POJOKSATU.id - Tahap wawancara PPPK Badan Gizi Nasional (BGN) menjadi salah satu sesi paling menentukan dalam proses seleksi pegawai pemerintah tahun 2025.

Banyak pelamar mengaku kesulitan karena pertanyaan yang diajukan tidak hanya menguji kemampuan teknis.

Tetapi juga integritas, komitmen, dan kecakapan dalam menghadapi tantangan di lapangan.

Baca Juga: Mulai 2025, Kenaikan Pangkat ASN Bisa Lebih Cepat, Cukup Penuhi Kinerja dan Kompetensi, Simak Penjelasannya

Untuk membantu pelamar memahami pola pertanyaan yang sering muncul, berikut rangkuman contoh soal wawancara PPPK BGN 2025 lengkap dengan jawaban.

Disusun berdasarkan referensi dari beberapa media nasional.

Wawancara PPPK BGN menilai aspek yang jauh lebih mendalam dibanding seleksi administrasi.

Baca Juga: Pemkab Tangerang Sabet Predikat 'Sangat Inovatif' pada IGA 2025, Terobosan Lintas Sektor Diapresiasi Kemendagri

“Tes wawancara BGN menilai integritas, moralitas, kejujuran, etika, komitmen, serta kepatuhan terhadap aturan dan peraturan kerja,”
dikutip dari Radar Semarang, 11 Desember 2025.


Soal 1: Mengapa Anda Melamar PPPK BGN 2025?

Jawaban:

“Saya melihat BGN memiliki peran strategis dalam memperbaiki kualitas gizi nasional."

"Dengan pengalaman dan keilmuan yang saya miliki, saya ingin berkontribusi langsung pada pelayanan publik di bidang gizi dan kesehatan masyarakat.”

Baca Juga: Jelang Nataru, Disperindag Tangerang Cek Akurasi Alat Ukur BBM di Enam SPBU Padat Kendaraan


Soal 2: Apakah Anda Siap Bekerja Profesional Sesuai Kode Etik?

Jawaban:

“Saya berkomitmen menjaga integritas dan profesionalitas."

"Saya memahami bahwa PPPK BGN harus bekerja sesuai prosedur, regulasi, dan standar pelayanan gizi yang telah ditetapkan pemerintah.”


Soal 3: Ceritakan Pengalaman Anda di Bidang Gizi

Jawaban:

Baca Juga: Takut Diserang Lagi, Pedagang Berebut Selamatkan Barang Jelang Isu Serangan Lanjutan!

“Saya pernah terlibat dalam program peningkatan gizi balita di tingkat desa"

"Termasuk pemilihan bahan makanan, perencanaan menu, hingga edukasi kepada masyarakat.”


Soal 4: Bagaimana Sikap Anda Jika Menemukan Bahan Makanan Tidak Segar?

Jawaban:

“Bahan tidak segar harus langsung dipisahkan dan tidak digunakan."

"Hal ini untuk mempertahankan kualitas gizi dan mencegah risiko kesehatan bagi penerima manfaat.”

Baca Juga: Kabar Resmi CPNS 2026 Kemenkeu, Purbaya Ungkap Skema Gaji Baru yang Bikin Saingan Makin Ketat


Soal 5: Sebutkan Cara Menjaga Makanan Tetap Segar

Jawaban:

“Saya memanfaatkan teknik penyimpanan sesuai karakteristik bahan, seperti pendinginan untuk sayuran dan ruang kering untuk umbi.

"Pemisahan bahan basah dan kering juga menjadi langkah penting.”

Baca Juga: Nama Tersangka Pembalakan Liar Sudah di Tangan Kapolri, Mengapa Masih Disembunyikan?


Soal 6: Apakah Anda Bersedia Ditempatkan di Luar Provinsi?

Jawaban:

“Saya siap ditempatkan di daerah mana pun, karena saya ingin memperluas pengalaman dan sudah mendapat dukungan keluarga untuk menjalankan amanah di wilayah berbeda.”


Soal 7: Bagaimana Jika Anda Berselisih dengan Rekan Kerja?

Jawaban:

“Saya memilih berdiskusi secara terbuka dan mencari solusi bersama. Dalam pekerjaan gizi, kerja tim lebih penting daripada ego pribadi.”

Baca Juga: Gubernur Banten Guyur Bonus untuk Atlet Berprestasi, Targetkan Prestasi Lebih Ganas di Ajang Nasional


Soal 8: Apakah Anda Siap Kerja Shift Malam?

Jawaban:

“Siap. Tugas pelayanan publik kadang membutuhkan fleksibilitas waktu, dan saya bersedia bekerja sesuai kebutuhan instansi.”


Soal 9: Apa Pendapat Anda tentang Program MBG?

Jawaban:

“Program MBG sangat penting untuk meningkatkan status gizi nasional, tetapi juga harus diawasi agar transparan dan tepat sasaran.”

Baca Juga: Gagasan Kementerian Bencana Dibalas Susi Pudjiastuti, Pemikiran Macam Apa Ini?


Soal 10: Sebutkan Salah Satu Bahan Makanan Rekomendasi MBG

Jawaban:

“Telur adalah bahan terbaik karena kandungan proteinnya tinggi, mudah diolah, dan terjangkau untuk penerima bantuan gizi.”


Tips Penting Agar Lolos Wawancara PPPK BGN 2025

- Berikan jawaban dengan contoh nyata dari pengalaman Anda.

- Tunjukkan integritas dan profesionalitas.

- Sampaikan komitmen terhadap pelayanan publik.

- Jangan menghafal jawaban, tetapi pahami konteksnya.

- Jaga gestur, kontak mata, dan nada bicara.

Wawancara PPPK bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga karakter dan motivasi bekerja di sektor publik.***