POJOKSATU.id - Tahapan seleksi Manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) 2026 kini memasuki fase penentuan.

Sejak 3 hingga 12 Mei 2026, ribuan peserta yang lolos administrasi menjalani ujian seleksi kompetensi berbasis komputer.

Di tengah ketatnya persaingan, peserta tidak perlu menunggu lama untuk mengetahui hasil, karena nilai dapat dipantau secara langsung.

Melalui sistem yang disiapkan oleh Badan Kepegawaian Negara, transparansi seleksi dijaga dengan menghadirkan layanan live score.

Baca Juga: Kartu Ujian Manajer Koperasi Merah Putih 2026 Sudah Bisa Diunduh, Cek Link, Syarat, dan Jadwalnya

Fasilitas ini memungkinkan peserta maupun publik melihat perolehan nilai secara real time saat ujian berlangsung.

Pemantauan skor dilakukan melalui siaran langsung di platform YouTube yang dioperasikan oleh masing-masing Kantor Regional BKN.

Setiap wilayah memiliki kanal resmi tersendiri, sehingga peserta perlu menyesuaikan dengan lokasi ujian yang dipilih saat pendaftaran.

Kanal pusat disiarkan melalui akun Official CAT BKN, sementara wilayah lain seperti Yogyakarta, Surabaya, Bandung, hingga Makassar dan Jayapura juga memiliki siaran langsung masing-masing.

Baca Juga: Dari Lahan Mati ke Ladang Emas: Karangsuwung Menyalakan Obor Ekonomi Lewat Sereh Dapur

Dengan sistem ini, pergerakan nilai peserta dapat dipantau per sesi bahkan per hari, mencerminkan proses seleksi yang terbuka.

Seleksi kompetensi tahun ini menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT), yang telah menjadi standar dalam berbagai rekrutmen nasional.

Sistem ini menilai kemampuan peserta secara objektif melalui dua komponen utama, yakni tes potensi kognitif dan tes manajemen koperasi.

Tes potensi kognitif menjadi penentu utama karena memiliki ambang batas yang harus dilampaui.

Baca Juga: Bukan karena Masalah Teknis Saja! Keterlambatan Pembayaran TPG THR 2026 Juga Dipengaruhi oleh Tiga Hal Ini!

Peserta dituntut menunjukkan kemampuan analisis, logika, hingga pemahaman pola dalam waktu terbatas.

Sementara itu, tes manajemen koperasi mengukur pemahaman teknis terkait pengelolaan koperasi.

Kelulusan tidak hanya ditentukan oleh nilai total, tetapi juga posisi dalam peringkat.

Peserta harus mampu menembus batas minimal serta masuk dalam tiga kali jumlah formasi untuk dapat melanjutkan ke tahap berikutnya.

Baca Juga: Harunya Solidaritas untuk Korban, Dari Karangan Bunga hingga Buku Yasin Bertuliskan Nama Mereka

Jika terjadi kesamaan nilai, panitia akan mempertimbangkan skor pada tes manajemen, IPK, hingga usia sebagai faktor penentu.

Setelah seluruh rangkaian seleksi kompetensi berakhir, hasil resmi dijadwalkan diumumkan pada 17 hingga 19 Mei 2026.

Peserta yang lolos akan melanjutkan ke tahap Seleksi Kompetensi Tambahan sebelum akhirnya menuju penetapan kelulusan akhir.

***