.

DKI Jakarta dan Kalimantan Barat Masih Proses Finalisasi

Pada Kanreg V, progres PPPK DKI Jakarta masih nihil alias belum ada update terbaru.

Namun sebagian besar daerah di Provinsi Lampung telah menyelesaikan hampir seluruh prosesnya.

Meski begitu, terjadi penurunan status penyelesaian di Lampung yang awalnya sudah 100 persen, kini kembali menjadi 99 persen.

Di Kalimantan Barat, Pontianak tercatat sudah mencapai 100 persen, sementara daerah lain seperti Singkawang, Kapuas Hulu, dan Sambas masih berada di angka 99 persen.

Baca Juga: Harusnya Jokowi Melawan Secara Akademis, Bersama UGM Bisa Tampilkan Keaslian Ijazahnya ke Publik

Beberapa daerah seperti Sanggau dan Sekadau tercatat di bawah 96 persen.

“Kemarin sudah 100 persen, ini balik lagi ke 99 persen,” ujar narator terkait status Lampung.

NTT, NTB, dan Bali: Campuran Antara Tuntas dan Zong

Kanreg X yang meliputi Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) menunjukkan dinamika berbeda.

Daerah seperti Denpasar, Jembrana, Tabanan, dan Badung di Provinsi Bali telah mencapai 100 persen. Namun di Gianyar dan Karangasem, progresnya masih di bawah 90 persen.

Sementara di NTB, Lombok Timur, Mataram, dan Bima telah rampung. Namun Lombok Tengah, Sumbawa Barat, dan Dompu masih berada di kisaran 70 persen hingga 90 persen.

Baca Juga: Pro Player MLBB, Julian Udil Ardiansyah Ramai di Medsos, Klarifikasi Isu Asusila dan Tindak Kriminal

Untuk NTT, hanya beberapa daerah seperti Ngada, Manggarai Barat, dan Sumba Barat Daya yang sudah 100 persen.

Daerah lainnya masih menunjukkan angka yang rendah. Kabupaten Sikka bahkan hanya mencatat 19 persen penyelesaian, sementara Sumba Timur hanya 2 persen.

“NTT ada yang 100 persen, tapi Manggarai Timur baru 48, Sikka 19, dan Sumba Timur hanya dua orang,” jelasnya.

Hingga kini, Kanreg VI hingga Kanreg XIV belum menunjukkan pembaruan berarti.

Beberapa masih nihil update (zong) dan belum ada informasi mengenai waktu pelantikan atau penyerahan SK.

Hal ini tentu menjadi perhatian bagi peserta PPPK dan CPNS yang belum menerima SK di wilayah tersebut.

Proses pelantikan ASN dari formasi PPPK dan CPNS tahap 1 ini menjadi agenda penting nasional. Pemerintah terus mendorong penyelesaian secara cepat dan menyeluruh.

Meskipun mayoritas daerah sudah mencapai 100 persen, penyelesaian di sembilan daerah tersisa tetap menjadi sorotan utama.***