POJOKSATU.id - Viral soal sepatu siswa Sekolah Rakyat sempat bikin publik bertanya-tanya. Tapi ternyata, ceritanya tidak sesederhana yang beredar di media sosial.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf akhirnya buka suara. Ia menegaskan bahwa sepatu yang ramai diperbincangkan itu bukan berasal dari Kementerian Sosial (Kemensos).
“Karena yang viral kemarin itu beritanya tentang pengadaan sepatu di Sekolah Rakyat, tetapi fotonya saya sedang bersama Bu Khofifah menyerahkan sepatu untuk siswa Sekolah Rakyat di Malang, Jawa Timur, di mana sepatu itu adalah pemberian Gubernur Jawa Timur untuk siswa Sekolah Rakyat Jawa Timur,” kata Saifullah.
Baca Juga: Guru Wajib Teliti! Ini 7 Faktor Penentu Pencairan TPG Mei 2026
Artinya, sepatu yang terlihat di foto tersebut merupakan bantuan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur, bukan bagian dari pengadaan nasional Kemensos.
Bukan Sekadar Beli, Ada Proses Panjang di Baliknya
Saifullah menjelaskan, pengadaan barang untuk Sekolah Rakyat tetap dilakukan lewat mekanisme lelang terbuka. Prosesnya pun tidak instan.
Penentuan anggaran dilakukan bertahap, melibatkan DPR RI, serta mempertimbangkan banyak hal—mulai dari jumlah siswa, kebutuhan tiap sekolah, hingga kualitas bahan.
Baca Juga: Warga Purwakarta Ngaku Tertipu Investasi Logam Mulia: 72 Orang Jadi Korban, Kerugian Rp8,1 Miliar
Satu hal yang juga jadi perhatian adalah pemenuhan standar TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri), yang memastikan produk yang digunakan memiliki kandungan lokal sesuai aturan.
Diawasi Banyak Lembaga, Bukan Jalan Sendiri
Dalam prosesnya, pengadaan ini tidak berjalan tanpa kontrol. Ada pengawasan dari berbagai pihak, baik internal maupun eksternal.
Mulai dari Inspektorat Jenderal, lalu lembaga seperti LKPP, Kejaksaan Agung, Kepolisian, hingga BPKP turut terlibat dalam memastikan semuanya sesuai prosedur.
Baca Juga: Tiba-tiba Zidan Batal Naik Bus ALS 346 Jurusan Semarang-Medan yang Terbakar di Muratara Sumsel
“Itu dilakukan dengan berhati-hati sebenarnya melalui proses-prosesnya dan tahapan-tahapan sebagaimana yang sudah diatur dalam ketentuannya,” lanjut Saifullah.
Empat Sepatu untuk Satu Siswa, Ini Rinciannya
Menariknya, siswa Sekolah Rakyat memang mendapatkan empat jenis sepatu berbeda. Bukan cuma satu pasang seperti yang mungkin dibayangkan.
Rinciannya meliputi:
- Sepatu harian
- Sepatu olahraga
- Sepatu PDH (Pakaian Dinas Harian)
- Sepatu PDL (Pakaian Dinas Lapangan)
Baca Juga: Catat! Ini Passing Grade Seleksi Manajer Koperasi dan Kampung Nelayan 2026
Dari data realisasi, sepatu PDL memiliki pagu Rp700.000 dengan harga lelang Rp640.000.
Sementara sepatu harian untuk jenjang SMP dan SMA terealisasi Rp300.000 dari pagu Rp500.000. Untuk jenjang SD, harganya berada di angka Rp250.000. ***




