POJOKSATU.ID - Menjelang akhir tahun dan perayaan Natal, pemerintah kembali menggulirkan program paket pangan murah untuk menjaga stabilitas harga dan daya beli masyarakat.
Hingga 24 Desember 2025, Perum Bulog bersama pemerintah daerah terus memperluas penyaluran paket pangan murah di sejumlah wilayah Jawa Barat.
Program ini menjadi bagian dari upaya pengendalian inflasi daerah, terutama untuk komoditas pangan strategis seperti beras, minyak goreng, gula, dan tepung terigu.
Paket pangan murah Bulog disalurkan melalui berbagai skema, mulai dari operasi pasar, pasar murah, hingga gerakan pangan murah yang digelar di tingkat kabupaten dan kota.
Baca Juga: Kabar Terbaru TPG THR 100 Persen Buat Guru Semringah, Tinggal Tunggu Gerak Cepat Pemda
Berdasarkan pola distribusi Bulog Jawa Barat dalam program pangan murah, wilayah yang sudah dan rutin terjangkau mencakup daerah dengan tingkat konsumsi tinggi dan kepadatan penduduk besar.
Di antaranya Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, serta Kabupaten Sumedang.
Wilayah ini menjadi prioritas karena tingginya permintaan pangan menjelang hari besar keagamaan.
Selain kawasan Bandung Raya, paket pangan murah Bulog juga menjangkau wilayah Pantura Jawa Barat seperti Kabupaten Bekasi, Karawang, Subang, Indramayu, dan Cirebon.
Daerah-daerah ini menjadi titik strategis distribusi karena memiliki akses logistik yang memadai serta jumlah penduduk yang besar.
Tak hanya itu, Bulog juga memperluas jangkauan ke wilayah Priangan Timur dan selatan Jawa Barat.
Kabupaten Garut, Tasikmalaya, Ciamis, Pangandaran, hingga Cianjur termasuk daerah yang kerap menjadi lokasi pelaksanaan pasar murah bekerja sama dengan pemerintah daerah setempat.
Paket pangan murah biasanya berisi beras medium Bulog, minyak goreng, gula pasir, dan komoditas pokok lain dengan harga di bawah harga pasar.
Masyarakat dapat membeli paket tersebut dengan menunjukkan identitas diri sesuai ketentuan panitia di lokasi penjualan.
Bulog menegaskan bahwa distribusi paket pangan murah dilakukan secara bertahap dan menyesuaikan kesiapan stok serta permintaan daerah.
Karena itu, jadwal dan lokasi penyaluran dapat berbeda di setiap kabupaten dan kota, termasuk menjelang 24 Desember 2025.
Baca Juga: Jangan Pernah Pakai Calo! Dana JHT Bisa Raib dan Data Pribadi Bocor
Pemerintah daerah juga berperan aktif dalam menginformasikan jadwal pasar murah Bulog kepada masyarakat melalui dinas terkait, kecamatan, hingga kelurahan.
Warga diimbau memantau informasi resmi agar tidak tertinggal kesempatan mendapatkan pangan murah.
Program ini diharapkan mampu menahan laju kenaikan harga pangan menjelang akhir tahun, sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Bulog memastikan stok pangan nasional, khususnya di Jawa Barat, dalam kondisi aman untuk mendukung program tersebut.
Dengan sinergi antara Bulog dan pemerintah daerah, paket pangan murah diharapkan dapat menjangkau lebih banyak wilayah dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat hingga menjelang perayaan Natal dan akhir tahun 2025.***




