POJOKSATU.ID - Nasib ratusan ribu guru swasta di Indonesia kembali menjadi sorotan dalam pembahasan kebijakan PPPK.

Dalam pembahasan tersebut terungkap bahwa sekitar 630 ribu guru swasta berpotensi tidak tertampung dalam skema PPPK.

Jumlah yang sangat besar ini membuat berbagai pihak mempertanyakan masa depan para guru swasta yang selama ini berperan penting dalam dunia pendidikan.

Baca Juga: Analis Geopolitik Asal Rusia Sebut Amerika Serikat Salah Strategi Sejak Awal di Iran


Dilema Besar Dunia Pendidikan

Guru swasta selama ini menjadi bagian penting dalam sistem pendidikan Indonesia.

Mereka mengajar di berbagai sekolah swasta yang tersebar di seluruh daerah.

Namun dalam kebijakan PPPK, guru yang diangkat sebagai ASN harus bekerja di instansi pemerintah.

Baca Juga: Bukan Sekadar Libur! Ini 7 Hal yang Selalu Identik dengan Hari Nyepi 2026 yang Wajib Diketahui

Artinya, sekolah swasta tidak termasuk dalam lembaga yang dapat menerima formasi PPPK.


Tidak Semua Bisa Ditampung

Dengan jumlah guru swasta yang mencapai ratusan ribu orang, muncul kekhawatiran bahwa sebagian besar dari mereka tidak akan tertampung dalam formasi PPPK.

Bahkan dalam pembahasan tersebut disebutkan bahwa jumlah 630 ribu guru swasta sangat sulit ditampung seluruhnya di sekolah negeri.

Baca Juga: Lurah Palumbonsari Apresiasi Pesantren Kilat Ramadan di Masjid Jami Nurul Huda

Kondisi ini membuat banyak pihak mendorong pemerintah untuk mencari kebijakan alternatif.


Guru Swasta Punya Peran Penting

Beberapa pihak menilai bahwa kebijakan tersebut perlu dikaji ulang.

Sebab peran guru swasta tidak berbeda dengan guru negeri dalam hal mendidik generasi bangsa.

Baik di sekolah negeri maupun swasta, para guru memiliki tanggung jawab yang sama dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itu, kebijakan terkait PPPK dinilai perlu mempertimbangkan keberadaan guru swasta.

Baca Juga: 5.000 Sopir Angkutan Tradisional di Jabar Terima Kompensasi Rp1,4 Juta Selama Pembatasan Mudik


Harapan Solusi dari Pemerintah

Pembahasan ini juga memunculkan harapan agar pemerintah dapat menemukan solusi yang lebih adil bagi para guru swasta.

Salah satu opsi yang muncul adalah memperbaiki kebijakan insentif atau memberikan skema lain yang dapat meningkatkan kesejahteraan mereka.

Dengan jumlah guru swasta yang sangat besar, kebijakan pendidikan ke depan dinilai harus mampu mengakomodasi kebutuhan semua pihak.***