POJOKSATU.id — Ajang Sobat Competition 2025 resmi berakhir dengan mencatat 1.028 karya inovasi dari pelajar, mahasiswa, dan pendidik di seluruh Indonesia.
Kompetisi tahunan yang digelar PT United Tractors Tbk (UT) bersama Yayasan Karya Bakti United Tractors (YKBUT) ini berlangsung selama lima bulan, dari Juni hingga Oktober 2025.
Kontribusi SOBAT untuk Pendidikan Indonesia
Program SOBAT merupakan kontribusi nyata United Tractors melalui program CSR bidang pendidikan untuk membangun masa depan bangsa yang berkelanjutan.
Pembinaan dan pendampingan dilakukan di berbagai jenjang pendidikan di seluruh Indonesia.
Program ini selaras dengan Sustainable Development Goals (SDGs) poin keempat tentang pendidikan berkualitas yang inklusif dan merata.
Dengan end in mind meningkatkan kapasitas sekolah yang mampu bersaing, tangguh, dan berdampak positif bagi daerahnya, SOBAT memiliki beberapa indikator, yaitu:
- Menciptakan lulusan atau SDM berkualitas yang ahli di bidangnya.
Baca Juga: Semangat Baru dari HKG PKK ke-53, Tinawati Ajak Kader Terus Berinovasi
- Membangun reputasi sekolah yang baik dan menjadi unggulan.
- Mendorong prestasi dalam ilmu pengetahuan baik teknis maupun non-teknis.
Sampai saat ini, SOBAT telah membina 1.614 sekolah dan 4.728 guru di seluruh Indonesia.
Dalam 3 tahun terakhir, total dukungan untuk sekolah mencapai Rp10.000.000.000.
Kategori Kompetisi yang Semakin Inklusif
Sejak pertama kali diadakan tahun 2019, SOBAT Competition menjadi ruang bagi generasi muda untuk menunjukkan karya terbaiknya.
Tahun 2025 kompetisi terbagi menjadi tujuh kategori sebagai berikut:
Baca Juga: Majlis Ta’lim Miftahul Khoir Klari Lepas 7 Santri Naik Tingkat ke Al-Qur’an
• SMA/MA Umum
• SMK Umum
• SMK Teaching Factory (TeFa)
• Politeknik atau Universitas Umum
• Guru Umum
• Dosen Umum
• Kelompok Disabilitas
Kategori baru Kelompok Disabilitas hadir sebagai bentuk komitmen UT terhadap inklusivitas.
Peserta terdiri dari siswa SMALB, SMKLB, atau sederajat, serta mahasiswa penyandang disabilitas sensorik, fisik, intelektual, hingga mental.
Antusias Peserta Makin Meningkat
Respons sekolah dan kampus sangat positif.
Tahun 2024 jumlah inovasi terdaftar mencapai 848 karya. Tahun 2025 meningkat menjadi 1.028 inovasi.
Kenaikan ini menunjukkan kepercayaan dan semangat kolaborasi yang semakin besar.
Beragam subtema dirancang untuk memunculkan inovasi yang relevan dan solutif terhadap tantangan masa kini.
Dewan Juri dari Industri dan Akademisi
Penilaian dilakukan oleh dewan juri berpengalaman dari berbagai lembaga ternama.
Perwakilan berasal dari UT, YKBUT, UT School, PT Astra International Tbk, PT Pamapersada Nusantara, PT Global Service Indonesia, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Politeknik Astra, Yayasan Autisme Indonesia, dan AXIOO.
Selain itu dari kalangan akademik seperti Swiss German University, Universitas Indonesia, Universitas Gadjah Mada, Universitas Diponegoro, Institut Pertanian Bogor, Politeknik Negeri Lampung, dan Akademi Inovasi Indonesia.
Corporate Communications Manager UT, Himawan Sutanto, menyebut SOBAT Competition memberikan ruang bagi ide kreatif yang berdampak.
Baca Juga: Tips dalam Memilih Celana yang Sesuai dengan Bentuk Tubuh, Rahasia Supaya OOTD Kamu Semakin Oke!
“Kami ingin terus konsisten memberikan ruang bagi ide-ide kreatif berdampak positif,” ujarnya, Jumat (24/10/2025).
Ia menegaskan tahun ini menjadi langkah baru dengan hadirnya kategori Disabilitas sebagai dukungan terhadap inklusivitas.
Dari Smart Bin hingga Puretic
Pada setiap kategori lahir inovasi unik yang berpotensi membantu lingkungan dan masyarakat.
Beberapa di antaranya adalah Smart Bin berbasis IoT karya SMK Muhammadiyah Kepanjen.
Baca Juga: Jalan Licin dan Berlubang di Pandeglang Bikin Celaka, Kini Dibangun Lagi oleh Pemprov Banten
Ada juga Puretic, teknologi pengolahan air limbah berbasis Internet of Things dari Universitas Jember.
Program ini didorong untuk terus menjadi pemantik lahirnya inovasi baru dari generasi muda Indonesia.
Mereka bukan hanya mampu menjawab tantangan masa depan, tetapi juga memberi dampak nyata di lingkungan sekitarnya. ***




