POJOKSATU.id, MEDAN—Nomor Induk (NI) PPPK Tenaga Kesehatan (Nakes) dan Tenaga Teknis seleksi 2023 kena imbas kasus PPPK Mandailing Natal (Madina) 2023 tenaga guru.
Progres penetapan NI PPPK nakes Madina 2023 hingga kini masih 0 persen, sementara progres NI PPPK tenaga teknis masih 19 persen.
Progres penetapan NI PPPK nakes dan tenaga teknis yang minim untuk Kabupaten Madina ini diduga imbas kasus seleksi PPPK 2023 tenaga guru yang bermasalah.
Sesuai data yang diunggah di Instagram@officialbkn6medan seperti dilihat Pojoksatu.id, Rabu (24/4), progres penetapan NI PPPK tenaga nakes di Sumut atau Kanreg VI BKN Medan sudah mencapai 72 persen.
Dimana dari 25 instansi yang terdata, hanya Mandailing Natal dan Labuhanbatu Selatan (Labusel) yang persentasenya 0 persen.
Dari 425 orang usul masuk di Madina, progres NI PPPK yang sudah selesai masih 0 persen. Dalam keterangan BKN itu juga disebutkan ada 2 peserta yang tidak memenuhi syarat atau TMS.
Untuk daerah atau instansi yang sudah mencapai 100 persen progres NI PPPK 2023 sebanyak 10 daerah antara lain Gunungsitoli, Padangsidimpuan, Sibolga, Tebingtinggi, Nias Utara, Batubara, Tapteng, Nias, Toba dan Nias Selatan.
Baca Juga: Alasan Salah Pergaulan, Chandrika Chika Mengaku Pakai Narkoba Jenis Liquid Ganja
Sementara progres penetapan NI PPPK 2023 tenaga teknis di Sumut masih mencapai 63 persen. Dari 16 instansi yang menerima, sebanyak 7 daerah progresnya sudah mencapai 100 persen.
Instansi yang sudah 100 persen progres NI PPPK ini antara lain Tapteng, Toba, Batubara, Nias Utara, Tebingtinggi, Sibolga dan Gunungsitoli.
Sementara sisanya 11 instansi lagi berada di kisaran 0 persen hingga 98 persen.
Untuk Kabupaten Madina persentasenya 19 persen yang sudah selesai, dan untuk Labuhanbatu Selatan (Labusel) baru 0 persen yang sudah selesai.
Dalam seleksi 2023 lalu di Kabupaten Madina, dilakukan untuk tenaga guru, tenaga teknis dan tenaga kesehatan.
Dalam kasus tenaga guru, sebanyak 6 orang sudah ditetapkan tersangka oleh Polda Sumut karena diduga menerima suap atau melakukan tindak pidana korupsi.
Diduga imbas dari kisruh seleksi PPPK Madina tenaga guru 2023 ini, makanya progres NI PPPK tenaga kesehatan dan tenaga teknis juga tersendat.***




