POJOKSATU.ID - Calon Guru Penggerak (CGP) angkatan 10 Kabupaten Luwu Timur menggelar lokakarya 7 dilanjutkan dengan panen hasil belajar program guru penggerak.

Kegiatan ini berlangsung di Aula Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, Sabtu 26 Oktober 2024.

Pada CGP angkatan 10 Luwu Timur ini, terdiri dari 40 guru dari berbagai sekolah dan tingkatan.

Baca Juga: Petunjuk Teknis Resmi Dirjen GTK, SUDAH BERLAKU, Begini Syarat Guru PNS dan PPPK Diangkat Jadi KEPALA SEKOLAH, Download Panduan Disini

Lokakarya 7 dan panen hasil belajar merupakan puncak dari proses pembelajaran program guru penggerak yang sudah mereka ikuti dalam enam bulan terakhir.

Dalam kesempatan itu, mereka memamerkan hasil karya dan berbagai kreasi sebagai implementasi program guru penggerak.

Sekretaris Dinas Pendidikan Luwu Timur, Darmawan mengapresiasi kerja keras para CGP angkatan 10 dibantu para pengajar praktik hingga akhirnya berhasil menyelesaikan pendidikan guru penggerak.

Baca Juga: MUDAH Tapi SANGAT PENTING, Download SERTIFIKAT SKD CPNS 2024, Cek Skor Resmi dan Validasi KEASLIAN Sertifikat

Menurut Darmawan program guru penggerak ini sangat penting bagi para guru, karena mampu melahirkan pemimpin pembelajaran yang kreatif dan inovatif.

“Kami sangat bangga dengan program ini. Dari setiap angkatan selalu melahirkan guru yang berkualitas. Guru penggerak adalah cerminan pemimpin masa depan serta agen transformasi pendidikan,” terang Darmawan.

Dengan berakhirnya pendidikan guru penggerak angkatan 10, berarti di Luwu Timur sudah ada 64 guru penggerak (termasuk angkatan sebelumnya). Saat ini juga sementara berlangsung pendidikan CGP angkatan 11.

Baca Juga: Mendikdasmen Abdul Mu'ti Ternyata Pernah Kritik Keras Merdeka Belajar Nadiem September 2022 Lalu

Koordinator Guru Penggerak Luwu Timur Irmal Gunamawan (angkatan 7) mengucapkan selamat kepada CGP angkatan 10 yang telah menyelesaikan pendidikannya.

Ia berharap ilmu yang telah didapatkan bisa diaplikasikan di lingkungan sekolah masing-masing.

"Dengan semakin banyak guru penggerak, dunia pendidikan di Luwu Timur InsyaAllah akan semakin maju," ujarnya.

Sementara Ketua CGP Angkatan 10 Luwu Timur, Nurdiana Hatta mengaku lega dan bersyukur mampu mengikuti pendidikan guru penggerak selama kurang lebih enam bulan.

"Kami mengucapkan terima kasih atas bimbingan fasilitator dan pengajar praktik serta perhatian luar biasa dari Balai Besar Guru Penggerak sehingga kami bisa menyelesaikan pendidikan guru penggerak," tutur Nurdiana.***