POJOKSATU.ID - Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi melantik sebanyak 9.411 Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu.

Dalam sebuah prosesi besar yang digelar di halaman Bumi Gora, Kantor Gubernur NTB, Selasa, 23 Desember 2025.

Pelantikan ini menjadi momen bersejarah bagi ribuan tenaga non-ASN yang telah menunggu kepastian status selama bertahun-tahun.

Pelantikan dipimpin langsung oleh Gubernur NTB, Dr. Muhamad Iqbal, yang akrab disapa Miq Iqbal.

Baca Juga: Resmi Berlaku! Ini Rincian Gaji Pokok PNS 2026 per Golongan, Cek Tabel Lengkapnya di Sini

Dalam arahannya, Gubernur menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu yang dilantik hari ini akan menjadi kekuatan utama dalam mendukung pelayanan publik di lingkup Pemerintah Provinsi NTB.

 

PPPK Paruh Waktu Disebut Tulang Punggung Pelayanan Publik

Di hadapan ribuan PPPK Paruh Waktu yang hadir, Miq Iqbal menegaskan peran strategis yang kini diemban para pegawai tersebut.

Menurutnya, keberadaan PPPK Paruh Waktu sangat menentukan kualitas layanan pemerintah kepada masyarakat.

“Kalian adalah tulang punggung pelayanan publik di lingkup Pemerintah Provinsi NTB,” tegas Miq Iqbal dikutip dari akun resmi Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Baca Juga: TKA SD dan SMP 2026 Siap Digelar, Terintegrasi Asesmen Nasional

Pernyataan ini menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu tidak diposisikan sebagai pelengkap, melainkan sebagai bagian penting dalam roda birokrasi daerah ke depan.

 

Dua Nilai Utama, Kualitas dan Komitmen

Gubernur NTB menyampaikan dua nilai utama yang harus dimiliki PPPK Paruh Waktu dalam menjalankan tugas.

1. Kualitas, baik dalam bekerja maupun dalam pengabdian kepada masyarakat.

2. Komitmen untuk terus memberikan yang terbaik bagi daerah.

Menurut Miq Iqbal, kualitas kerja harus berjalan beriringan dengan komitmen yang kuat.

Namun jika keduanya tidak bisa dipenuhi secara bersamaan, maka komitmen menjadi hal yang tidak boleh ditawar.

Baca Juga: Ini Jadwal TKA SD dan SMP 2026, Lengkap dengan Mata Pelajaran Wajib dan Pilihannya

“Jika teman-teman tidak mampu memiliki keduanya, setidaknya harus memiliki komitmen. Karena berkualitas tanpa komitmen tidak ada artinya,” ujarnya.

 

Pengabdian sebagai Ibadah

Dalam kesempatan tersebut, Miq Iqbal juga mengajak PPPK Paruh Waktu menjadikan pengabdian sebagai bentuk ibadah.

Ia mengingatkan bahwa pelantikan ini merupakan hasil dari penantian panjang dan perjuangan yang tidak mudah.

Gubernur meminta seluruh PPPK Paruh Waktu untuk selalu bersyukur atas capaian yang diraih.

Baca Juga: Mobil Unyil untuk Guru, Kendaraan Sederhana dengan Makna Besar untuk Pendidikan Indonesia, Simak Penjelasanya

Pasalnya, masih ada ratusan tenaga non-ASN di lingkungan Pemprov NTB yang belum mendapatkan kesempatan yang sama.

“Jangan lupa bersyukur, karena di luar sana ada 518 orang di lingkungan Pemprov NTB yang belum seberuntung teman-teman semua,” ucapnya.

 

Penyerahan SK dan Apresiasi Masa Pengabdian

Dalam rangkaian acara pelantikan, dilakukan pula penyerahan Surat Keputusan (SK) PPPK Paruh Waktu kepada puluhan perwakilan.

Mereka dipilih dari PPPK Paruh Waktu dengan masa pengabdian yang sangat lama, baik dari tenaga teknis maupun guru SMA, SMK, dan SLB di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB.

Penyerahan SK ini menjadi simbol penghargaan atas dedikasi panjang para pegawai yang telah lama mengabdi sebelum akhirnya memperoleh kepastian status.

Usai memberikan arahan, Gubernur NTB juga menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi langsung dengan ribuan PPPK Paruh Waktu yang hadir dalam pelantikan tersebut.

 

Dihadiri Jajaran Pimpinan Provinsi NTB

Pelantikan PPPK Paruh Waktu ini turut dihadiri sejumlah pejabat penting di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB. Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur NTB Hj.

Baca Juga: Kabar Bahagia untuk Guru! Mobil Unyil, Kendaraan Nasional Merah Putih Siap Jadi Mobil Dinas Guru Indonesia

Indah Dhamayanti Putri, Penjabat Sekretaris Daerah NTB H. Lalu Moh. Fauzal, serta para Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lingkup Pemprov NTB.

Kehadiran para pejabat ini menegaskan keseriusan pemerintah daerah dalam menata sumber daya aparatur dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

 

Harapan untuk NTB Maju dan Mendunia

Di akhir arahannya, Miq Iqbal menyampaikan harapan besar agar PPPK Paruh Waktu mampu menjadi abdi negara yang kuat, berintegritas, dan siap berkontribusi dalam mewujudkan NTB yang maju dan makmur.

Ia menekankan pentingnya komitmen bersama untuk membawa NTB semakin dikenal dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global.

Baca Juga: TKA SD dan SMP 2026 Siap Digelar, Terintegrasi Asesmen Nasional

Pelantikan 9.411 PPPK Paruh Waktu di lingkungan Pemerintah Provinsi NTB menjadi tonggak penting dalam penataan aparatur daerah.

Gubernur NTB menegaskan bahwa PPPK Paruh Waktu adalah tulang punggung pelayanan publik yang dituntut bekerja berkualitas dan berkomitmen.

Dengan status baru ini, PPPK Paruh Waktu diharapkan mampu menjadikan pengabdian sebagai ibadah dan berkontribusi nyata.

Dalam mendorong NTB menuju daerah yang maju, makmur, dan mendunia.***