POJOKSATU.id - Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang SMA/MA/SMK/sederajat 2026 masih dibuka hingga 27 September 2026.
Bagi siswa kelas 12 yang mempertimbangkan berbagai pilihan setelah lulus, termasuk Sekolah Kedinasan, muncul pertanyaan apakah nilai TKA akan digunakan sebagai syarat seleksi.
TKA merupakan asesmen untuk menghasilkan laporan capaian akademik murid melalui penilaian terstandar. TKA bersifat tidak wajib bagi murid yang memenuhi ketentuan peserta.
Baca Juga: Politisi PSI Nilai Budi Arie Seperti Jebak Jokowi, Dia Sibuk Hadapi Percepatan Siklus Lima Tahunan
Apakah Nilai TKA Menjadi Syarat Sekolah Kedinasan 2026?
Hingga saat ini, nilai TKA belum menjadi syarat umum yang wajib disertakan dalam pendaftaran Sekolah Kedinasan 2026.
Informasi penerimaan Sekolah Kedinasan 2026 melalui BKN tidak mencantumkan TKA sebagai tahapan seleksi umum.
Tahapan seleksi mencakup seleksi administrasi, SKD CAT BKN, dan seleksi lanjutan sesuai instansi.
Sebelumnya, memang pernah ada pembahasan mengenai kemungkinan pemanfaatan hasil TKA untuk seleksi perguruan tinggi kementerian/lembaga dan sekolah kedinasan.
Baca Juga: Ini Cara Lolos Seleksi Riset OMI 2026, dari Proposal hingga Grand Final dan Expo
Namun, pembahasan tersebut tidak sama dengan penetapan TKA sebagai syarat resmi penerimaan Sekolah Kedinasan 2026.
Dengan demikian, siswa tidak perlu menganggap TKA sebagai syarat wajib untuk mendaftar Sekolah Kedinasan 2026.
Perlu Ikut TKA atau Tidak?
Bagi siswa yang hanya berfokus pada Sekolah Kedinasan 2026, TKA saat ini bukan syarat umum pendaftaran.
Namun, mengikuti TKA tetap dapat dipertimbangkan karena hasilnya memberikan capaian akademik yang terstandar dan dapat digunakan untuk kebutuhan seleksi akademik tertentu.
Baca Juga: Tarif LRT Jakarta Masih Rp5.000 hingga Oktober 2026, Rute Velodrome-Manggarai Rampung
Jadi, keputusan mengikuti TKA sebaiknya disesuaikan dengan rencana pendidikan masing-masing.
Jika ingin memiliki hasil asesmen akademik terstandar atau mempertimbangkan jalur pendidikan lain, mengikuti TKA bisa menjadi pilihan.
5 Tahap Pelaksanaan TKA SMA/MA/SMK/Sederajat 2026
1. Simulasi
Simulasi merupakan uji coba infrastruktur dan jaringan sekolah menggunakan data peserta dummy. Tahap ini tidak wajib bagi seluruh peserta dan hasilnya tidak digunakan sebagai nilai TKA.
2. Gladi Bersih
Gladi bersih merupakan latihan prapelaksanaan yang wajib diikuti peserta serta panitia atau proktor. Tahap ini menggunakan data resmi peserta dan menjadi pengecekan kesiapan infrastruktur.
Baca Juga: Bisa Dicek Hari Ini 26 Agustus, Ini Link Pengumuman Hasil Tes Substantif PPG Calon Guru 2026
3. Pelaksanaan Utama
Peserta menjalani empat hari ujian. Tiga hari digunakan untuk mata pelajaran wajib dan satu hari terakhir untuk mata pelajaran pilihan yang telah ditentukan.
4. Ujian Susulan atau Kondisi Khusus
Ujian susulan diberikan kepada peserta yang berhalangan mengikuti ujian utama karena alasan sah dan dapat dibuktikan. Tahap ini juga dapat diikuti murid SMK yang sedang menjalani PKL dan tidak memperoleh waktu libur saat ujian utama.
5. Survei Lingkungan Belajar
Sulingjar bukan ujian bagi murid. Survei ini diberikan kepada guru dan kepala sekolah serta menjadi salah satu komponen dalam Asesmen Nasional.
Baca Juga: Besok Mau Beraksi, Polisi Bubarkan Paksa Massa Demo 27 Agustus dari Gedung DPR Rabu Malam
Cara Daftar TKA SMA/MA/SMK/Sederajat
Pendaftaran dilakukan melalui sekolah dengan tahapan sebagai berikut:
1. Siapkan Berkas
Siapkan pasfoto digital terbaru, surat pernyataan keikutsertaan yang ditandatangani orang tua, serta pilihan mata pelajaran.
2. Daftar Lewat Sekolah
Operator sekolah akan mendaftarkan data murid ke dalam sistem TKA.
3. Cek dan Validasi
Sekolah akan menerima Daftar Nominasi Sementara (DNS). Murid kemudian diminta mengecek biodata dan memastikan seluruh data sudah benar sebelum dilaporkan kembali.
Setelah proses tersebut, nomor dan kartu peserta TKA akan diterbitkan melalui sekolah.
Jadwal TKA SMA/MA/SMK/Sederajat 2026
-
Pendaftaran: 27 Juli-27 September 2026
-
Simulasi: 21-27 September 2026
-
Gladi bersih gelombang 1: 5-11 Oktober 2026
-
Gladi bersih gelombang 2: 12-18 Oktober 2026
-
Pelaksanaan utama: 26 Oktober-8 November 2026
-
Pelaksanaan susulan: 16-29 November 2026
-
Pengumuman hasil: 23 Desember 2026
Kemendikdasmen menegaskan TKA bersifat tidak wajib bagi peserta yang memenuhi ketentuan. ***




