POJOKSATU.ID - Menyambut Tahun Ajaran 2025/2026, Sekolah Dasar Negeri (SDN) Kauman 27 Kota Solo hanya mendapatkan 1 oran siswa yang mendaftar pada Seleksi Penerima Murid Baru (SPMB).

Meski hanya ada 1 murid yang berada di kelas satu, SDN Kauman 27 Kota Solo tetap menggelar Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS).

Pihak sekolah tetap memastikan tak ada yang berbeda dalam kegiatan MPLS tahun ajaran baru 2025/2026.

Baca Juga: Riau Bhayangkara Run 2025 Pecahkan Rekor! 13.079 Pelari Ramaikan Event Half Marathon Terbesar Sumatera

Adapun siswa yang mendaftar ke SDN Kauman 27 Kota Solo bernama Abrizam Wahyu Irtaza.

Berdasarkan data yang dihimpun, Abrizam bersekolah di sana bersama dengan kakaknya yang kelas 2 SD bernama Gibran.

Ada sekira 11 tempat duduk di ruang kelas 1, namun hanya ada Abrizam yang berada di dalam kelas. Abrizam mengaku senang bisa naik ke jenjang SD walaupun hanya seorang diri.

Baca Juga: Manfaatkan AI dan Bioteknologi, Kemenkes Berkolaborasi dengan ITB dan IT Del Majukan Kesehatan Indonesia

"Nama Abrizam, senang bisa sekolah, iya (dulu TK sekarang SD). Berangkat sama bapak dan kakak Gibran kelas 2," kata Abrizam dikutip, Senin (14/7/2025).

Menurut Wali Kelas 1, Sri Handayani di hari pertama, Abrizam dengan agenda pengenalan lingkungan sekolah.

Sri Handayani mengatakan masa pengenalan lingkungan sekolah berlangsung lima hari.

Baca Juga: Gedung SMP Negeri 2 Patumbukan Disegel, Puluhan Siswa Al Washliyah Belajar Di Luar Saat MPLS, Dedi Iskandar: Pemkab Deli Serdang Zalim

Meski hanya ada satu siswa, Sri menegaskan tidak ada yang berbeda dari proses belajar mengajar. Ia memastikan akan memberikan prioritas untuk siswa tersebut.

"Nggak ada perbedaan, kami tidak membedakan, justru kami prioritaskan supaya anak nyaman di sini, kemudian tidak merasa sendiri. Kamu ada trik supaya anak tidak merasa sendiri," bebernya.

Baca Juga: Sosok Nurdiana Salam, Plt Kepsek SMAN 4 Kota Serang Ramai Disorot Imbas Kasus Pelecehan Oknum Guru

Baca dan kirim komentar untuk artikel lainnya melalui apps kami:
Versi Android
Versi iOS
Channel Whatsapp
Fanpage Edugov

Selain itu, ia menyebut bahwa geografis menjadi faktor muridnya semakin sedikit. Meski berada di timur Alun-alun Utara dan di tengah kota, sudah tidak ada perkampungan. ***