POJOKSATU.id — OpenAI rilis Study Mode, fitur ChatGPT yang bantu pelajar belajar bertahap.
Fitur ini hadir sebagai jawaban atas kritik panjang dari dunia pendidikan terhadap penggunaan chatbot AI dalam lingkungan akademik.
Sejak rilis 2022, ChatGPT banyak dipakai siswa untuk menyelesaikan tugas sekolah, dari esai hingga soal rumit.
Baca Juga: 86 Perahu Nelayan Rusak Diterjang Gelombang, Patroli Gabungan Disiagakan di Pesisir Cianjur
Sayangnya, cara penggunaan seperti ini justru memicu kekhawatiran serius di kalangan pendidik.
Guru dan dosen menilai ChatGPT justru menggerus kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan nalar pemecahan masalah para siswa.
Masalah lain seperti plagiarisme juga muncul karena ChatGPT kerap memberikan jawaban tanpa sumber yang jelas.
Baca Juga: Warisan Tak Kasat Mata: Pengaruh Cakraningrat di Madura, Dari Keraton ke Kotak Suara
Tak sedikit sekolah dan universitas mempertimbangkan pembatasan penggunaan AI ini.
Untuk menjawab kekhawatiran tersebut, OpenAI kini menghadirkan Study Mode, sebuah pendekatan baru yang membuat ChatGPT bertindak layaknya tutor pembimbing.
Ketika mode ini diaktifkan, pengguna tidak bisa langsung meminta jawaban.
Baca Juga: AS Tunda Tarif Baru, Berlaku Efektif Mulai 7 Agustus
Sebaliknya, pelajar diminta menjelaskan tujuan belajarnya dan seberapa dalam mereka memahami materi yang sedang dipelajari.
Setelah pengguna mengajukan pertanyaan, ChatGPT akan merespons dengan memberikan panduan berupa pertanyaan lanjutan atau petunjuk pemecahan masalah.
Pelajar diarahkan untuk menyelesaikan soal dalam dua langkah serta diminta merangkum jawabannya dengan kata-kata sendiri.
Jika mereka kebingungan, ChatGPT tetap akan membantu—bukan dengan memberi jawaban instan, melainkan dengan penjelasan tambahan yang mudah dipahami.
Hal menarik dari Study Mode adalah penolakannya untuk memberikan jawaban langsung, bahkan ketika pengguna memaksa.
Ini menjadikan interaksi antara siswa dan AI lebih mendidik dan mendalam, karena fokusnya bukan pada hasil, melainkan pada proses berpikir dan pemahaman.
Baca Juga: Kisah Inspiratif Mahasiswa KKN Universitas Muria Kudus, Bikin Program Kerja ANTI BULLYING
OpenAI mengungkap bahwa fitur ini dikembangkan secara kolaboratif bersama guru, ilmuwan, pakar pendidikan, serta siswa melalui ChatGPT Lab.
Menariknya, Study Mode tidak memerlukan model AI baru, melainkan bergantung pada instruksi sistem yang dirancang khusus.
“Kami memilih pendekatan ini karena memungkinkan kami belajar cepat dari umpan balik siswa dan meningkatkan pengalaman pengguna—meskipun sistem ini mungkin belum selalu konsisten atau sempurna dalam percakapan,” ujar OpenAI, dikutip dari Engadget, Rabu (30/7/2025).
Lebih lanjut, OpenAI berencana untuk melatih perilaku interaktif ini secara langsung ke dalam model utama mereka setelah mendapatkan cukup data dan umpan balik.
Dengan begitu, pengalaman belajar dengan AI akan semakin mulus dan efektif di masa depan.
Baca Juga: BGN Berikan Gizi Lengkap di Sekolah Rakyat, Mulai Sarapan Hingga Makan Malam untuk Ratusan Siswa
Untuk saat ini, Study Mode harus diaktifkan secara manual oleh pengguna, dan belum tersedia kontrol admin untuk mencegah siswa keluar dari mode tersebut.
Namun, OpenAI telah menyatakan komitmennya untuk meningkatkan fitur kontrol ini ke depannya.
Yang menarik, fitur ini sudah dapat diakses secara gratis oleh semua pengguna ChatGPT, termasuk pengguna tier Free, Plus, Pro, dan Team.
Namun ironisnya, pengguna ChatGPT Edu—yang notabene dirancang khusus untuk dunia pendidikan—harus menunggu beberapa waktu sebelum bisa mencoba fitur inovatif ini.
Dengan Study Mode, OpenAI tampaknya ingin menunjukkan bahwa teknologi AI bisa menjadi sahabat belajar yang cerdas dan etis. Bukan sekadar mesin pemberi jawaban instan.
Untuk mendapatkan artikel menarik dengan lebih cepat, mudah dan tanpa iklan bisa download aplikasi Pojoksatu.id untuk Android dan iOS melalui link di bawah ini:
Anda juga bisa bergabung dalam saluran Whatsapp Pojoksatu.id atau Fanpage Edugov Pojoksatu.id melalui link di bawah ini:
Demikian informasi tentang Study Mode, fitur baru di ChatGPT yang bermanfaat bagi pelajar.***



