POJOKSATU.id - Pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) membantu peserta didik menumbuhkan keingintahuannya terhadap fenomenal alam semesta yang terjadi.

Capaian pembelajaran di kelas 7 Ilmu Pengetahuan Alam fase D menekankan kemampuan peserta didik dalam menggunakan berbagai alat bantu pengukuran dan pengamatan.

Mereka diharapkan mampu melakukan pengamatan secara cermat.

Peserta didik juga perlu memperhatikan detail penting dari objek yang sedang diteliti.

Mereka juga mampu mengajukan pertanyaan lanjutan secara mandiri guna memperjelas hasil pengamatan serta membuat prediksi terkait penyelidikan ilmiah.

Baca Juga: AKBP Basuki Sempat Minta Laptop dan Ponsel Dosen Untag Dwinanda Levi, Namun Ditolak Penyidik

Selain itu, pelajar merencanakan dan menjalankan langkah-langkah operasional berdasarkan referensi yang tepat untuk menjawab pertanyaan penelitian.

Dalam proses penyelidikan, peserta didik memanfaatkan beragam variabel untuk membuktikan prediksi.

Data yang diperoleh kemudian disajikan dalam bentuk tabel, grafik, atau model.

Mereka juga menjelaskan hasil pengamatan serta pola hubungan dalam data, baik secara digital maupun non digital.

Berikut merupakan matriks tujuan pembelajaran dan ringkasan materi mengenai Gaya dan Gerak yang sesuai dengan tujuan pembelajaran IPA kelas 7 Kurikulum Merdeka bab 4 semester 2.

Baca Juga: Viral! KPM Pantau SIKS-NG, dari Bayar Pending Hingga Sudah Salur pada PKH BPNT, Ini Arti Statusnya

Bab IV: Gerak dan Gaya

Tujuan Pembelajaran

1. Gerak

Peserta didik mampu memahami konsep gerak, kecepatan dan percepatan.

2. Gaya

Peserta didik mampu memahami Hukum Newton.

Konsep Gerak

Gerak adalah perubahan posisi suatu benda terhadap titik acuan dalam selang waktu tertentu.

Sebuah benda dikatakan bergerak apabila posisinya berubah.

Jika posisi tidak berubah meskipun ada waktu yang berjalan, benda dikatakan diam.

Baca Juga: Viral Ustadzah Ning Umi Laila Goda Anak Kecil, Netizen Murka: Dakwah Kok Begitu?

1. Perpindahan dan Jarak Tempuh

Jarak tempuh adalah panjang lintasan yang dilalui benda.

Nilainya selalu positif dan tidak memperhatikan arah.

Perpindahan adalah perubahan posisi dari titik awal ke titik akhir.

Nilainya dapat positif, negatif, atau nol, bergantung arah dan posisi akhir.

Contoh:

Jika seorang siswa berjalan memutar lapangan dan kembali ke titik awal, jaraknya besar tetapi perpindahannya nol.

2. Kecepatan

Kecepatan menunjukkan berapa cepat suatu benda bergerak dalam waktu tertentu.

Rumus umum:
1. rumus kecepatan


Kecepatan memiliki arah, sehingga dapat bernilai positif atau negatif, tergantung acuan.

Baca Juga: UTBK-SNBT 2026 Hanya Satu Gelombang, Begini Jadwal dan Aturannya

3. Percepatan

Percepatan adalah perubahan kecepatan setiap selang waktu.

Rumus:

Percepatan dapat berwujud, yakni percepatan positif (gerak semakin cepat) dan percepatan negatif atau perlambatan (gerak semakin lambat).

Percepatan menjelaskan bagaimana gerak benda dapat berubah dari lambat menjadi cepat, atau sebaliknya.

Baca Juga: KKS Merah Putih Gelombang November, Pembagian Kolektif di Desa Buat Banyak KPM Langsung Terima Bantuan, Cair Mengalir!

Konsep Gaya

Gaya adalah dorongan atau tarikan yang dapat mengubah gerak, bentuk, atau arah suatu benda.

1. Hukum Newton tentang Gerak

Hukum I Newton (Hukum Kelembaman)

Benda akan tetap diam atau bergerak lurus beraturan jika tidak ada gaya yang bekerja pada benda.

Contohnya, koin di atas kertas yang tetap diam ketika kertas ditarik cepat.

Hukum II Newton

Percepatan suatu benda bergantung pada besar gaya dan massa benda.

Rumus:



Artinya:

gaya besar berarti percepatan besar, sedangkan jika massa besar berarti percepatan lebih kecil.

Hukum III Newton (Aksi-Reaksi)

Setiap aksi memiliki reaksi yang besarnya sama dan arahnya berlawanan.

Contohnya, roket dapat meluncur karena gas terdorong ke bawah.

Baca Juga: Akhir Manis Kisah Penuh Kesetiaan, Shin Min Ah dan Kim Woo Bin Umumkan Menikah Bulan Depan setelah 10 Tahun Berpacaran

Pembelajaran Bermakna yang Ditekankan

1. Perbedaan jarak dan perpindahan, maka memahami bahwa jarak = panjang lintasan, perpindahan = perubahan posisi.

2. Benda berpindah, ketika posisinya berubah dari titik acuan.

3. Menentukan kecepatan, dapat menggunakan data perpindahan dan waktu.

4. Pengaruh percepatan, perubahan kecepatan karena gaya.

5. Gaya memunculkan gerak, artinya sesuai Hukum Newton, gaya dapat mengubah keadaan gerak benda.

Bab Gerak dan Gaya menjadi dasar penting untuk memahami bagaimana benda bergerak dan apa saja faktor yang memengaruhi pergerakannya.

Baca Juga: Bobol Platform Kripto Inggris, Pria Bandung Raup Rp6,6 Miliar Sebelum Ditangkap

Melalui pembahasan mengenai jarak, perpindahan, kecepatan, hingga percepatan, peserta didik diajak mengenali konsep gerak secara ilmiah dan aplikatif.

Pendalaman terhadap Hukum Newton juga membantu siswa memahami hubungan antara gaya dan perubahan gerak pada suatu benda.

Peserta didik dapat mempelajari berbagai konsep gerak melalui bab ini.

Mereka tidak hanya mampu menjelaskan fenomena gerak di sekitar, tetapi juga memahami cara kerjanya.

Selain itu, peserta didik dapat melakukan percobaan sederhana untuk membuktikan konsep-konsep tersebut.

Baca Juga: 50 Contoh Soal TES PROFILING ASN 2025, Lengkap Jawaban dan Pembahasan, Materi POTENSI KOGNITIF hingga TRIPATHA KARIR

Pemahaman ini diharapkan menjadi bekal penting dalam mempelajari materi fisika berikutnya serta menumbuhkan cara berpikir kritis dan ilmiah dalam kehidupan sehari-hari.

Pelajarilah dengan baik ringkasan materi tersebut supaya lebih memahami materi mengenai Gaya dan Gerak.

Jangan ragu untuk bertanya pada guru jika ada hal yang belum dipahami. ***