POJOKSATU.ID - Buat kalian yang lagi ikut seleksi CPNS, lolos SKD itu baru babak awal.
Masih ada satu rintangan lagi yang justru jadi penentu hidup dan mati kalian, yaitu Seleksi Kompetensi Bidang atau SKB.
Nah banyak yang bilang SKB ini lebih bikin deg-degan karena soal-soalnya bakal spesifik banget sesuai sama posisi yang kalian lamar.
Baca Juga: PPPK Trenggalek Dipastikan Aman, 95 Guru Resmi Diperpanjang hingga 3 Tahun, Ini Penjelasannya
SKB ini ibarat saringan terakhir buat mastiin kalau kalian emang beneran jago dan pantes buat ngisi posisi itu.
Apa sih SKB CPNS itu?
Begini penjelasan singkatnya, SKB adalah tes tahap kedua setelah kalian dinyatakan lolos SKD.
Kalau di SKD dites soal pengetahuan umum, di SKB ini kalian bakal dites soal kemampuan, skill, dan pengetahuan teknis di bidang kerja masing-masing.
Baca Juga: Mulai 2026, Rekrutmen PPPK Guru dan Dosen Dihentikan, CPNS Jadi Jalur Tunggal, Simak Penjelasannya
Nah tapi tidak semua orang bisa ikut ya! Kalian baru bisa ikut SKB kalau nilai SKD-nya lolos ambang batas.
Terus, masuk ranking 3 besar dari jumlah formasi yang dibutuhin.
Aturan Main SKB Aturan SKB ini nggak sembarangan karena sudah diatur di Permen PANRB Nomor 6 Tahun 2024.
Kebanyakan tesnya pakai sistem komputer (CAT) dari BKN, tapi tiap instansi boleh nambahin jenis tes lain kalau emang diperluin.
Kenapa SKB Penting Banget?
Nih tujuan utamanya simpel, biar negara nggak salah pilih orang.
Ada beberapa alasannya:
1. Buat mastiin kalian beneran ngerti teknis kerjaan.
2. Ngukur seberapa siap kalian jadi ASN.
Jadi penentu kelulusan akhir dari proses tes CPNS tersebut.
Harus diingat, bobot nilai SKB itu gede banget, sekitar 60%. Sedangkan SKD cuman 40%.
Jadi, biarpun nilai SKD kalian tinggi, kalau SKB-nya jeblok, bisa bahaya.
Kemudian macam-macam Tes SKB Tiap instansi tesnya bisa beda-beda. Tergantung jabatan yang kalian pilih.
Biasanya bentuk soalnya seperti ini:
Baca Juga: Kabar Baik dari Pemkot Mataram, Kontrak 669 Pegawai Non ASN Diperpanjang 2026, Simak Penjelasannya
- Tes CAT Teknis: Soal pilihan ganda soal bidang kerja, misalnya soal hukum buat calon jaksa.
- Ujian Praktik: Guru disuruh ngajar, atau tenaga kesehatan disuruh simulasi tindakan klinis.
- Wawancara: Tanya jawab soal motivasi dan pengalaman kerja.
- Psikotes: Buat ngelihat mental dan kepribadian kalian.
- Tes Bahasa Asing: Biasanya buat posisi kayak diplomat.
- Tes Fisik: Buat posisi penjaga tahanan atau keamanan.
- Portofolio: Penilaian dari sertifikat keahlian yang kalian punya.
Nah demikian, SKB itu kunci utama kalau mau beneran jadi PNS. Karena bobot nilainya paling gede, jangan cuma fokus belajar SKD doang.
Mulai cicil pelajarin bidang jabatan yang kalian incar biar pas tes nanti ngga panik saat pendaftaran dibuka.****




