POJOKSATU.id — Direktorat Kesehatan Jiwa menghadirkan Massive Open Online Course (MOOC) bertema Inklusif Penyandang Disabilitas dan Bahasa Isyarat Sederhana bagi Tenaga Kesehatan.

Pelatihan ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman dan kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan pelayanan yang ramah dan inklusif bagi penyandang disabilitas di berbagai fasilitas kesehatan.

Melalui mata pelatihan ini, peserta akan mempelajari kebijakan dan indikator terkait kesehatan inklusif, etika berinteraksi, serta cara berkomunikasi yang tepat dengan penyandang disabilitas.

Tidak hanya itu, peserta juga akan dibimbing dalam memahami etika komunikasi dengan orang tua atau caregiver, penataan posisi di rumah bagi pasien disabilitas, hingga pengenalan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) untuk situasi medis.

Baca Juga: LMS untuk Pendidikan Profesi Guru, Begini Cara Akses Platform SPACE Kemenag

Pelatihan ini terbuka untuk semua profesi tenaga kesehatan dan profesi lainnya yang memiliki kepedulian terhadap pelayanan inklusif. Bagi tenaga kesehatan, kegiatan ini bernilai 2 Satuan Kredit Profesi (SKP).

Peserta akan mendapatkan total 15 Jam Pelajaran (JPL), empat bahan bacaan, serta sertifikat kelulusan resmi setelah menyelesaikan seluruh modul dan evaluasi.

Tujuan utama dari MOOC ini adalah agar peserta mampu memberikan pelayanan kesehatan yang inklusif dan manusiawi bagi penyandang disabilitas di fasilitas layanan kesehatan.

Pelatihan ini juga berfokus pada tiga kompetensi utama:

  1. Menjelaskan prinsip dan kebijakan pelayanan kesehatan inklusif.

  2. Menerapkan etika komunikasi sesuai ragam penyandang disabilitas.

  3. Menggunakan kosakata dasar Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) dalam konteks pelayanan kesehatan.

MOOC ini akan berlangsung mulai Jumat, 3 Oktober 2025 pukul 15.00 hingga Senin, 3 November 2025 pukul 23.59.

Adapun susunan modul pelatihan yang akan dipelajari antara lain:

Baca Juga: Bahasa Inggris Jadi Mata Pelajaran Wajib Mulai 2027, Kolaborasi Mapel AI dan Koding, Guru Akan Dapat Pelatihan Khusus Hingga Capai CEFR Level A2

  1. Modul 1: Kebijakan Pelayanan Kesehatan Penyandang Disabilitas

  2. Modul 2: Pelayanan Kesehatan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

  3. Modul 3: Teknik Berinteraksi dan Komunikasi Sesuai Ragam Penyandang Disabilitas

  4. Modul 4: Bahasa Isyarat Sederhana (BISINDO)

  5. Final Quiz sebagai evaluasi akhir

Seluruh materi disampaikan secara online oleh fasilitator profesional, dengan pendekatan interaktif dan kontekstual agar mudah dipahami oleh peserta dari berbagai latar belakang profesi.

Pelatihan ini menjadi langkah nyata dalam memperkuat komitmen terhadap pelayanan kesehatan yang setara dan berkeadilan bagi semua kalangan, termasuk penyandang disabilitas. ***