POJOKSATU.id, JAKARTA— Menteri PAN-RB Abdullah Azwar Anas mau menghentikan siklus ASDP (Anak Saudara Dan Ponakan) dalam perekrutan atau penerimaan CASN baik jalur CPNS dan PPPK di tahun 2024.
Menurut Abdullah Azwar Anas, dulu ASN direkrut dengan tidak transparan. Honorer juga isinya ASDP (Anak Saudara Dan Ponakan). Apalagi habis Pilkada, akan banyak masuk relawan tim sukses.
Abdullah Azwar Anas dalam acara Inspirational Session Anugerah ASN, Jakarta, Senin (29/7/2024) mengatakan, siklus ASDP dan Pilkada tersebut harus dihentikan.
"Yang dulu ASN ini direkrut dengan tidak transparan, honorer, isinya ASDP. Apa ASDP? Anak, saudara dan ponakan. Apalagi habis Pilkada. Waduh, habis Pilkada ini nggak di semua tempat, sebagian saja. Relawan tim sukses paling gampang itu masuk di Satpol PP. Karena nggak perlu kompetensi yang hebat cukup baris-baris,” katanya.
Baca Juga: Kedapatan Liburan Bareng di Lombok, Blogger Ini Diyakini Fans sebagai Kekasih Baru Fuji
“Tapi sekarang sudah enggak. Sekarang kan seleksinya udah berat," katanya lagi soal masa dulu ini.
Menurutnya, proses rekrutmen yang tidak profesional dapat berdampak negatif ke beberapa hal.
Mulai dari, pelayanan publik tidak berkualitas hingga investasi terhambat lantaran proses mengurus izin yang diperlambat.
Alhasil, berdampak juga pada pembukaan lapangan kerja. Dengan begitu, pegawai ASN, khususnya di instansi pemerintah daerah dapat menjadi ladang penitipan orang dalam.
"Karena rekrutmen PNS-nya tidak profesional, kemudian menghambat lapangan pekerjaan. Sehingga Pemda sudah menjadi tempat penitipan dari berapa oknum untuk merekrut pekerjaan," jelasnya.
Baca Juga: Rekrutmen Dibuka Agustus, Menteri Abdullah Azwar Anas Belum Rinci Tanggal Pendaftaran CPNS 2024
KemenPAN-RB akan mengawal ketat proses seleksi CASN. Tujuannya mencegah peserta CASN titipan orang dalam (ordal).
Menurut Abdullah Azwar Anas, peserta CASN yang lolos melalui titipan ordal lantaran proses seleksi yang tidak transparan.
Anas menyebut pihaknya tengah mengubah paradigma dalam manajemen ASN dari negatif menjadi positif dengan menerapkan sistem seleksi yang ketat.
Abdullah Azwar Anas memastikan seleksi CASN tahun ini tidak ada titipan orang dalam dan joki.
Menteri Anas mengatakan saat ini seleksi CASN menggunakan sistem computer assisted test (CAT).
Baca Juga: Abdullah Azwar Anas Baru Saja Terbitkan 2 Kepmen Terkait Seleksi CPNS 2024
Selain itu, seleksi tahun ini juga menggunakan teknologi double face recognition atau pengenalan wajah.
Dia menjelaskan sistem pengenalan wajah ini diterapkan pada pendaftaran dan pengerjaan soal.
Apabila wajah peserta tidak sama, Anas bilang soal seleksi tidak bisa terlihat. Dengan begitu, dia menilai hal tersebut dapat menutup celah joki masuk.
Menurutnya, sistem itu juga mengatasi permasalahan titip-menitip melalui jalur orang dalam saat proses seleksi CASN.
Anas menekankan langkah ini sebagai upaya mendorong pegawai ASN dapat berkompetisi, berkualitas, hingga berkelas dunia. ***




