POJOKSATU.id - Kabar menggembirakan datang dari dunia pendidikan tinggi Indonesia.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) resmi mengumumkan hasil seleksi Program Beasiswa Pra-doktoral Afirmasi Tahun 2025.

Sebanyak sembilan dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia dinyatakan lolos untuk mengikuti program pre-doctoral course di Chung Yuan Christian University, Taiwan.

Baca Juga: Ringkasan Materi Bahasa Indonesia LENGKAP! Bab 1 Kelas 8 Semester 1 Sesuai Tujuan Pembelajaran

Pengumuman tersebut sebenarnya sudah dirilis melalui surat resmi bernomor 4000/B4/DT.04.02/2025 tertanggal 29 Oktober 2025 dan mulai beredar di awal November ini.

Dalam surat itu disebutkan, para peserta yang lolos akan segera dihubungi oleh panitia dari Direktorat Sumber Daya untuk persiapan keberangkatan.

Apa Itu Program Beasiswa Pra-doktoral Afirmasi?
Melansir laman resmi Kemendiktisaintek, program ini merupakan beasiswa pendidikan non-gelar bagi dosen untuk mengikuti program persiapan jenjang doktor selama maksimal dua bulan di perguruan tinggi luar negeri bereputasi.

Baca Juga: Gugatan Guru Gagal, MK Tegaskan Usia Pensiun Guru Tak Bisa Disamakan dengan Dosen

Tujuannya adalah membekali peserta dengan pengalaman langsung atau first-hand experience dalam studi doktoral di kampus luar negeri ternama.

Peserta juga diberi kesempatan untuk mendapatkan calon pembimbing akademik dan mempersiapkan diri memperoleh Unconditional Letter of Acceptance (LoA) dari universitas tujuan.

Skema dan Materi Program
Program yang berdurasi dua bulan ini dirancang padat dan aplikatif. Peserta akan mengikuti pelatihan pra-doktoral, matchmaking dengan calon promotor, pelatihan academic writing, hingga English for Academic Purposes.

Baca Juga: Ketika Nama Gibran Kembali Diguncang Gugatan Fantastis, Drama Hukum Rp125 Triliun yang Belum Usai

Selain itu, peserta juga akan mengikuti sejumlah kegiatan pengembangan akademik (pre-doctoral development activities), seperti orientasi universitas tujuan dan peningkatan keterampilan riset.

Sembilan Dosen yang Lolos ke Taiwan
Berdasarkan hasil evaluasi Direktorat Sumber Daya, berikut sembilan dosen yang dinyatakan lolos:

1. I Wayan Padma Yogi Asana – Politeknik Negeri Bali

2. Firmansyah Reskal Motulo – Politeknik Negeri Manado

Baca Juga: Panduan Lengkap PPG Calon Guru 2025: Tahapan, Persyaratan, dan Tips Lolos Seleksi

3. Gagassage Nanaluih De Side – Universitas Mataram

4. Mojiono – Universitas Trunojoyo

5. Nurul Hidayati – Universitas Muhammadiyah Mataram

6. Onny Chrisna Pandu Pradana – Politeknik Negeri Lampung

Baca Juga: Projo Tinggalkan Logo Wajah Jokowi, Arah Baru Ditetapkan, Sudah tak Lagi Pro Jokowi

7. Sabar – Institut Teknologi Sumatera

8. Suleyman – Universitas Khairun

9. Mohammad Wahyu Agang – Universitas Borneo Tarakan

Mereka akan menjalani program di Chung Yuan Christian University, Taiwan, pada Oktober–November 2025 sesuai jadwal yang telah ditetapkan dalam panduan beasiswa.

Baca Juga: PPPK Paruh Waktu OKU, 3.068 Berhasil Lolos, 17 TMS Gara-Gara Hal Sepele

Fasilitas dan Komponen Pendanaan
Peserta yang lolos akan mendapatkan dukungan penuh dari Kemendiktisaintek, meliputi:

- Biaya pendidikan (tuition fee)

- Biaya hidup sesuai standar Direktorat Sumber Daya

- Asuransi kesehatan

Baca Juga: Dialog dengan Kemensetneg, Guru Madrasah Desak Pemerintah Segera Tuntaskan Masalah Kesejahteraan dan Status ASN

- Biaya aplikasi visa

- Biaya keadaan darurat (force majeure)

- Tiket perjalanan pulang-pergi

- Biaya hidup bulanan

Baca Juga: Zulhas Sebut Kenaikan Harga Telur dan Beras Justru Jadi Bukti Program MBG Berjalan Efektif

Untuk informasi lebih lanjut, peserta dapat menghubungi panitia melalui email [email protected] atau mengunduh dokumen lengkap pengumuman di laman resmi Kemendiktisaintek. ***